Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 28 Januari 2020 19:43
Tak Hadir, Sebanyak 77 Peserta Ujian CPNS Dinyatakan Gugur

Selasa, 28 Januari 2020 17:17
Selain Availability Payment, KPBU Juga Tetap Jadi Alternatif Pola Pinjaman Pemprov Biayai Infrastruktur

Selasa, 28 Januari 2020 17:02
Selang Transfer Putus, Minyak CPO PT SDS Dumai Tumpah Kelaut

Selasa, 28 Januari 2020 16:47
Selama 4 Hari, Golkar Bengkalis Buka Pendaftaran Penjaringan Balon Pilkada

Selasa, 28 Januari 2020 15:42
BNNP Riau Musnahkan 3,5 Kilogram sabu dan 6686 Butir Ekstasi

Selasa, 28 Januari 2020 13:18
Penyeludupan 12 TKI di Rupat, Bengkalis,
Lima Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara


Selasa, 28 Januari 2020 13:09
Ramaikan ICE 2020, Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Edukasi Pelajar

Selasa, 28 Januari 2020 11:50
Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi

Selasa, 28 Januari 2020 11:49
Sekdaprov Tandatangani Piagam Zona Integritas, di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru

Selasa, 28 Januari 2020 10:52
Kapolda Riau : Kayu Ditebang, Dibakar, lalu Jadi Kebun Sawit


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 Desember 2019 11:50
Polres Bengkalis Amankan Kapal Muatan Ratusan Karung Barang Ilegal Asal Malaysia

Satu unit kapal muatan barang-barang ilegal asal Malaysia diamankan Polair Polres Bengkalis. Selain nakhoda dan ABK, turut diamankan ratusan karung barang bukti, seperti bawang hingga ban bekas.

Riauterkini-BENGKALIS- Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Bengkalis amankan satu unit kapal motor (KM) bermuatan barang-barang tanpa dokumen yang sah dari Malaysia, di Perairan Tanjung Parit, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Jumat (13/12/19) lalu.

Petugas mengamankan dua orang diduga pelaku yaitu nakhoda kapal D (39) warga Desa Pambang Baru, Kecamatan Bantan dan ABK, M (20), warga Kecamatan Bantan. Berikut barang bukti disita selain kapal, sejumlah barang barang tanpa dokumen yang sah.

Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K, M.H melalui Kepala Satuan (Kasat) Polair AKP Yudhi Franata, S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan ditangkapnya satu unit kapal angkut barang-barang ilegal asal Malaysia itu.

Sebelum diamankan, petugas memperoleh informasi dari masyarakat Nelayan Mitra Polair (Netral), ada kapal yang bermuatan barang ilegal masuk ke Bengkalis dari Malaysia.

Selanjutnya petugas melakukan penyelidikan dan mencurigai KM. Alvin melintas di Perairan Tanjung Parit Bengkalis.

"Kemudian anggota melakukan pengejaran, di kapal yang dicurigai itu setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan barang-barang tanpa dilengkapi dokumen yang sah asal Malaysia," ungkap AKP Yudhi, Ahad (15/12/19) siang.

Di dalam kapal, bermuatan seperti bawang bombay lebih kurang 300 karung dan barang campur lainnya puluhan karung.

"Selanjutnya, nakhoda kapal dan seorang ABK diamankan ke Markas Polair Polres Bengkalis guna penyidikan lebih lanjut," kata AKP Yudhi seraya menyebutkan bahwa penegahan ini sesuai dengan perintah Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Effendi Imam, S.H, S.I.K, M.Si untuk memberantas barang selundupan masuk ke wilayah hukum Polda Riau melalui jalur laut Bengkalis yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan menyelundupkan barang-barang ilegal itu, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 86 UU Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jo Pasal 111 dan Pasal 112 ayat (2) dan UU RI Nomor 07 Tahun 2014 Tentang Perdagangan.

Berikut barang bukti yang disita petugas, satu KM. Alvin, pas kecil, lampiran pas kecil, SKK, sertifikat, manifes, paspor, bawang bombay, kopi 100 kotak, pakaian bekas 96 karung, tempat tidur bekas 23 unit, ban bekas 100 unit, cooking hua enam kotak, teh lima kotak, kuaci 20 kotak, permen 12 kotak, Quaker 10 kotak, Milo 16 kotak, Mihun lima kotak, Lidi lima kotak, Asam dua kotak, Tepung 30 kilogram (Kg) lima karung, Tepung Kapur 10 plastik, dan gula batu satu kotak.***(dik)

Foto : Nakhoda dan ABK diamankan petugas Polair Polres Bengkalis bersama barang-barang tanpa dokumen yang sah asal Malaysia.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- BNNP Riau Musnahkan 3,5 Kilogram sabu dan 6686 Butir Ekstasi
- Penyeludupan 12 TKI di Rupat, Bengkalis,
Lima Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

- Bakar Lahan untuk Menanam Padi, Dua Petani Desa Pematang Obo, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kapolda Riau : Kayu Ditebang, Dibakar, lalu Jadi Kebun Sawit
- Konflik Lahan PSJ-NWR, Kadin: Jangan Seret Isu Diluar Proses Hukum
- Gadis 9 Tahun di Mandau, Bengkalis Mengaku Korban Cabul Supir Oplet
- Polda Riau Pulangkan 3 Korban Selamat Kapal Karam di Rupat ke Aceh
- Diduga Pelaku Karla Puluhan Hektar, Oknum ASN di Bengkalis Dijebloskan ke Penjara
- Merasa Dirugikan EDRG, Kapolres Inhu Himbau Masyarakat Segera Lapor
- 9 Korban Masih Hilang, Polda Tangkap Dua Tersangka Kapal TKI Tenggelam di Rupat
- Polda Riau Periksa 10 Korban Kapal Tenggelam di Dumai
- Sabu 19 Kg Disita, Polres dan BC Bengkalis Ringkus Tiga Kurir Antar Provinsi
- Berkas Lengkap, Tiga Tersangka Korupsi Kredit Macet PT PER Tahap 2
- Digugat karena Babat 3 Ribu Hektar Kebun Sawit, Pemprov Riau Terancam Denda Rp12 Triliun
- Miliki 3 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi, Warga Rohul Diringkus BNNP Riau
- Seorang Personil Tersangkut Narkoba, Satpol Inhu Segera Tes Urine Seluruh Anggota
- Pompong Angkut TKI Tenggelam di Pulau Rupat, 10 Korban Hilang
- Dua Penyelundup 3 Kg Sabu Ditangkap Polda Riau di Kandis
- Diduga Korsleting, Suzuki Carry di Duri, Bengkalis Ludes Terbakar
- 4 Kg Lebih Sabu Disita, 6 Pengedar Sabu di Pekanbaru dan Bengkalis Digulung Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com