Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 29 Januari 2020 23:54
Pos Kantor Satpol PP Riau Dimolotov

Rabu, 29 Januari 2020 21:33
Jeritan Petani Gondai Pelalawan yang Bakal Disulap Jadi Tanaman Akasia

Rabu, 29 Januari 2020 20:41
Bawaslu Bengkalis Ikuti Pertemuan Penerapan Penggantian Pejabat Dimasa Tahapan Pilkada

Rabu, 29 Januari 2020 19:52
Komisi II DPRD Pelalawan Minta PT PSJ Bertanggung Jawab Kepada Masyarakat Tempatan

Rabu, 29 Januari 2020 19:42
Golkar Tetapkan Rezita Meylani dan Boby Rachmat Calon Bupati Pilkada Inhu 2020

Rabu, 29 Januari 2020 19:04
Musrenbang Kecamatan Rakit Kulim, Inhu Ajukan 14 Usulan Prioritas

Rabu, 29 Januari 2020 18:57
HokBen Ramaikan Kuliner Pekanbaru

Rabu, 29 Januari 2020 18:47
Terima Bantuan Dana, Enam Mahasiswa Riau di Wuhan China Langsung Berkirim Surat Ucapkan Terimakasih Kepada Gubernur dan Jajaran

Rabu, 29 Januari 2020 18:16
Eksekusi Lahan PT PSJ Gagal, APINDO Sebut Iklim Investasi Indonesia Bisa Anjlog

Rabu, 29 Januari 2020 16:52
Lima Tokoh Bengkalis Ambil Formulir Penjaringan ke Golkar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 28 Nopember 2019 16:35
Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis 2012, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Ditahan Jaksa

Berkas penyidikan dugaan korupsi bansos turut menyeret mantan anggota DPRD Bengkalis Yudhi Veryantoro dinyatakan lengkap. Yudhi resmi ditahan untuk segera disidang.

Riauterkini-BENGKALIS- Berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi bantuan sosial (bansos) atau dana hibah Kabupaten Bengkalis tahun anggaran (TA) 2012 silam, seret mantan Anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, Yudhi Veryantoro (YV) sudah dinyatakan lengkap dan kejaksaan untuk segera disidangkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Nanik Kushartanti, S.H, M.H melalui Kasi Pidsus Agung Irawan, S.H, M.H ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa siang tadi tersangka atas nama YV tersebut resmi dilimpahkan dan langsung ditahan. Selanjutnya akan segera menjalani proses sidang ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor di Pekanbaru.

"Tersangka YV diduga turut melakukan tindak pidana korupsi berupa turut serta merugikan keuangan negara, penyalahgunaan wewenang kegiatan belanja hibah di lingkungan Setda Bengkalis bersumber pada APBD 2012 silam," ungkap Agung, Kamis (28/11/19) petang.

Yudhi diduga keras melakukan tindak pidana yang dapat dikenakan penahanan dan dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

Dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20/2001 tentang Tipikor Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali menetapkan dua mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis tahun 2009-2014, sebagai tersangka atas dugaan korupsi penyimpangan dana hibah bansos Kabupaten Bengkalis tahun 2012 silam.

Perkara dugaan korupsi dana Bansos 2012 silam tersebut terungkap, setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan penyelidikan. Dan ditemukan kerugian negara sekitar sebesar Rp 31.357.740.000 dari ribuan proposal dana hibah mencapai Rp272 miliar ini.

Dari perkara ini, 8 orang telah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor dan kini telah menjalani hukuman, diantaranya mantan Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, yakni Purboyo, Rismayeni dan Muhammad Tarmizi.   

Sedangkan dari pihak eksekutif, terdapat mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh, dan Azrafiani Aziz Rauf selaku Kabag Keuangan Pemkab Bengkalis. Terakhir, Ketua DPRD Bengkalis periode 2014-2019, Heru Wahyudi.

Angka tersebut berdasarkan laporan hasil audit yang dilakukan BPKP Riau, yang disebutkan kalau ada penerbitan surat perintah pencairan dana (SPPD) dan direalisasikan pencairan dana sebesar Rp83.595.500.000. Dari realiasi pencairan dana hibah tersebut yang diterima oleh kelompok masyarakat, yakni sejumlah Rp52.237.760.000.

Sisanya, diduga telah menguntungkan diri Jamal Abdillah dan beberapa oknum anggota DPRD Bengkalis lainnya, orang lain yaitu calo dan pengurus kelompok masyarakat, yakni sejumlah Rp 31.357.740.000.***(dik)

Foto : Yudhi Veryantoro (berbaju putih) dibawa ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru untuk segera menjalani proses persidangan, Kamis (28/11/19).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Tahun Diburu, Napi Pelarian LP Sialang Bungkuk Ditangkap Edar Sabu
- Sebuah Toko di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Terbakar
- Komplotan Maling Motor Diringkus Polsek Mandau
- BNNP Riau Musnahkan 3,5 Kilogram sabu dan 6686 Butir Ekstasi
- Penyeludupan 12 TKI di Rupat, Bengkalis,
Lima Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

- Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kapolda Riau : Kayu Ditebang, Dibakar, lalu Jadi Kebun Sawit
- Konflik Lahan PSJ-NWR, Kadin: Jangan Seret Isu Diluar Proses Hukum
- Gadis 9 Tahun di Mandau, Bengkalis Mengaku Korban Cabul Supir Oplet
- Polda Riau Pulangkan 3 Korban Selamat Kapal Karam di Rupat ke Aceh
- Diduga Pelaku Karla Puluhan Hektar, Oknum ASN di Bengkalis Dijebloskan ke Penjara
- Merasa Dirugikan EDRG, Kapolres Inhu Himbau Masyarakat Segera Lapor
- 9 Korban Masih Hilang, Polda Tangkap Dua Tersangka Kapal TKI Tenggelam di Rupat
- Polda Riau Periksa 10 Korban Kapal Tenggelam di Dumai
- Sabu 19 Kg Disita, Polres dan BC Bengkalis Ringkus Tiga Kurir Antar Provinsi
- Berkas Lengkap, Tiga Tersangka Korupsi Kredit Macet PT PER Tahap 2
- Digugat karena Babat 3 Ribu Hektar Kebun Sawit, Pemprov Riau Terancam Denda Rp12 Triliun
- Miliki 3 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi, Warga Rohul Diringkus BNNP Riau
- Seorang Personil Tersangkut Narkoba, Satpol Inhu Segera Tes Urine Seluruh Anggota
- Pompong Angkut TKI Tenggelam di Pulau Rupat, 10 Korban Hilang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com