Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:51
Prihatin dengan Kondisi Bocah Penderita TBC di Tualang, DPP-LBLK Berikan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:23
Ringankan Korban Kebakaran di Tualang, DPD LHMR-RMB Siak Salurkan Bantuan

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:19
Peringati HPN 2020, PWI Siak Siap Gelar Berbagai Kegiatan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 21 Januari 2020 17:33
4 Kg Lebih Sabu Disita, 6 Pengedar Sabu di Pekanbaru dan Bengkalis Digulung Polisi

Jajaran Polresta Pekanbaru berhasil menangkap enam pengedar narkoba. Tim Opsnal juga mengamankan lebih 4 kilogram sabu.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebanyak enam pengedar narkotika di Pekanbaru dan Bengkalis berhasil diringkus oleh polisi dengan total barang bukti 4 kilogram lebih sabu-sabu. Para tersangka itu sendiri merupakan hasil tangkapan dari tim Opsnal Polresta Pekanbaru dan Polsek Sukajadi.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya, para tersangka tersebut ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda-beda. Dua diantaranya adalah warga Kabupaten Pidie Aceh Pidie, yakni Baihaqi Zubir (38) dan Muhammad Yedi (22). Sedangkan 4 tersangka lain yaitu Khusaini (40), Supani (50), Dekky Purwanto (22) dan Aryadi (34) merupakan warga Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

"Dari para tersangka ini, kita amankan juga total barang bukti 4 kilogram lebih sabu-sabu. Sepucuk Airsoftgun, beberapa unit handphone, timbangan digital dan dua unit kendaraan roda empat," ujarnya didampingi Kasat Narkoba, Kompol Deddy Herman dan Kapolsek Sukajadi, Kompol Zulfa ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti, Selasa (21/01/20).

Dia melanjutkan, untuk tersangka Baihaqi Zubir dan M Yedi, keduanya dibekuk oleh tim Opsnal Polsek Sukajadi di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan SM Amin, Kecamatan Tampan, Kamis (16/01/20) siang lalu. Kedua tersangka itu, sambung Nandang, datang jauh-jauh dari Kota Medan ke Pekanbaru mengendarai satu unit mobil Fortuner warna hitam B 1727 BJS dan berhenti di kawasan Stadion Utama Riau untuk melakukan transaksi narkoba. Begitu terciduk, ditemukan pula sebuah bungkusan teh cina berisi 1 kilogram sabu-sabu yang tersimpan rapi di dalam box speaker mobil. Barang haram itu sendiri didapatkan oleh kedua tersangka dari seseorang inisial An, yang berada di Medan, Sumut.

Sementara itu untuk 4 tersangka yang lain, Khusaini, Supani, Dekky dan Aryadi, mereka berempat merupakan tangkapan dari tim Opsnal Polresta Pekanbaru. Dari empat tersangka tersebut, polisi lebih dulu menangkap tersangka Dekky dan Aryadi di Wisma Jalur Kuansing, Jalan Punai, Kecamatan Bukit Raya, Selasa (14/01/20) siang lalu. Dari keduanya, polisi juga turut mengamankan barang bukti sepaket besar sabu-sabu seberat 1 kilogram lebih, seoucuk Airsoftgun beserta pelurunya, dompet dan satu unit mobil Avanza hitam nopol BM 1846 NV.

Masih kata Nandang, dari dua tersangka yang diangkap itu, polisi kemudian melakukan pengembangan lidik. Hasilnya, petugas kembali meringkus dua tersangka lagi, Khusaini dan Supani di rumahnya di Desa Bantan Air, Kabupaten Bengkalis, Rabu (15/01/20). Dari mereka berdua, polisi juga menemukan barang bukti tambahan 3 paket sedang sabu dan 2 paket besar sabu dengan berat lebih dari 2 kilogram. Lalu ada timbangan digital, handphone serta sebuah ember berwarna putih.

"Enam tersangka ini komplotan yang berbeda. Masih pengembangan lagi. Atas perbuatannya, para tersangka kita jerat dengan UU Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau mati," tegasnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar
- Melawan Polisi Saat Ditangkap, Seorang PNS Inhil Ditembak
- Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras
- Kebakaran di Lipatkain Ludeskan Rumah dan Mobil Kijang Kapsul
- Ngaku di Persidangan, Terdakwa Rampok Ortu Ketua KNPI Pelalawan tak Beraksi Tunggal
- Sehari, Polisi Ringkus Empat "Pengusaha" Sabu-sabu di Bengkalis
- Diduga Sakit, Buruh Serabutan di Duri Ditemukan Membusuk
- Biadab, Seorang Paman di Bathin Solapan, Bengkalis Tega Cabuli Keponakan Sendiri
- Maling Kerbau Antar Kabupaten Ditangkap Warga Mandau, Bengkalis
- Terlibat Narkoba Besar, BNN Berharap Oknum Polisi Asal Bengkalis Dihukum Mati
- Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing, Polda Riau Mutasi Sejumlah Perwira
- Crgah Penyimpangan Dana Desa, Pemkab Siak Gandeng Kejaksaan Gulitkan Progtam 'Jaga Desa'
- Melebihi Tuntutan Jaksa, Direktur Penilap Dana Perusahaan Divonis 3 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Terlibat, BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Butir Ekstasi dan 10 Kg Sabu
- Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Penganiayaan Dengan Tersangka Anak Bupati Rohil
- Ngaku Dapat Bisikan Ghaib, Polisi Cek Kejiwaan Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru
- Sat Res Narkoba Polres Rohil Musnahkan 38 Butir Ekstasi
- Kapolres Inhu Pastikan Berita Upaya Penculikan Anak Hoax
- Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru Berdalih Dapat Bisikan Ghaib
- Sadis, Seorang Ayah di Pekanbaru Cekik Anaknya Hingga Tewas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com