Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 29 Januari 2020 23:54
Pos Kantor Satpol PP Riau Dimolotov

Rabu, 29 Januari 2020 21:33
Jeritan Petani Gondai Pelalawan yang Bakal Disulap Jadi Tanaman Akasia

Rabu, 29 Januari 2020 20:41
Bawaslu Bengkalis Ikuti Pertemuan Penerapan Penggantian Pejabat Dimasa Tahapan Pilkada

Rabu, 29 Januari 2020 19:52
Komisi II DPRD Pelalawan Minta PT PSJ Bertanggung Jawab Kepada Masyarakat Tempatan

Rabu, 29 Januari 2020 19:42
Golkar Tetapkan Rezita Meylani dan Boby Rachmat Calon Bupati Pilkada Inhu 2020

Rabu, 29 Januari 2020 19:04
Musrenbang Kecamatan Rakit Kulim, Inhu Ajukan 14 Usulan Prioritas

Rabu, 29 Januari 2020 18:57
HokBen Ramaikan Kuliner Pekanbaru

Rabu, 29 Januari 2020 18:47
Terima Bantuan Dana, Enam Mahasiswa Riau di Wuhan China Langsung Berkirim Surat Ucapkan Terimakasih Kepada Gubernur dan Jajaran

Rabu, 29 Januari 2020 18:16
Eksekusi Lahan PT PSJ Gagal, APINDO Sebut Iklim Investasi Indonesia Bisa Anjlog

Rabu, 29 Januari 2020 16:52
Lima Tokoh Bengkalis Ambil Formulir Penjaringan ke Golkar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Desember 2019 13:23
Kordinasi dengan Kejati Bali, Kejati Riau Tangkap Buronan Terpidana Korupsi Tiket Pesawat

Kejati Riau menangkap seorang buronan di Bali. Terpidana korupsi pengadaan tiket pesawat.

Riauterkini-PEKANBARU - Dinyatakan buron setelah putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) turun. Seorang terpidana korupsi pengadaan penjualan tiket PT Garuda Indonesia di Denpasar, Bali. Akhirnya berhasil ditangkap tim kejaksaan di Kota Pekanbaru. Terpidana itu bernama Tutin Apriani. Wanita berusia 47 tahun itu ditangkap pada Senin (2/12/19) dirumahnya itu di Perumahan Puri Indah, Jalan Sudirman, Pekanbaru. 

Tutin yang berhasil ditangkap tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Kejati Bali itu, setelah keberadaannya terendus pihak kejaksaan.

" Terpidana korupsi pengadaan tiket PT Garuda ini ditangkap pagi tadi. Ia dinyatakan buron setelah putusan MA RI turun, yang mana berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2121/K/Pid.Sus/2016 tanggal 26 Juli 2017. Tutin dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun," terang Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada riauterkini.com 

Dikatakan Muspidauan, Tutin Apriyani merupakan karyawan BUMN PT Garuda Indonesia. Tutin Apriyani terlibat korupsi pengadaan tiket bersama dua rekannya, Suhaimin Nidhom dan AA Istri Wahyuni, karyawan DPSDK GA PT Garuda Indonesia, Bandara Ngurah Rai, Bali. Perbuatan itu dilakukannya pada September 2005 hingga Maret 2006. 

Perbuatan terpidana berawal ketika menerima kedatangan 15 orang penumpang Continental Airline rute Guam (Amerika Serikat), Denpasar-Jakarta. Mereka transit di Denpasar karena Continental Airline tidak punya rute ke Jakarta. Berdasarkan multilateral Interline Traffic Agreement antara Continental Airline dan Garuda Indonesia, maka penumpang diangkut dengan pesawat Garuda tapi tetap menggunakan tiket Continental. Padahal seharusnya tiket yang dikeluarkan mendapat persetujuan dari kantor yang mengeluarkan tiket Continental tapi itu tidak dilakukan terpidana. Sehingga dari exchange tiket tersebut, Tutin dan beserta dua rekannya mendapatkan uang dari masing-masing penumpang sebesar Rp14,3 juta. Uang itu dikumpulkan dan dibagi rata untuk kepentingan pribadi," papar Muspidauan  

Akibat perbuatannya, Tutin dan kawan-kawan melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat(1) huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomorb20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat(1) ke-1 Jo Pasal 64 KUHP.

" Saat ini, Tutin langsung dibawa ke Bali guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," tutup Muspidauan.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Tahun Diburu, Napi Pelarian LP Sialang Bungkuk Ditangkap Edar Sabu
- Sebuah Toko di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Terbakar
- Komplotan Maling Motor Diringkus Polsek Mandau
- BNNP Riau Musnahkan 3,5 Kilogram sabu dan 6686 Butir Ekstasi
- Penyeludupan 12 TKI di Rupat, Bengkalis,
Lima Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

- Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kapolda Riau : Kayu Ditebang, Dibakar, lalu Jadi Kebun Sawit
- Konflik Lahan PSJ-NWR, Kadin: Jangan Seret Isu Diluar Proses Hukum
- Gadis 9 Tahun di Mandau, Bengkalis Mengaku Korban Cabul Supir Oplet
- Polda Riau Pulangkan 3 Korban Selamat Kapal Karam di Rupat ke Aceh
- Diduga Pelaku Karla Puluhan Hektar, Oknum ASN di Bengkalis Dijebloskan ke Penjara
- Merasa Dirugikan EDRG, Kapolres Inhu Himbau Masyarakat Segera Lapor
- 9 Korban Masih Hilang, Polda Tangkap Dua Tersangka Kapal TKI Tenggelam di Rupat
- Polda Riau Periksa 10 Korban Kapal Tenggelam di Dumai
- Sabu 19 Kg Disita, Polres dan BC Bengkalis Ringkus Tiga Kurir Antar Provinsi
- Berkas Lengkap, Tiga Tersangka Korupsi Kredit Macet PT PER Tahap 2
- Digugat karena Babat 3 Ribu Hektar Kebun Sawit, Pemprov Riau Terancam Denda Rp12 Triliun
- Miliki 3 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi, Warga Rohul Diringkus BNNP Riau
- Seorang Personil Tersangkut Narkoba, Satpol Inhu Segera Tes Urine Seluruh Anggota
- Pompong Angkut TKI Tenggelam di Pulau Rupat, 10 Korban Hilang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com