Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 18:58
Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:51
Prihatin dengan Kondisi Bocah Penderita TBC di Tualang, DPP-LBLK Berikan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:23
Ringankan Korban Kebakaran di Tualang, DPD LHMR-RMB Siak Salurkan Bantuan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Januari 2020 17:29
Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades Sako, Kuansing Dihukum 4,5 Tahun Penjara

Kades Sako, Kuansing dinyatakan terbukti korupsi dana desa. Hakim ganjar terdakwa dengan 4.5 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU- Seorang kepala desa (Kades) di Kabupaten Kuantan Singinggi (Kuansing), yang menjalani sidang tindak pidana korupsi di pengadilan tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Hanya bisa menyesali perbuatannya, setelah majelis hakim menyatakan dirinya terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara.

Atas perbuatannya yang merugikan negara sebesar Rp 400 juta lebih itu. Andika, sang kades di Desa Sako, Kecamatan Pangean Kuansing itu, harus mendekam dibalik jeruji penjara selama 4 tahun 6 bulan (4,5 tahun).

Dalam amar putusan majelis hakim yang diketuai Mahyudin, pada sidang Selasa (21/1/20) siang itu. Terdakwa Andika terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

" Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan. Terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 400 juta atau dapat diganti (subsider) dengan hukuman kurungan badan selama 2 tahun," ujar Mahyudin.

Andika, menyatakan pikir pikir atas vonis majelis hakim, yang turun dari tuntutan jaksa tersebut. Sementara jaksa penuntut, Muhamad Gempa Awaljon Putra, juga menyatakan pikir pikir apakah menerima atau banding dengan putusan majelis hakim.

Sebelumnya, terdakwa Andika dituntut hukuman pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan. Terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 576 652 000 atas subsider 3 tahun.

Perbuatan sang kades itu diketahui tahun 2018 lalu, usai melaksanakan kegiatan peningkatan jalan di Desa Sako.

Berawal, tahun 2016. Desa Sako, Kecamatan Pangean mendapat kucuran dana melakui APBDes sebesar Rp 1,207,571,000 untuk kegiatan Pembangunan, Pemanfaatan dan Pemeliharan Jalan.

Dari tiga kegiatan proyek peningkatan jalan tersebut, yang terealisasi hanya sebesar Rp 799.687.000. sedangkan tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh terdakwa.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar
- Melawan Polisi Saat Ditangkap, Seorang PNS Inhil Ditembak
- Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras
- Kebakaran di Lipatkain Ludeskan Rumah dan Mobil Kijang Kapsul
- Ngaku di Persidangan, Terdakwa Rampok Ortu Ketua KNPI Pelalawan tak Beraksi Tunggal
- Sehari, Polisi Ringkus Empat "Pengusaha" Sabu-sabu di Bengkalis
- Diduga Sakit, Buruh Serabutan di Duri Ditemukan Membusuk
- Biadab, Seorang Paman di Bathin Solapan, Bengkalis Tega Cabuli Keponakan Sendiri
- Maling Kerbau Antar Kabupaten Ditangkap Warga Mandau, Bengkalis
- Terlibat Narkoba Besar, BNN Berharap Oknum Polisi Asal Bengkalis Dihukum Mati
- Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing, Polda Riau Mutasi Sejumlah Perwira
- Crgah Penyimpangan Dana Desa, Pemkab Siak Gandeng Kejaksaan Gulitkan Progtam 'Jaga Desa'
- Melebihi Tuntutan Jaksa, Direktur Penilap Dana Perusahaan Divonis 3 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Terlibat, BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Butir Ekstasi dan 10 Kg Sabu
- Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Penganiayaan Dengan Tersangka Anak Bupati Rohil
- Ngaku Dapat Bisikan Ghaib, Polisi Cek Kejiwaan Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru
- Sat Res Narkoba Polres Rohil Musnahkan 38 Butir Ekstasi
- Kapolres Inhu Pastikan Berita Upaya Penculikan Anak Hoax
- Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru Berdalih Dapat Bisikan Ghaib


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com