Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:51
Prihatin dengan Kondisi Bocah Penderita TBC di Tualang, DPP-LBLK Berikan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:23
Ringankan Korban Kebakaran di Tualang, DPD LHMR-RMB Siak Salurkan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:19
Peringati HPN 2020, PWI Siak Siap Gelar Berbagai Kegiatan

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:38
Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:29
M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR

Sabtu, 22 Pebruari 2020 19:27
Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Januari 2020 16:30
Dua Terdakwa Divonis Mati, PN Bengkalis Tangani 728 Perkara Pidana

Kurun waktu Januari-Desember 2019, PN Bengkalis tangani 728 perkara pidana biasa atau umum.  Tertinggi narkotika, dua terdakwa divonis mati.

Riauterkini-BENGKALIS- Kurun waktu 2019, Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis telah menangani 728 perkara tindak pidana umum dari dua wilayah hukum, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dari perkara pidana umum hampir menyentuh angka 1.000 itu, dari wilayah hukum Bengkalis berjumlah 579 perkara dan dari Kepulauan Meranti (Selat Panjang) berjumlah 149 perkara.

Sedangkan perkara paling menonjol adalah tindak pidana penyalahgunaan (lahgun) narkotika mencapai 411 perkara, disusul pencurian 116 perkara, selanjutnya perlindungan anak 40 perkara, disusul penganiayaan dengan 25 perkara, ada pidana lalu lintas ditangani sebanyak 15 perkara.

Demikian diungkapkan Ketua PN Bengkalis Rudi Ananta Wijaya, S.H, M.H didampingi Waka PN Hendah Karmila Devi, S.H, M.H, para hakim, Zia Ul Jannah, S.H, Wimmi D. Simarmata, S.H, Aulia Fhatma Widhola, S.H, M.H, Annisa Sitawati, S.H, Mohd. Rizky Musmar, S.H, dan sejumlah jajaran saat jumpa pers, Selasa (14/1/20) siang.

"Selama tahun 2019, jumlah perkara yang kami tangani khusus untuk pidana umum 728 perkara dari Bengkalis dan Kepulauan Meranti, tertinggi perkara narkotika," ungkap Rudi Ananta.

Sementara itu, terkait dengan perkara narkotika yang ditangani, PN juga menjatuhkan vonis hukuman dengan pidana mati terhadap dua terdakwa dari Bengkalis.

"Dari perkara yang menjadi perhatian ini, tahun 2019 yang lalu dua terdakwa divonis dengan status pidana mati," tegas Rudi.

Sementara itu, untuk perkara lalu lintas, PN tangani sebanyak 12.997 perkara didominasi oleh tilang pengendara, antara lain dari Bengkalis sebanyak 11.667 perkara, dan Selatpanjang sebanyak 1.320 berkas.

Izin penyitaan yang masuk ke PN 647 berkas, izin penggeledahan 323 berkas, permintaan diversi terkait perkara anak masuk 7 berkas.

Kemudian, sambung Rudi, untuk perkara perdata yang ditangani PN selama 2019, terdiri dari sisa tahun 2018 lalu 2 perkara, yang masuk 2019 sebanyak 51 perkara putus 37 perkara sisa 16 perkara masih dalam proses persidangan.

Lalu, gugatan sederhana masuk 46 perkara putus 44 perkara sisa 2 perkara. Permohonan yang masuk ada 119 perkara, putus 119 perkara. Eksekusi yang masuk 9 perkara, putus 8 perkara sisa 1 perkara menunggu proses eksekusi. Gugatan juga ada yang masuk melalui e-court ada 12 perkara.

Konsinyasi atas pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai masuk tahun 2019 sebanyak 58 berkas, dan konsinyasi yang sudah menerima uang ganti rugi sebanyak 54 berkas dan yang belum ada 4 berkas (1 didelegasikan).

"Dan untuk diketahui juga bahwa di 2019, PN menangani tunggakan perkara 2018 sebanyak 229 perkara, berjalan di 2019 dan alhamdulillah di awal 2020 ini tunggakan hanya 100 perkara. Artinya tunggakan bukan berarti tidak dikerjakan, akan tetapi perkara yang belum selesai disidangkan pada 2019 dan masih berlanjut di 2020 ini, karena masuk perkaranya ke PN di akhir tahun 2019," katanya lagi.***(dik)

Foto : Jajaran PN Bengkalis gelar jumpa pers, Selasa (14/1/19) siang.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar
- Melawan Polisi Saat Ditangkap, Seorang PNS Inhil Ditembak
- Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras
- Kebakaran di Lipatkain Ludeskan Rumah dan Mobil Kijang Kapsul
- Ngaku di Persidangan, Terdakwa Rampok Ortu Ketua KNPI Pelalawan tak Beraksi Tunggal
- Sehari, Polisi Ringkus Empat "Pengusaha" Sabu-sabu di Bengkalis
- Diduga Sakit, Buruh Serabutan di Duri Ditemukan Membusuk
- Biadab, Seorang Paman di Bathin Solapan, Bengkalis Tega Cabuli Keponakan Sendiri
- Maling Kerbau Antar Kabupaten Ditangkap Warga Mandau, Bengkalis
- Terlibat Narkoba Besar, BNN Berharap Oknum Polisi Asal Bengkalis Dihukum Mati
- Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing, Polda Riau Mutasi Sejumlah Perwira
- Crgah Penyimpangan Dana Desa, Pemkab Siak Gandeng Kejaksaan Gulitkan Progtam 'Jaga Desa'
- Melebihi Tuntutan Jaksa, Direktur Penilap Dana Perusahaan Divonis 3 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Terlibat, BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Butir Ekstasi dan 10 Kg Sabu
- Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Penganiayaan Dengan Tersangka Anak Bupati Rohil
- Ngaku Dapat Bisikan Ghaib, Polisi Cek Kejiwaan Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru
- Sat Res Narkoba Polres Rohil Musnahkan 38 Butir Ekstasi
- Kapolres Inhu Pastikan Berita Upaya Penculikan Anak Hoax
- Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru Berdalih Dapat Bisikan Ghaib
- Sadis, Seorang Ayah di Pekanbaru Cekik Anaknya Hingga Tewas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com