Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 20:53
PSF Chapter Riau Korwil Rohul Bantu Masjid Silaturrahim Wonosri Timur

Ahad, 23 Pebruari 2020 20:23
Proyek WC Dan Menara View Bono Ambruk Sebelum Diserah Terimakan

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:58
Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 16 Januari 2020 17:37
Angkut Sabu 10 Kg dan 14.581 Butir Pil Ekstasi,
Dua Warga Bengkalis Divonis Mati


Terbukti terlibat memiliki dan mengangkut sabu-sabu berat kotor 10 Kg dan 14.581 butir pil ekstasi, PN Bengkalis vonis dua terdakwa hukuman mati. 

Riauterkini-BENGKALIS- Terdakwa Muhammad Dahlan alias Lan dan Andi alias Andi, diduga kurir atau tukang gendong sebanyak berat kotor 10 kilogram (Kg) racun saraf jenis sabu-sabu dan 14.581 butir pil ekstasi dari Bengkalis tujuan Pekanbaru divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dengan pidana mati.

Putusan terhadap perkara limpahan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Hendah Karmila Devi, S.H, M.H, didampingi dua hakim anggota, Zia Ul Jannah, S.H, dan Wimmi D. Simarmata, S.H di Ruang Cakra, Kamis (16/1/20) petang.

Sementara itu JPU, Jhon Freddy, S.H, dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, sedangkan kedua terdakwa didampingi Penasehat Hukum (PH) dari Posbakum, Farizal, S.H dan Dessry Kurniawati, S.H.

Putusan majelis itu, jauh lebih berat dibandingkan dengan tuntutan JPU sebelumnya, yang hanya meminta hakim menghukum selama 20 tahun penjara.

Menurut majelis hakim, kedua terdakwa, Dahlan dan Andi merupakan aktor penting dalam kasus peredaran barang yang merusak generasi bangsa itu, antara kurir dengan bandar atau pemodal.

"Sesuai dengan keterangan saksi-saksi yang terungkap dalam persidangan, kedua terdakwa terbukti secara sah dengan sadar melanggar hukum. Oleh karena itu diputuskan dijatuhi hukuman mati," vonis Ketua Majelis, Hendah Karmila Devi.

Atas putusan majelis itu, PH kedua terdakwa menyatakan banding, sementara JPU, pikir-pikir.

"Kami akan mengupayakan banding atas putusan ini," ungkap PH kedua terdakwa, Windrayanto, S.H.

Sebelumnya, kasus ini terungkap setelah pihak Ditres Narkoba Polda Riau memperoleh informasi dari masyarakat angkutan narkoba dari Bengkalis ke Pekanbaru. Terdakwa Dahlan yang sudah menjadi target operasi (TO) petugas berhasil diringkus, Selasa (2/7/19) sekitar pukul 21.30 WIB oleh Tim Ditres Narkoba Polda Riau di salah satu warung makan di Kelurahan Sungai Pakning, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis.

Setelah tertangkap, petugas menginterogasi Dahlan, dimana menyimpan sabu-sabu itu dan diakuinya bahwa barang itu disimpan oleh terdakwa Andi di rumahnya.

Selanjutnya, Tim Ditres Narkoba Polda Riau menyeberang ke Bengkalis dan menunjukkan rumah terdakwa Andi, Rabu (3/7/19) sekitar pukul 00.30 WIB.

Selain meringkus terdakwa Andi di rumahnya, petugas kepolisian juga menyita barang bukti berupa sabu-sabu disimpan di dapur rumah dalam kotak kardus dikemas dalam 10 bungkus plastik warna hijau berat bersih 9.793,51 gram.

Kemudian satu bungkus jenis pil ekstasi warna hijau muda berlogo spongbob diketahui berat bersihnya 918,63 gram atau lebih kurang 2.870 butir. Lalu, dua bungkus jenis pil ekstasi warna hijau muda berlogo minion berat bersih seluruhnya 2.830,89 gram atau lebih kurang 8.846 butir.

Lalu, satu bungkus jenis pil ekstasi warna cokelat berlogo bintang berat bersih 1.031,24 gram atau lebih kurang 2.865 butir.***(dik)

Foto : Terdakwa Dahlan dan Andi dalam sidang putusan sebagai pemilik sabu-sabu berat kotor 10 Kg dan belasan ribu pil ekstasi. Keduanya divonis mati PN Bengkalis, Kamis (16/1/20) petang.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar
- Melawan Polisi Saat Ditangkap, Seorang PNS Inhil Ditembak
- Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras
- Kebakaran di Lipatkain Ludeskan Rumah dan Mobil Kijang Kapsul
- Ngaku di Persidangan, Terdakwa Rampok Ortu Ketua KNPI Pelalawan tak Beraksi Tunggal
- Sehari, Polisi Ringkus Empat "Pengusaha" Sabu-sabu di Bengkalis
- Diduga Sakit, Buruh Serabutan di Duri Ditemukan Membusuk
- Biadab, Seorang Paman di Bathin Solapan, Bengkalis Tega Cabuli Keponakan Sendiri
- Maling Kerbau Antar Kabupaten Ditangkap Warga Mandau, Bengkalis
- Terlibat Narkoba Besar, BNN Berharap Oknum Polisi Asal Bengkalis Dihukum Mati
- Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing, Polda Riau Mutasi Sejumlah Perwira
- Crgah Penyimpangan Dana Desa, Pemkab Siak Gandeng Kejaksaan Gulitkan Progtam 'Jaga Desa'
- Melebihi Tuntutan Jaksa, Direktur Penilap Dana Perusahaan Divonis 3 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Terlibat, BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Butir Ekstasi dan 10 Kg Sabu
- Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Penganiayaan Dengan Tersangka Anak Bupati Rohil
- Ngaku Dapat Bisikan Ghaib, Polisi Cek Kejiwaan Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru
- Sat Res Narkoba Polres Rohil Musnahkan 38 Butir Ekstasi
- Kapolres Inhu Pastikan Berita Upaya Penculikan Anak Hoax
- Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru Berdalih Dapat Bisikan Ghaib


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com