Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:51
Prihatin dengan Kondisi Bocah Penderita TBC di Tualang, DPP-LBLK Berikan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:23
Ringankan Korban Kebakaran di Tualang, DPD LHMR-RMB Siak Salurkan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:19
Peringati HPN 2020, PWI Siak Siap Gelar Berbagai Kegiatan

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:38
Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:29
M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Januari 2020 10:54
Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta

Dugaan penyimpangan anggaran Rp6 miliar proyek pompa air gagal BPBD Bengkalis mulai disidik. Polda Riau cek legalitas PT PWH ke Jakarta.

Riauterkini - PEKANBARU - Setelah adanya temuan proyek pengadaan pompa air di Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis, Riau yang gagal dilakukan, Polda Riau verifikasi perusaan pemenang yakni PT PWH. Sejatinya proyek 86 pompa air itu dilaksanakan 2019 lalu di Bengkalis. Namun, itu gagal dilakukan.

Kabid Humas Polda Riau, saat dikonfirmasi riauterkini.com, membenarkan adanya verifikasi yang dilakukan Polda Riau terhadap perusahaan tersebut.

"Iya benar, tim penyidik telah berangkat ke Jakarta," terangnya.

PT PWH seharusnya mengerjakan proyek tersebut sejak 2019 lalu. Namun, proyek yang dianggarkan senilai Rp6 miliar dan ditenderkan di Unit Pelayanan Pengadaan Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Pokja IX tersebut justru belum dilakukan.

Hal ini menjadi sorotan Polda Riau sesuai lantaran sebelumnya Polda Riau dan jajarannya menjadikan karhutla sebagai prioritas.

Sementara, sejak awal tahun 2020 lalu justru Bengkalis menjadikan kawasan yang menyumbangkan daerah terluas terjadi karhutla.

Hal ini dikatakan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi sangat berhubungan dengan ketidaktersediaan pompa air pemadaman karhutla yang gagal diadakan pada 2019.

Hingga saat ini, pemadaman karhutla juga tengah dilakukan di beberapa daerah di Riau. Seperti juga di wilayah Bengkalis itu. Dimana kemarin, Jum'at (17/01/20) tim gabungan terdiri atas 79 personel dari Polri, TNI, Manggala Agni, Damkar dan Satpol PP, BPBD dan Masyarakat Peduli Api (MPA) tengah berjibaku memadamkan api di kawasan pesisir Riau itu.

Dimana dihari ketiga tim gabungan berupaya melakukan pemadaman terdapat 18 titik hot spot dengan kategori low 2 titik, medium 10 titik, dan high 6 titik. Kemudian terdeteksi pula 13 titik api yang berada di Bengkalis, yakni di Rupat dan Mandau. ***(Rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar
- Melawan Polisi Saat Ditangkap, Seorang PNS Inhil Ditembak
- Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras
- Kebakaran di Lipatkain Ludeskan Rumah dan Mobil Kijang Kapsul
- Ngaku di Persidangan, Terdakwa Rampok Ortu Ketua KNPI Pelalawan tak Beraksi Tunggal
- Sehari, Polisi Ringkus Empat "Pengusaha" Sabu-sabu di Bengkalis
- Diduga Sakit, Buruh Serabutan di Duri Ditemukan Membusuk
- Biadab, Seorang Paman di Bathin Solapan, Bengkalis Tega Cabuli Keponakan Sendiri
- Maling Kerbau Antar Kabupaten Ditangkap Warga Mandau, Bengkalis
- Terlibat Narkoba Besar, BNN Berharap Oknum Polisi Asal Bengkalis Dihukum Mati
- Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing, Polda Riau Mutasi Sejumlah Perwira
- Crgah Penyimpangan Dana Desa, Pemkab Siak Gandeng Kejaksaan Gulitkan Progtam 'Jaga Desa'
- Melebihi Tuntutan Jaksa, Direktur Penilap Dana Perusahaan Divonis 3 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Terlibat, BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Butir Ekstasi dan 10 Kg Sabu
- Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Penganiayaan Dengan Tersangka Anak Bupati Rohil
- Ngaku Dapat Bisikan Ghaib, Polisi Cek Kejiwaan Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru
- Sat Res Narkoba Polres Rohil Musnahkan 38 Butir Ekstasi
- Kapolres Inhu Pastikan Berita Upaya Penculikan Anak Hoax
- Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru Berdalih Dapat Bisikan Ghaib
- Sadis, Seorang Ayah di Pekanbaru Cekik Anaknya Hingga Tewas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com