Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 10:06
Pemkab Kuansing Akan Salurkan Bantuan untuk 180 Mahasiswa Kurang Mampu

Selasa, 7 April 2020 02:12
PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang

Senin, 6 April 2020 21:31
Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online

Senin, 6 April 2020 21:02
Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil

Senin, 6 April 2020 17:21
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang

Senin, 6 April 2020 16:41
Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Senin, 6 April 2020 16:14
Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam

Senin, 6 April 2020 16:09
Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional

Senin, 6 April 2020 15:09
PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Desember 2019 07:13
Perkara Korupsi Dana Hibah Tahap II, Mantan Purek UIR Segera Disidang

Tersangka korupsi dana hibah mantan Purek UIR segera disidang. Berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap.

Riauterkini-PEKANBARU- Abdullah Sulaiman, mantan Pembantu Rektor (PR) IV Universitas Islam Riau (UIR). Segera dalam waktu dekat akan menjalani persidangan di pengadilan tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Ia diadili atas dugaan korupsi dana hibah penelitian tahun 2011-2012 yang menjeratnya.

Abdullah yang berkas perkaranya dinyatakan lengkap oleh penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau itu. Hari ini, Rabu (11/12/19) berkas berikut tersangkanya diserahkan penyidik kepada jaksa penuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.

“ Hari ini, berkas perkara UIR dengan tersangka Abdullah Sulaiman masuki proses tahap II untuk kita sidangkan," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pekanbaru, Yuriza Antoni, yang didampingi Kasi Penuntutan Bidang Pidsus Kejati Riau, Hanjaya Chandra di Kejari Pekanbaru

Abdullah Sulaiman yang sebelumnya sudah dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pekanbaru. Selanjutnya tetap ditahan selama 20 hari kedepan. Dan jaksa penuntut akan melimpahkan berkas perkaranya ke pengadilan dalam waktu dekat.

“ Dalam perkara ini, 9 orang jaksa penuntut dipersiapkan. Yang mana jaksa penuntut tersebut merupakan gabungan jaksa dari Kejati dan Kejari, dan saya selaku Ketua Tim JPU. Perbuatan tersangka ini dijerat pasal 2 jo pasal 3 Undang Undang no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi," terang Yuriza.

Dikatakan Yuriza, Abdullah Sulaiman diduga turut serta terlibat bersama Emrizal, bendahara penelitian dan Said Fhazli, sekretaris panitia yang juga menjabat Direktur CV Global Energy Enterprise (GEE). Yang mana keduanya dinyatakan bersalah dan divonis masing-masing empat tahun penjara.

Seperti diketahui, Korupsi bantuan dana hibah tahun 2011 hingga 2012, terjadi ketika pihak UIR mengadakan penilitian bersama Institut Alam dan Tamandun Melayu Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM).

Lantaran tidak memiliki dana, UIR kemudian mengajukan bantuan dana ke Pemprov Riau dan mendapat dana Rp2,8 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Riau tahun 2011-2012.

Dalam laporan kegiatan ditemukan adanya penyimpangan bantuan dana. Beberapa item penelitian sengaja di-mark up. Sehingga dirugikan Rp 1,5 miliar. ***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?
- Gasak Ratusan Juta, Perampok Bersenpi Diringkus Polres Bengkalis
- Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau
- Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur
- Pengiriman 4 Kg Ganja Lewat TIKI Digagalkan Aparat Bandara SSK II
- OTT Tiga Kades Kampar, Mereka Memeras Peternak Ayam di Tapung
- Polda Riau OTT Sejumlah Kepala Desa
- Ditpolair Polda Riau Amankan 16 TKI Ilegal di Perairan Dumai dari Malaysia
- Diancam Tak Bisa Kelola Sawit 44 Ha, Kelompok Tani Simpang Gondit Minta Perlindungan Hukum ke DHS and Partners
- Hampir Sebulan Buron, Tiga Rampok PT Alam JWS Pekanbaru Ditembak Polisi
- Dugaan Pencemaran Nama Baik, Irwasda Polda Riau Laporkan Balik Seorang Petani Siak
- Polres Inhu Amankan 2,6 Kg Sabu
- Terjerat Korupsi Dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara di Pelalawan Dituntut 6 dan 4,5 Tahun Penjara
- Kejari Kuansing Tetapkan 5 Orang Tersangka Dugaan Korupsi di Sekretariat Daerah
- Terapkan Banyak Syarat, PA Bengkalis Tetap Gelar Sidang Cerai Keliling Saat Pandemi Corona
- Eksekusi Perkebunan Sawit Gondai, Dr Ahmad Redi Sebut DLHK Langgar Wewenang
- Anak Bupati Rohil Pelaku Penganiayaan Dihukum 2 Bulan Penjara
- Pasang Plang Dilahan Milik Warga, Irwasda Polda Riau Digugat ke Pengadilan Siak
- Tergelincir di Jamban, Jenazah Kakek Renta di Kuansing Hanyut 35 KM
- Cegah Kerumunan Saat Pandemi Corona, Aparat di Pelalawan Bubarkan Penikmat Tuak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com