Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 6 Juli 2020 17:25
Sekdaprov Riau Diperiksa Jaksa Terkait Dugaab Korupsi Pemkab Siak

Senin, 6 Juli 2020 17:25
Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak

Senin, 6 Juli 2020 17:01
Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia

Senin, 6 Juli 2020 16:47
DPRD Pelalawan Desak Proses Karlahut PT Arara Abadi

Senin, 6 Juli 2020 15:56
Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang

Senin, 6 Juli 2020 15:32
PHRI Sebut Okupansi Hotel Mulai Mengeliat di Pekanbaru di Tengah Corona

Senin, 6 Juli 2020 14:43
Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla

Senin, 6 Juli 2020 14:03
Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR

Senin, 6 Juli 2020 12:50
Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau

Senin, 6 Juli 2020 11:42
Menjadi Kurir Sabu, Seorang Warga Sorek Dicokok Polisi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Nopember 2019 15:29
Sekdes Pelaku Pungli Pengurusan Sertifikat Prona di Gunung Sahilan, Kampar Dituntut 6 Tahun Penjara

Sekretaris Desa Gunung Sari, Kampar, dituntut jaksa hukuman enam tahun penjara. Menurut jaksa ia terbukti melakukan pungutan liar saat pengrusan sertifikat tanah.

Riauterkini-PEKANBARU- Perbuatan tak terpuji Nurul Hidayah, meminta sejumlah uang secara ilegal kepada warga saat pengurusan surat sertifikat tanah, dinyatakan jaksa suatu tindakan yang melawan hukum.

Nurul Hidayah, yang merupakan aparat perangkat desa dengan jabatan sebagai sekretaris di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar itu, terbukti melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menyalahgunakan wewenang selaku aparat.

Atas tindakannya, wanita berusia 52 tahun itupun diganjar jaksa dengan tuntutan hukuman selama 6 tahun penjara. Selain tuntutan hukuman, Nurul Hidayah juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp200 juta atau subsider selama 3 bulan.

Dalam amar tuntutan Jaksa penuntut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kampar, Arif Ristanto SH dalam ruang sidang tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (19/11/19) siang. Terdakwa terbukti melanggar Pasal 12 huruf Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP Ayat (1) ke-1 KUHP," jelas JPU.

Tuntutan hukuman dari JPU tersebut. Kepada majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan. Terdakwa berencana akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Nurul Hidayah didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada program agraria. Perbuatan terdakwa itu terjadi tahun 2016 lalu, saat pemerintah mencanangkan program nasional untuk meningkatkan kepastian hukum yang memiliki manfaat terhadap pemilik tanah, khususnya bagi masyarakat kecil dalam hal biaya pengurusan.

Program pemerintah tersebut telah disalahgunakan oleh terdakwa dengan meminta sejumlah biaya pengurusan penerbitan sertifikat kepada warga masyarakat di wilayah desanya dengan jumlah bervariasi. Mulai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta, dengan jumlah total yang dipungut terdakwa mencapai Rp 295 juta.

Seharusnya selaku aparatur desa. Hal itu tidak pantas dilakukan terdakwa. Bukan hanya menambah beban masyarakat yang ingin mendapatkan hak atas kepemilikan tanah, tetapi perbuatan terdakwa telah melanggar hukum. Sebab, Program tersebut telah dibiayai oleh negara.*(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sekdaprov Riau Diperiksa Jaksa Terkait Dugaab Korupsi Pemkab Siak
- Menjadi Kurir Sabu, Seorang Warga Sorek Dicokok Polisi
- Edar Ganja, Buruh Asal Dumai Diringkus Polres Bengkalis
- Videonya Viral di Medsos, Polresta Pekanbaru Amankan Pelaku Penganiayaan Driver Ojol
- SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com