Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 28 Maret 2020 16:12
Gubri Minta Bupati/Wali Kota Data Semua Warga Baru Pulang Dari Berbagai Daerah

Sabtu, 28 Maret 2020 15:57
Tekan Dampak Covid-19, MPI Riau Ajak Gerakkan Sedekah Massal

Sabtu, 28 Maret 2020 13:51
Terpelset di Jamban, Lansia di Kuansing Hilang Terbawa Arus

Sabtu, 28 Maret 2020 12:49
Pasien Meninggal di RSUD Pangkalankerinci tak Terkait Corona

Jum’at, 27 Maret 2020 20:44
Supir Ngantuk, Truk Tangki CPO di Duri Adu Kuat

Jum’at, 27 Maret 2020 18:40
Kapolresta Pekanbaru Turun Padamkan Kebakaran Lahan di Rumbai

Jum’at, 27 Maret 2020 18:36
BBKSDA Riau Evakuasi Anakan Beruang Madu Terjerat

Jum’at, 27 Maret 2020 18:18
Sempat Dikarantina, 451 Warga Bengkalis dari Malaysia Dipulangkan ke Rumah Masing-masing

Jum’at, 27 Maret 2020 17:52
Melawan Corona, DPD IPK Riau Semprot Disinfektan di Sejumlah Rumah Ibadah

Jum’at, 27 Maret 2020 17:50
Loyalitas Kopi Savasana Hadirkan Kudapan Berkualitas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Pebruari 2020 09:19
Pemprov Riau Berupaya Kembalikan Kejayaan Ikan di Riau

Gubri mengatakan Pemprov Riau ingin mengembalikan kejayaan ikan di daerah ini. Hal ini disampaikannya saat temu ramah dengan Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I Sumatera.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan terus berupaya untuk mengembalikan kejayaan penghasilan ikan yang ada di Riau.

Ia menuturkan, rencana tersebut berdasarkan sejarah Riau pada masa dahulu. Dimana Provinsi Riau tepatnya di perairan Bagansiapiapi sempat menjadi penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

Ia juga mengatakan, Pemprov Riau akan memikirkan bagaimana meningkatkan penghasilan ikan di kolaborasikan dengan pariwisata, sehingga melalui hal tersebut akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan.

Hal tersebut disampaikan Syamsuar saat menjamu Mahasiswa Perikanan dalam agenda acara temu ramah bersama Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I Sumatera, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Provinsi Riau, Rabu malam (26/2/2020).

"Kami ingin mengembalikan kejayaan itu, nelayan juga harus sejahtera jangan sampai toke saja yang kaya masyarakat penghasilannya segitu saja," ucapnya.

Syamsuar menjelaskan, Provinsi Riau termasuk daerah yang cukup luas kawasan perairannya yang berbatasan langsung dengan perairan Malaysia. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Riau untuk memajukan sektor perikanannya.

Menurut Gubri, sejauh ini tangkapan ikan di Riau masih banyak, namun tidak seimbang antara pendapatan ikan oleh nelayan dibandingkan dengan produk yang didapatkannya.

"Perairan kita memang luas, tapi hasilnya belum nampak. Nelayan pernah curhat, ikan mereka dibeli oleh toke dengan harga murah kemudian dijual ke negara tetangga dan nelayan tidak bisa menolak karena tidak ada pasar lain sementara uangnya butuh," katanya.

Sebut Syamsuar, sebagai daerah yang berbatasan dengan negara luar, tantangan terbesar dibidang perikanan saat ini adalah berurusan dengan toke yang telah lama berkecimpung di perikanan yang menjual ikannya ke negara tetangga tanpa melalui pengawasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Sehingga mengakibatkan hasil ikan Riau dinikmati orang luar, sementara masyarakat Riau sendiri hanya mendapatkan bagian dari ikan-ikan kecil yang didapatkan nelayan.

"Ada empat pulau luar kita yang berbatasan dengan negara tetangga, aksesnya sangat mudah sekali untuk membawa hasil ikan kita ke negara mereka," ujar Syamsuar.

Melalui kesempatan tersebut, Gubri juga mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersatu padu dalam mengembalikan kejayaan perikanan di Riau, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di Riau.

"Mari sama-sama kita kembalikan Riau sebagai penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan Dunia," tutupnya. (mok/adv)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terpelset di Jamban, Lansia di Kuansing Hilang Terbawa Arus
- Supir Ngantuk, Truk Tangki CPO di Duri Adu Kuat
- Cegah Corona, Tim Gabungan di Pekanbaru Bubarkan 635 Warga Berkumpul Tengah Malam
- Tekan Penyebaran Covid-19, Sidang di PN Pekanbaru Digelar Secara Online
- 55 Orang Tersangka Dalam 48 LP Perkara Kahutla Ditangani Polda Riau
- Cegah Corona, Tahap II dan Pengambilan E Tilang di Kejari Pekanbaru Secara Online.
- Dua Tumbang Ditembak, Polresta Pekanbaru Gulung Komplotan Maling Mobil
- Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Plt Bupati Bengkalis
- 9 Hari Menginap, Pria Meninggal Di Ruko Dealer Yamaha Cabang Pinggir, Bengkalis
- Polres Pelalawan Sosialisasi Cegah Corona dan Bubarkan Warga di Lapangan Kreatif Pangkalankerinci
- Cegah Penyebaran Covid19, Polda Riau Gelar Patroli Skala Besar
- Motornya Tertabrak Truk, Danramil Sungai Apit Meninggal Dunia
- Anak Bupati Rohil Pelaku Penganiayaan Disidangkan
- Diduga Dikendalikan Dari Lapas, Wanita Cantik di Pekanbaru ini Miliki 140 Butir Happy Five Siap Edar
- Sidang PTUN Pekanbaru, UIN Suska Riau Menang Atas Gugatan DO Raja Godang
- Jelang Maghrib, Rumah Warga Duri Ludes Dilalap Api
- Korban Terakhir Empat Remaja Tenggelam di Airmolek, Inhu Ditemukan
- Beserta Tim Gabungan, KPBD Inhu Terus Cari Korban Tenggelam Airmolek
- Satu dari Korban Tenggelam di Airmolek Inhu Kembali Ditemukan
- Dua Ditemukan Tewas, 4 Remaja Tenggelam di Sungai Indragiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com