Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Januari 2020 13:00
Bupati Kuansing Bersama Jajaran Senam Sehat Bersama

Selasa, 21 Januari 2020 09:55
Terima Gelar Adat LAMR, Bupati Bengkalis Sebut Kehormatan Tertinggi

Senin, 20 Januari 2020 21:43
Honorer dan Pengedar Sabu di Bengkalis Diringkus Polisi

Senin, 20 Januari 2020 20:30
Beri Motivasi Para Penghapal Al Quran, Syaikh dari Palestina Ini Sambangi Sejumlah Masjid di Riau

Senin, 20 Januari 2020 20:17
Anggota Dewan Datang Saat Eksekusi Lahan, Nurul Huda: Bisa Dituduh Menghasut

Senin, 20 Januari 2020 19:48
Kapolda Riau Copot Kapolsek Teluk Meranti Diduga Akibat Karhutla

Senin, 20 Januari 2020 18:32
Sekdaprov Riau Prihatin Melihat Kondisi Bangunan Mess Pemprov Riau di Jakarta

Senin, 20 Januari 2020 17:29
Porkab III Bengkalis, ‎Cabor Tinju Akan Gelar Pertandingan di Lapangan Tugu

Senin, 20 Januari 2020 16:19
MoU PT Jamkrida Riau, Perbarindo dan BPR se-Riau Jadi Momentum Peningkatan Kembangkan UMKM

Senin, 20 Januari 2020 15:07
Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Januari 2020 16:30
Dua Terdakwa Divonis Mati, PN Bengkalis Tangani 728 Perkara Pidana

Kurun waktu Januari-Desember 2019, PN Bengkalis tangani 728 perkara pidana biasa atau umum.  Tertinggi narkotika, dua terdakwa divonis mati.

Riauterkini-BENGKALIS- Kurun waktu 2019, Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis telah menangani 728 perkara tindak pidana umum dari dua wilayah hukum, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dari perkara pidana umum hampir menyentuh angka 1.000 itu, dari wilayah hukum Bengkalis berjumlah 579 perkara dan dari Kepulauan Meranti (Selat Panjang) berjumlah 149 perkara.

Sedangkan perkara paling menonjol adalah tindak pidana penyalahgunaan (lahgun) narkotika mencapai 411 perkara, disusul pencurian 116 perkara, selanjutnya perlindungan anak 40 perkara, disusul penganiayaan dengan 25 perkara, ada pidana lalu lintas ditangani sebanyak 15 perkara.

Demikian diungkapkan Ketua PN Bengkalis Rudi Ananta Wijaya, S.H, M.H didampingi Waka PN Hendah Karmila Devi, S.H, M.H, para hakim, Zia Ul Jannah, S.H, Wimmi D. Simarmata, S.H, Aulia Fhatma Widhola, S.H, M.H, Annisa Sitawati, S.H, Mohd. Rizky Musmar, S.H, dan sejumlah jajaran saat jumpa pers, Selasa (14/1/20) siang.

"Selama tahun 2019, jumlah perkara yang kami tangani khusus untuk pidana umum 728 perkara dari Bengkalis dan Kepulauan Meranti, tertinggi perkara narkotika," ungkap Rudi Ananta.

Sementara itu, terkait dengan perkara narkotika yang ditangani, PN juga menjatuhkan vonis hukuman dengan pidana mati terhadap dua terdakwa dari Bengkalis.

"Dari perkara yang menjadi perhatian ini, tahun 2019 yang lalu dua terdakwa divonis dengan status pidana mati," tegas Rudi.

Sementara itu, untuk perkara lalu lintas, PN tangani sebanyak 12.997 perkara didominasi oleh tilang pengendara, antara lain dari Bengkalis sebanyak 11.667 perkara, dan Selatpanjang sebanyak 1.320 berkas.

Izin penyitaan yang masuk ke PN 647 berkas, izin penggeledahan 323 berkas, permintaan diversi terkait perkara anak masuk 7 berkas.

Kemudian, sambung Rudi, untuk perkara perdata yang ditangani PN selama 2019, terdiri dari sisa tahun 2018 lalu 2 perkara, yang masuk 2019 sebanyak 51 perkara putus 37 perkara sisa 16 perkara masih dalam proses persidangan.

Lalu, gugatan sederhana masuk 46 perkara putus 44 perkara sisa 2 perkara. Permohonan yang masuk ada 119 perkara, putus 119 perkara. Eksekusi yang masuk 9 perkara, putus 8 perkara sisa 1 perkara menunggu proses eksekusi. Gugatan juga ada yang masuk melalui e-court ada 12 perkara.

Konsinyasi atas pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai masuk tahun 2019 sebanyak 58 berkas, dan konsinyasi yang sudah menerima uang ganti rugi sebanyak 54 berkas dan yang belum ada 4 berkas (1 didelegasikan).

"Dan untuk diketahui juga bahwa di 2019, PN menangani tunggakan perkara 2018 sebanyak 229 perkara, berjalan di 2019 dan alhamdulillah di awal 2020 ini tunggakan hanya 100 perkara. Artinya tunggakan bukan berarti tidak dikerjakan, akan tetapi perkara yang belum selesai disidangkan pada 2019 dan masih berlanjut di 2020 ini, karena masuk perkaranya ke PN di akhir tahun 2019," katanya lagi.***(dik)

Foto : Jajaran PN Bengkalis gelar jumpa pers, Selasa (14/1/19) siang.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Honorer dan Pengedar Sabu di Bengkalis Diringkus Polisi
- Pinjaman UEDSP Fiktif,
Kejari Bengkalis Resmi Tahan Mantan Kades Bukitbatu

- Polda Riau Tetapkan 12 Orang Tersangka Karhutla
- Polres Bengkalis Amankan Enam Tersangka Pembakar Lahan Gambut 84,5 Hektar
- Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta
- Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Truk Tangki CPO Seruduk Rumah Warga Duri
- Ganggu Kenyamanan, Belasan Sepeda Motor Knalpot Bising di Bengkalis Diamankan Polisi
- Angkut Sabu 10 Kg dan 14.581 Butir Pil Ekstasi,
Dua Warga Bengkalis Divonis Mati

- Polda Riau Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Pompa Air BPBD Bengkalis
- Polda Riau Tetapkan Sembilan Tersangka Pembakar Hutan
- Dua Bandar Sabu Diringkus Polsek Bantan, Bengkalis
- Kapolres Kuansing Keliling Seluruh Polsek, Pastikan Kesiagaan Personil
- Tilap Dana Perusahaan Miliaran Rupiah, Mantan GM Hiburan Malam Diadili
- Pegang Pistol Rakitan Saat Keributan, Pria di Kabun ini Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Kasus Korupsi Dana Hibah Pemko Pekanbaru, MPC PP Datangi Kejaksaan
- Kadivpas Kumham Wilayah Riau Diperiksa Polda Jatim
- Polda Riau Cokok Tiga Orang Pemain Judi Online
- Dua Terdakwa Divonis Mati, PN Bengkalis Tangani 728 Perkara Pidana
- Mayat Pemulung Wanita di Parit Bikin Geger Warga Rumbai, Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com