Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 9 Desember 2019 14:30
Petugas Tangkap Lima Pelaku Diduga Terlibat Penyelundupan Orang di Pulau Rupat, Bengkalis

Senin, 9 Desember 2019 14:24
Tiga Perwira Mabes Polri Temui Sekdaprov, Ada Apa?

Senin, 9 Desember 2019 13:25
Hadir di Pekanbaru, The Harvest Manjakan Lidah Cake Lovers

Senin, 9 Desember 2019 13:17
Diduga Kerap Mangkir, Oknum ASN Kesbangpol Inhu Hanya Disanksi Teguran

Senin, 9 Desember 2019 12:59
Gandeng 43 Bank Umum, BI Riau Gelar Layanan Penukaran Uang

Senin, 9 Desember 2019 10:18
Derita Kebocoran Jantung, Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi Antar Warganya Berobat ke Jakarta

Senin, 9 Desember 2019 09:55
Sungai Kuantan Meluap, Ketua DPRD Kuansing Himbau Warga Waspada

Senin, 9 Desember 2019 08:30
12 Kandidat Balon Bupati Wabup Bengkalis Daftar Penjaringan ke PKB

Ahad, 8 Desember 2019 21:53
Bangun Tol Pekdum, HKI Kedepankan Prinsip Aturan dan Prosedur

Ahad, 8 Desember 2019 21:35
Wagubri Borong Tiga Lagu Saat Ditutup Festival Ruang Kita II

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Nopember 2019 15:29
Sekdes Pelaku Pungli Pengurusan Sertifikat Prona di Gunung Sahilan, Kampar Dituntut 6 Tahun Penjara

Sekretaris Desa Gunung Sari, Kampar, dituntut jaksa hukuman enam tahun penjara. Menurut jaksa ia terbukti melakukan pungutan liar saat pengrusan sertifikat tanah.

Riauterkini-PEKANBARU- Perbuatan tak terpuji Nurul Hidayah, meminta sejumlah uang secara ilegal kepada warga saat pengurusan surat sertifikat tanah, dinyatakan jaksa suatu tindakan yang melawan hukum.

Nurul Hidayah, yang merupakan aparat perangkat desa dengan jabatan sebagai sekretaris di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar itu, terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menyalahgunakan wewenang selaku aparat.

Atas tindakannya, wanita berusia 52 tahun itupun diganjar jaksa dengan tuntutan hukuman selama 6 tahun penjara. Selain tuntutan hukuman, Nurul Hidayah juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp200 juta atau subsider selama 3 bulan.

Dalam amar tuntutan Jaksa penuntut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Arif Ristanto SH dalam ruang sidang tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (19/11/19) siang. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP Ayat (1) ke-1 KUHP," jelas JPU.

Tuntutan hukuman dari JPU tersebut. Kepada majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan. Terdakwa berencana akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Nurul Hidayah didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada program agraria. Perbuatan terdakwa itu terjadi tahun 2016 lalu, saat pemerintah mencanangkan program nasional untuk meningkatkan kepastian hukum yang memiliki manfaat terhadap pemilik tanah, khususnya bagi masyarakat kecil dalam hal biaya pengurusan.

Program pemerintah tersebut telah disalahgunakan oleh terdakwa dengan meminta sejumlah biaya pengurusan penerbitan sertifikat kepada warga masyarakat di wilayah desanya dengan jumlah bervariasi. Mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta, dengan jumlah total yang dipungut terdakwa mencapai Rp 295 juta.

Seharusnya selaku aparatur desa. Hal itu tidak pantas dilakukan terdakwa. Bukan hanya menambah beban masyarakat yang ingin mendapatkan hak atas kepemilikan tanah, tetapi perbuatan terdakwa telah melanggar hukum. Sebab, Program tersebut telah dibiayai oleh negara.*(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Petugas Tangkap Lima Pelaku Diduga Terlibat Penyelundupan Orang di Pulau Rupat, Bengkalis
- Miliki Pistol dan Peluru, Boiman Ditangkap Polres Rohul
- Hilang Kendali, Pemotor di Duri Tewas Tertabrak Truk
- Tim Gabungan Gakkum LHK dan POLRI Bekuk Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan ProtesĀ 
- Penyidik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
- Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

- Berkas Lengkap, Dua Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRK Pelalawan Dilimpahkan ke Jaksa
- Pembangunan Box Culvert Jalan Seminai Inhu Telan Korban Jiwa
- Tertelungkup Memegang Kawat, Buruh Bangunan di Pekanbaru Tewas Kesetrum
- Terpeleset Saat Bermain, Balita 3 Tahun di Rokan IV Koto Dilaporkan Hanyut di Sungai Rokan
- Polsek Ujung Batu Tangkap Tiga Pria Terduga Penyalahgunaan Narkoba, Seorang Lagi DPO
- Polisi Cek dan Olah TKP Ulang Karhutla di Bantan, Bengkalis
- Diduga Jadi Kurir dan Bandar Narkoba, Dua Warga Bantan, Bengkalis Diringkus Polisi
- Pesta Sabu, Empat Kurir dan Pemakai di Bantan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kordinasi dengan Kejati Bali, Kejati Riau Tangkap Buronan Terpidana Korupsi Tiket Pesawat
- Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Jondul Baru Pekanbaru
- Tabrak Minibus, Pelajar di Bengkalis Patah Tulang
- Pengedar Hingga Bandar, Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Sabu dalam Sehari
- KPK Geledah Rumah Bupati Bengkalis, DH dan Wakil Rakyat Akok


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com