Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 April 2020 21:54
Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau

Ahad, 5 April 2020 21:39
Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ahad, 5 April 2020 20:33
Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur

Ahad, 5 April 2020 16:12
Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas

Ahad, 5 April 2020 16:02
Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara

Ahad, 5 April 2020 15:43
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia

Ahad, 5 April 2020 12:54
Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona

Ahad, 5 April 2020 11:31
6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu

Ahad, 5 April 2020 11:28
Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini

Ahad, 5 April 2020 11:06
Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 27 Nopember 2019 20:59
Polresta Ringkus Mahasiswa Kurir 1 Kg Sabu dan 12 Ribu Ekstasi

Seorang mahasiswa diringkus aparat Polresta Pekanbaru. Ia kurir 1 kilogram sabu dan 12 ribu butir ekstasi.

Riauterkini-PEKANBARU-Muhammad Al Rizki alias Rizki (22) terpaksa harus mengubur mimpinya untuk meneruskan kuliahnya demi mendapatkan gelar sarjana di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru. Mimpinya itu pun harus dikuburnya dalam-dalam karena yang bersangkutan ditangkap oleh tim Opsnal Polsek Lima Puluh akibat menekuni pekerjaan haram sebagai kurir narkoba.

Tak tanggung-tanggung, saat menangkap tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti dengan jumlah cukup fantastis yakni 12.000 butir pil ekstasi berbagai jenis, 1 kilogram sabu-sabu, timbangan digital merk SCA-300 dan ratusan plastik kosong pembungkus sabu dan ekstasi. Dalam mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka juga tak sendirian, ia diringkus bersama rekannya, Soni Ardian (22).

Menurut Kapolresta Pekanbaru, AKBP Nandang Mu'min Wijaya, penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut merupakan hasil dari Ops Antik 2019 yang dilaksanakan oleh Polsek Lima Puluh. Kedua tersangka itu, sambungnya, ditangkap di sebuah kos-kosan di Jalan Pahlawan Kerja, Gg Hidayah, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Jum'at (15/11/19) sore lalu.

"Dari dua tersangka ini, salah satunya (Rizki) adalah mahasiswa di Pekanbaru. Mereka berdua ditangkap di kos-kosannya di Marpoyan Damai," ujarnya ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti, Rabu (27/11/19).

Dia menjelaskan, penangkapan itu sendiri berawal saat Polsek Lima Puluh mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di lokasi kos-kosan tersangka sering didatangi oleh banyak tamu yang dicurigai melakukan penyalahgunaan narkoba. Dari informasi itulah, polisi selanjutnya menyelidiki ke lokasi yang dimaksud. Benar saja, sesampainya di lokasi, polisi yang memasuki kos-kosan itu mendapati kedua tersangka beserta barang bukti sabu dan belasan ribu ekstasi yang terbungkus rapi di dalam kemasan teh cina warna hijau. Tanpa ada perlawanan, para tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Lima Puluh untuk proses lebih lanjut.

"Pengakuan tersangka kedua tersangka, sabu dan ekstasi itu dititipkan oleh seorang laki-laki tdak dikenal atas suruhan seseorang berinisial Ra (DPO). Tersangka dikendalikan oleh Ra melalui handphone dan tersangka sudah melakukan perbuatannya sebanyak dua kali. Untuk pekerjaan sebagai kurir (narkoba) itu, satu kali kerja kedua tersangka mendapatkan upah satu Rp40 juta," tuturnya.

Sementara atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 112 Ayat 2 dan Pasal 114 Ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun penjara.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau
- Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur
- Pengiriman 4 Kg Ganja Lewat TIKI Digagalkan Aparat Bandara SSK II
- OTT Tiga Kades Kampar, Mereka Memeras Peternak Ayam di Tapung
- Polda Riau OTT Sejumlah Kepala Desa
- Ditpolair Polda Riau Amankan 16 TKI Ilegal di Perairan Dumai dari Malaysia
- Diancam Tak Bisa Kelola Sawit 44 Ha, Kelompok Tani Simpang Gondit Minta Perlindungan Hukum ke DHS and Partners
- Hampir Sebulan Buron, Tiga Rampok PT Alam JWS Pekanbaru Ditembak Polisi
- Dugaan Pencemaran Nama Baik, Irwasda Polda Riau Laporkan Balik Seorang Petani Siak
- Polres Inhu Amankan 2,6 Kg Sabu
- Terjerat Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara di Pelalawan Dituntut 6 dan 4,5 Tahun Penjara
- Kejari Kuansing Tetapkan 5 Orang Tersangka Dugaan Korupsi di Sekretariat Daerah
- Terapkan Banyak Syarat, PA Bengkalis Tetap Gelar Sidang Cerai Keliling Saat Pandemi Corona
- Eksekusi Perkebunan Sawit Gondai, Dr Ahmad Redi Sebut DLHK Langgar Wewenang
- Anak Bupati Rohil Pelaku Penganiayaan Dihukum 2 Bulan Penjara
- Pasang Plang Dilahan Milik Warga, Irwasda Polda Riau Digugat ke Pengadilan Siak
- Tergelincir di Jamban, Jenazah Kakek Renta di Kuansing Hanyut 35 KM
- Cegah Kerumunan Saat Pandemi Corona, Aparat di Pelalawan Bubarkan Penikmat Tuak
- Sempat Duel Lawan Petugas, Pecatan Polisi Pembawa Sabu Diringkus Polres Kuansing
- Balita Umur 3 Tahun di Pekanbaru Tewas Dibunuh Ayah Tiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com