Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 13 Juli 2020 21:56
FKPMR Taja Webinar WK Migas Rokan

Senin, 13 Juli 2020 21:49
BNI Raih Bank Internasional Terbaik se-Asia Tenggara Tahun 2020

Senin, 13 Juli 2020 21:46
Pertanyakan Status Lahan KIT, Komisi II Gelar RDP Dengan PT SPP

Senin, 13 Juli 2020 21:43
Dinilai Lamban Tangani Dugaan SPPD Fiktif, Mahasiswa Demo Polres Inhu

Senin, 13 Juli 2020 21:40
Permintaan Audiensi Ditolak Kejati Riau, Mahasiswa Meranti Ancam Akan Kerahkan Massa

Senin, 13 Juli 2020 21:40
Baru 518 Desa Punya Perpustakaan

Senin, 13 Juli 2020 21:39
Bertambah Tiga Kasus, Diantaranya Nenek Berusia 80 Tahun Positif Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 17:53
Bertambah Tiga Kasus, Diantaranya Nenek Berusia 80 Tahun Positif Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 16:27
Ribuan Paket Pasar Murah Mulai Didistribusikan untuk Duri Timur dan Simpang Padang, Bengkalis

Senin, 13 Juli 2020 16:22
Bupati Kuansing Ajak IKKS Selalu Rajut Silaturahmi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Nopember 2019 17:13
Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi

Tim Unit Polsek Payung Sekaki amankan seorang satpam Queen Club Pekanbaru. Pelaku menedar narkoba jenis pil ekstasi.

Riauterkini-PEKANBARU-Akibat terpedaya oleh candunya obat-obatan terlarang, Hadi Wibowo harus berurusan hukum dengan tim Unit Polsek Payung Sekaki karena terbukti mengedarkan narkoba jenis pil ekstasi. Parahnya, selain sebagai pengedar, pria yang sehari-hari bekerja sebagai satpam Queen Club Pekanbaru tersebut juga terbukti sebagai pecandu sabu-sabu.

Semua barang haram itupun diperolehnya dari, An seorang pemasok di wilayah Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Payung Sekaki, Ipda M Aprino, selain menangkap tersangka Hadi, pihaknya juga meringkus satu tersangka lagi, yakni Dedi Susanto. Tersangka Dedi sendiri, sambungnya, merupakan pembeli yang saat ditangkap baru saja membeli ekstasi tersebut dari tersangka Hadi.

"Jadi awalnya kita tangkap lebih dulu tersangka Dedi melalui undercover buy di Jalan Teuku Umar pada malam hari, akhir Oktober lalu. Ketika digeledah, ditemukanlah 7 butir ekstasi merek kodok warna coklat milik yang bersangkutan yang disimpannya di dalam kotak rokok," ujarnya kepada riauterkini.com, Selasa (12/11/19).

Masih kata Aprino, dari penangkapan awal itulah, pihaknya melakukan pengembangan dan tersangka Dedi pun mengakui jika ekstasi tersebut dibelinya langsung dari Satpam Queen Club, Hadi Wibowo. Tanpa membuang-buang waktu, saat itu juga pihaknya kembali bergerak memburu tersangka Hadi.

Benar saja, begitu sampai di diskotik yang dimaksud, target pun tak bisa mengelak lagi. Apalagi sewaktu digeledah, polisi kembali mendapati barang bukti tambahan, sepaket kecil sabu-sabu serta 31 butir pil ekstasi merek kodok dan burung hantu dari tersangka Hadi. Untuk proses hukum, kedua tersangka selanjutnya digiring ke Mapolsek Payung Sekaki.

"Tersangka Hadi ini juga pemakai sabu-sabu. Tapi sabu itu tidak dijualnya karena untuk dikonsumsi pribadi. Yang dijualnya hanya ekstasi. Pengakuan dia, barang haram itu dibelinya dari Kampung Dalam dari seseorang inisial An, lalu akan dijual kembali. Per butir (ekstasi) dijual Rp 180 ribu," tuturnya.

Dia menjelaskan, pihaknya sendiri sudah mencari keberadaan An di Kampung Dalam, namun belum membuahkan hasil. Sehingga An pun sudah ditetapkan sebagai DPO.

"Tersangka Hadi hanya kenal dengan An sebatas saat membeli (ekstasi) saja. Tidak pernah tahu dimana alamat pastinya, jadi saat dilakukan pengejaran, kita tidak menemukannya. Untuk kedua tersangka, kita jerat dengan Pasal 114 jo 112 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun (penjara)," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Siak Sita Ratusan Tual Kayu Diduga Hasil Tindak Pidana Ilegal Logging
- Diupah Rp90 Juta, Polres Bengkalis Ringkus Tiga Kurir Sabu 14,58 Kg
- Polres Bengkalis Ringkus Kurir Sabu di Pangkalan Jambi
- Penipu Modus BIN Gadungan Ditangkap Polda Riau
- Polresta Pekanbaru Ringkus Duet Pengedar Narkoba Bersenjata Api
- Dipastikan Bukan Penderita Corona, Mayat Pria Tergeletak di Tepi Jalan di Pelalawan
- Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit
- Polda Riau Sita 15,8 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai
- Jadi Saksi, Ketua DPRD Riau Diingatkan Hakim Ancaman Pidana Keterangan Palsu
- Sidang Perdana Kebakaran Lahan PT Adei di PN Pelalawan Ditunda
- Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis
- Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri
- Tiga Pejabat Sekwan Rohil Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media Diadili
- Dipindah KPK ke Pekanbaru, Bupati Bengkalis Nonaktif Tiba dengan Tangan Diborgol
- Lahan Terbakar, Polda Riau Tetapkan PT DSI Sebagai Tersangka
- Praktisi Hukum Nilai Janggal Jika Kebakaran Lahan di PT AA tak Diproses Hukum
- Ditpolair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.062 Dus Rokok Ilega
- Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru
- BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia
- Lagi, Sekdaprov Riau Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi di Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com