Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 7 Desember 2019 16:35
Tunaikan Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Haru Serahkan Ambulance di Desa Palkun

Sabtu, 7 Desember 2019 14:56
‎PT SPR Langgak Salurkan Bantuan Beasiswa ke Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Rohul

Sabtu, 7 Desember 2019 14:16
Balita 3 Tahun di Rohul yang Tenggelam di Sungai Rokan Ditemukan‎ Meninggal Tersangkut

Sabtu, 7 Desember 2019 13:46
Dua Korban Tanah Longsor di Desa Rokan Koto Ruang Ditemukan Meninggal Tertimbun

Sabtu, 7 Desember 2019 13:24
Temui Bupati Mursini, Ibu-ibu IKKS dari Sejumlah Provinsi Pulang Kampung

Sabtu, 7 Desember 2019 11:27
Warga Rupat, Bengkalis Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki Tanpa Busana

Sabtu, 7 Desember 2019 10:28
Polisi Rohil Ungkap Pelaku Maling Minyak Mentah

Sabtu, 7 Desember 2019 08:16
Belasan Wartawan Ikuti Fieldtrip Chevron Jejak Minyak Bumi di Sumbar

Jum’at, 6 Desember 2019 17:30
Dikerjakan Swakelola Bersama PT BOS, PSR Desa Bencah Kesuma Dinilai Berhasil oleh Dirjenbun dan DPR RI

Jum’at, 6 Desember 2019 17:20
Libur Natal dan Tahun Baru 2020,
Telkomsel Pastikan Perkuat Layanan Jaringan Untuk Semua Masyarakat


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Nopember 2019 15:29
Sekdes Pelaku Pungli Pengurusan Sertifikat Prona di Gunung Sahilan, Kampar Dituntut 6 Tahun Penjara

Sekretaris Desa Gunung Sari, Kampar, dituntut jaksa hukuman enam tahun penjara. Menurut jaksa ia terbukti melakukan pungutan liar saat pengrusan sertifikat tanah.

Riauterkini-PEKANBARU- Perbuatan tak terpuji Nurul Hidayah, meminta sejumlah uang secara ilegal kepada warga saat pengurusan surat sertifikat tanah, dinyatakan jaksa suatu tindakan yang melawan hukum.

Nurul Hidayah, yang merupakan aparat perangkat desa dengan jabatan sebagai sekretaris di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar itu, terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menyalahgunakan wewenang selaku aparat.

Atas tindakannya, wanita berusia 52 tahun itupun diganjar jaksa dengan tuntutan hukuman selama 6 tahun penjara. Selain tuntutan hukuman, Nurul Hidayah juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp200 juta atau subsider selama 3 bulan.

Dalam amar tuntutan Jaksa penuntut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Arif Ristanto SH dalam ruang sidang tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (19/11/19) siang. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP Ayat (1) ke-1 KUHP," jelas JPU.

Tuntutan hukuman dari JPU tersebut. Kepada majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan. Terdakwa berencana akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Nurul Hidayah didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada program agraria. Perbuatan terdakwa itu terjadi tahun 2016 lalu, saat pemerintah mencanangkan program nasional untuk meningkatkan kepastian hukum yang memiliki manfaat terhadap pemilik tanah, khususnya bagi masyarakat kecil dalam hal biaya pengurusan.

Program pemerintah tersebut telah disalahgunakan oleh terdakwa dengan meminta sejumlah biaya pengurusan penerbitan sertifikat kepada warga masyarakat di wilayah desanya dengan jumlah bervariasi. Mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta, dengan jumlah total yang dipungut terdakwa mencapai Rp 295 juta.

Seharusnya selaku aparatur desa. Hal itu tidak pantas dilakukan terdakwa. Bukan hanya menambah beban masyarakat yang ingin mendapatkan hak atas kepemilikan tanah, tetapi perbuatan terdakwa telah melanggar hukum. Sebab, Program tersebut telah dibiayai oleh negara.*(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 
- Penyidik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
- Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

- Berkas Lengkap, Dua Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRK Pelalawan Dilimpahkan ke Jaksa
- Pembangunan Box Culvert Jalan Seminai Inhu Telan Korban Jiwa
- Tertelungkup Memegang Kawat, Buruh Bangunan di Pekanbaru Tewas Kesetrum
- Terpeleset Saat Bermain, Balita 3 Tahun di Rokan IV Koto Dilaporkan Hanyut di Sungai Rokan
- Polsek Ujung Batu Tangkap Tiga Pria Terduga Penyalahgunaan Narkoba, Seorang Lagi DPO
- Polisi Cek dan Olah TKP Ulang Karhutla di Bantan, Bengkalis
- Diduga Jadi Kurir dan Bandar Narkoba, Dua Warga Bantan, Bengkalis Diringkus Polisi
- Pesta Sabu, Empat Kurir dan Pemakai di Bantan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kordinasi dengan Kejati Bali, Kejati Riau Tangkap Buronan Terpidana Korupsi Tiket Pesawat
- Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Jondul Baru Pekanbaru
- Tabrak Minibus, Pelajar di Bengkalis Patah Tulang
- Pengedar Hingga Bandar, Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Sabu dalam Sehari
- KPK Geledah Rumah Bupati Bengkalis, DH dan Wakil Rakyat Akok
- Pemilik Sabu 2 Kg Dituntut Jaksa 16 Tahun Penjara di PN Pelalawan
- Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis 2012, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Ditahan Jaksa
- Dijaga Ketat Polisi, KPK Geledah Rumah Mewah Pengusaha di Pekanbaru
- Polresta Ringkus Mahasiswa Kurir 1 Kg Sabu dan 12 Ribu Ekstasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com