Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 9 Desember 2019 21:48
Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan

Senin, 9 Desember 2019 21:31
Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall

Senin, 9 Desember 2019 18:49
Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing

Senin, 9 Desember 2019 18:15
Anggaran Pendidikan Naik 300 Persen, Forkom Riau: Pungutan Dianggap Pungli

Senin, 9 Desember 2019 17:29
Tangani 11 Perkara, Kajari Bengkalis Ingatkan Jajarannya Komitmen Berantas Korupsi

Senin, 9 Desember 2019 17:02
Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai,
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist


Senin, 9 Desember 2019 16:59
Diduga Kerap Mangkir, BKD Inhu Nilai Oknum ASN Kesbangpol Terkesan Dilindungi

Senin, 9 Desember 2019 16:22
Karyawan PT RAPP dan Warga Kelola Lahan Kosong Jadi Kebun

Senin, 9 Desember 2019 15:57
CAT Panwascam, Bawaslu Bengkalis Gunakan 30 Komputer

Senin, 9 Desember 2019 15:36
Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Desember 2019 13:23
Kordinasi dengan Kejati Bali, Kejati Riau Tangkap Buronan Terpidana Korupsi Tiket Pesawat

Kejati Riau menangkap seorang buronan di Bali. Terpidana korupsi pengadaan tiket pesawat.

Riauterkini-PEKANBARU - Dinyatakan buron setelah putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) turun. Seorang terpidana korupsi pengadaan penjualan tiket PT Garuda Indonesia di Denpasar, Bali. Akhirnya berhasil ditangkap tim kejaksaan di Kota Pekanbaru. Terpidana itu bernama Tutin Apriani. Wanita berusia 47 tahun itu ditangkap pada Senin (2/12/19) dirumahnya itu di Perumahan Puri Indah, Jalan Sudirman, Pekanbaru. 

Tutin yang berhasil ditangkap tim gabungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Kejati Bali itu, setelah keberadaannya terendus pihak kejaksaan.

" Terpidana korupsi pengadaan tiket PT Garuda ini ditangkap pagi tadi. Ia dinyatakan buron setelah putusan MA RI turun, yang mana berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2121/K/Pid.Sus/2016 tanggal 26 Juli 2017. Tutin dijatuhi hukuman pidana penjara selama 1 tahun," terang Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada riauterkini.com 

Dikatakan Muspidauan, Tutin Apriyani merupakan karyawan BUMN PT Garuda Indonesia. Tutin Apriyani terlibat korupsi pengadaan tiket bersama dua rekannya, Suhaimin Nidhom dan AA Istri Wahyuni, karyawan DPSDK GA PT Garuda Indonesia, Bandara Ngurah Rai, Bali. Perbuatan itu dilakukannya pada September 2005 hingga Maret 2006. 

Perbuatan terpidana berawal ketika menerima kedatangan 15 orang penumpang Continental Airline rute Guam (Amerika Serikat), Denpasar-Jakarta. Mereka transit di Denpasar karena Continental Airline tidak punya rute ke Jakarta. Berdasarkan multilateral Interline Traffic Agreement antara Continental Airline dan Garuda Indonesia, maka penumpang diangkut dengan pesawat Garuda tapi tetap menggunakan tiket Continental. Padahal seharusnya tiket yang dikeluarkan mendapat persetujuan dari kantor yang mengeluarkan tiket Continental tapi itu tidak dilakukan terpidana. Sehingga dari exchange tiket tersebut, Tutin dan beserta dua rekannya mendapatkan uang dari masing-masing penumpang sebesar Rp14,3 juta. Uang itu dikumpulkan dan dibagi rata untuk kepentingan pribadi," papar Muspidauan  

Akibat perbuatannya, Tutin dan kawan-kawan melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat(1) huruf b Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomorb20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat(1) ke-1 Jo Pasal 64 KUHP.

" Saat ini, Tutin langsung dibawa ke Bali guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," tutup Muspidauan.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat
- Petugas Tangkap Lima Pelaku Diduga Terlibat Penyelundupan Orang di Pulau Rupat, Bengkalis
- Miliki Pistol dan Peluru, Boiman Ditangkap Polres Rohul
- Hilang Kendali, Pemotor di Duri Tewas Tertabrak Truk
- Tim Gabungan Gakkum LHK dan POLRI Bekuk Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 
- Penyidik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
- Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

- Berkas Lengkap, Dua Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRK Pelalawan Dilimpahkan ke Jaksa
- Pembangunan Box Culvert Jalan Seminai Inhu Telan Korban Jiwa
- Tertelungkup Memegang Kawat, Buruh Bangunan di Pekanbaru Tewas Kesetrum
- Terpeleset Saat Bermain, Balita 3 Tahun di Rokan IV Koto Dilaporkan Hanyut di Sungai Rokan
- Polsek Ujung Batu Tangkap Tiga Pria Terduga Penyalahgunaan Narkoba, Seorang Lagi DPO
- Polisi Cek dan Olah TKP Ulang Karhutla di Bantan, Bengkalis
- Diduga Jadi Kurir dan Bandar Narkoba, Dua Warga Bantan, Bengkalis Diringkus Polisi
- Pesta Sabu, Empat Kurir dan Pemakai di Bantan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kordinasi dengan Kejati Bali, Kejati Riau Tangkap Buronan Terpidana Korupsi Tiket Pesawat
- Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Jondul Baru Pekanbaru
- Tabrak Minibus, Pelajar di Bengkalis Patah Tulang
- Pengedar Hingga Bandar, Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Sabu dalam Sehari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com