Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 15 Desember 2019 22:57
Dibuka Camat, 32 Tim Ramaikan Turnamen Mini Soccer U-19 RMRD‎ Cup 1 se-Rohul di Kota Lama

Ahad, 15 Desember 2019 18:01
Cukup Bayar Rp1,7 Juta, Promo Paket Pemeriksaan Kanker Payudara di Rumah Sakit KPJ Klang Malaysia

Ahad, 15 Desember 2019 17:04
Pertama di Riau, SMA/SMK di Rohul Sukses Terapkan Ujian Berbasis IT

Ahad, 15 Desember 2019 16:43
BBKSDA-Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Satwa

Ahad, 15 Desember 2019 16:41
Tunjukkan Cinta Tanah Air, Ribuan Mahasiswa UMRI Berparade Merah Putih di Pekanbaru

Ahad, 15 Desember 2019 16:38
Sekdaprov Buat Surat Edaran, Besok, evaluasi Pejabat Eselon II Dimulai

Ahad, 15 Desember 2019 15:42
Lewati Target, Program Penghapusan Pajak Kendaraan Sumbang Rp109,280 miliar ke Kasda

Ahad, 15 Desember 2019 13:39
Azaly Djohan Kembali Pimpin Kwarda 04 Riau

Ahad, 15 Desember 2019 12:45
Prima, Mudah dan Efisiensi Waktu,
Pemkab Bengkalis Terapkan Proses Izin Non Perizinan Masyarakat dengan TTD


Ahad, 15 Desember 2019 11:50
Polres Bengkalis Amankan Kapal Muatan Ratusan Karung Barang Ilegal Asal Malaysia


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Nopember 2019 17:13
Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi

Tim Unit Polsek Payung Sekaki amankan seorang satpam Queen Club Pekanbaru. Pelaku menedar narkoba jenis pil ekstasi.

Riauterkini-PEKANBARU-Akibat terpedaya oleh candunya obat-obatan terlarang, Hadi Wibowo harus berurusan hukum dengan tim Unit Polsek Payung Sekaki karena terbukti mengedarkan narkoba jenis pil ekstasi. Parahnya, selain sebagai pengedar, pria yang sehari-hari bekerja sebagai satpam Queen Club Pekanbaru tersebut juga terbukti sebagai pecandu sabu-sabu.

Semua barang haram itupun diperolehnya dari, An seorang pemasok di wilayah Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Payung Sekaki, Ipda M Aprino, selain menangkap tersangka Hadi, pihaknya juga meringkus satu tersangka lagi, yakni Dedi Susanto. Tersangka Dedi sendiri, sambungnya, merupakan pembeli yang saat ditangkap baru saja membeli ekstasi tersebut dari tersangka Hadi.

"Jadi awalnya kita tangkap lebih dulu tersangka Dedi melalui undercover buy di Jalan Teuku Umar pada malam hari, akhir Oktober lalu. Ketika digeledah, ditemukanlah 7 butir ekstasi merek kodok warna coklat milik yang bersangkutan yang disimpannya di dalam kotak rokok," ujarnya kepada riauterkini.com, Selasa (12/11/19).

Masih kata Aprino, dari penangkapan awal itulah, pihaknya melakukan pengembangan dan tersangka Dedi pun mengakui jika ekstasi tersebut dibelinya langsung dari Satpam Queen Club, Hadi Wibowo. Tanpa membuang-buang waktu, saat itu juga pihaknya kembali bergerak memburu tersangka Hadi.

Benar saja, begitu sampai di diskotik yang dimaksud, target pun tak bisa mengelak lagi. Apalagi sewaktu digeledah, polisi kembali mendapati barang bukti tambahan, sepaket kecil sabu-sabu serta 31 butir pil ekstasi merek kodok dan burung hantu dari tersangka Hadi. Untuk proses hukum, kedua tersangka selanjutnya digiring ke Mapolsek Payung Sekaki.

"Tersangka Hadi ini juga pemakai sabu-sabu. Tapi sabu itu tidak dijualnya karena untuk dikonsumsi pribadi. Yang dijualnya hanya ekstasi. Pengakuan dia, barang haram itu dibelinya dari Kampung Dalam dari seseorang inisial An, lalu akan dijual kembali. Per butir (ekstasi) dijual Rp 180 ribu," tuturnya.

Dia menjelaskan, pihaknya sendiri sudah mencari keberadaan An di Kampung Dalam, namun belum membuahkan hasil. Sehingga An pun sudah ditetapkan sebagai DPO.

"Tersangka Hadi hanya kenal dengan An sebatas saat membeli (ekstasi) saja. Tidak pernah tahu dimana alamat pastinya, jadi saat dilakukan pengejaran, kita tidak menemukannya. Untuk kedua tersangka, kita jerat dengan Pasal 114 jo 112 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun (penjara)," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- BBKSDA-Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Satwa
- Polres Bengkalis Amankan Kapal Muatan Ratusan Karung Barang Ilegal Asal Malaysia
- Istri Bunuh Suami Sendiri di Mandau, Bengkalis Divonis 18 Tahun Penjara
- Maling Besi CPI di Pinggir, Bengkalis Ringkus Polisi
- Razia Kamar Napi Lapas Bengkalis, Petugas Gabungan Temukan Sajam
- Empat Warga Medan Diduga Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan
- 10 Ekor Sapi Warga Pelalawan Digasak Kawanan Maling Bersenpi
- Demo di Mabes Polri,
Massa AMPUN Tuntut Tangkap dan Adili Muhammad, Terduga Aktor Intelektual Korupsi Rp2,6 M PDAM Inhil

- Seorang PNS di Bengkalis Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
- Perkara Korupsi Dana Hibah Tahap II, Mantan Purek UIR Segera Disidang
- Kecelakaan Kerja, Seorang Karyawan IKPP Tewas Terpotong-potong
- Polisi Tangkap Seorang Petani Bakar Lahan di Bengkalis
- Wakili Dishub Kuansing Hendri Wahyudi Ikuti Diklat PPNS LLAJ di Bogor
- Dagangkan Orang Ribuan Ringgit, Perempuan Asal Medan Diringkus Polsek Bengkalis
- Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat
- Petugas Tangkap Lima Pelaku Diduga Terlibat Penyelundupan Orang di Pulau Rupat, Bengkalis
- Miliki Pistol dan Peluru, Boiman Ditangkap Polres Rohul
- Hilang Kendali, Pemotor di Duri Tewas Tertabrak Truk
- Tim Gabungan Gakkum LHK dan POLRI Bekuk Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com