Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 2 Juli 2020 11:32
Bupati Kuansing Intruksikan Tracing Bagi Warga Pernah Kontak dengan SA

Kamis, 2 Juli 2020 11:10
Pandemi Covid-19, Program DMPA Arara Abadi Pertahankan Produksi Panen Petani Cabai di Talang Muandau, Bengkalis

Kamis, 2 Juli 2020 11:09
Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis

Rabu, 1 Juli 2020 21:18
Sejumlah Titik Anjungan Rusak, Nasabah BNI di Duri Mengular Narik Rupiah

Rabu, 1 Juli 2020 21:14
Tuntut Transparansi Anggaran UKT, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Rektorat UIN Suska Riau

Rabu, 1 Juli 2020 20:37
OJK: Waspada Info Hoak Tarik Dana di Perbankan

Rabu, 1 Juli 2020 20:20
Klaim Temukan Kecurangan, Balon Perseorangan Datangi Bawaslu Inhu

Rabu, 1 Juli 2020 18:58
Responsif Olahraga, Engah Eet Serahkan Peralatan Set Voly ke Warga Duri Timur

Rabu, 1 Juli 2020 18:52
Bahas Karhutla, Besok Gubri Ikuti Rakor Bersama Menkopolhukam

Rabu, 1 Juli 2020 18:02
Untuk Keempat Kalinya, Pemkab Inhil Sukses Raih Opini WTP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Mei 2020 21:10
Pengendali Jaringan Sabu Internasional,
Cunding, Pria Setengah Abad Divonis Mati PN Bengkalis


Terbukti terlibat pengendali jaringan narkotika sabu-sabu internasional, Cunding diganjar pidana mati PN Bengkalis. Barang bukti 43 kg sabu-sabu.

Riauterkini-BENGKALIS- Terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan sebagai pengendali jaringan internasional, pemuafakatan jahat tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu 43 kilogram (kg), Saprudin alias Cunding, pria berumur 52 tahun, diganjar dengan hukuman pidana mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Amar putusan itu dibacakan Majelis Hakim dipimpin Annisa Sitawati didampingi dua Hakim Anggota, Wimmi D. Simarmata dan Mohd. Rizky Musmar secara dalam jaringan (daring) atau sidang online, Rabu (20/5/20).

Disaksikan secara virtual oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Eriza Susila. Sedangkan terdakwa Cunding didampingi Penasehat Hukum (PH), Windrayanto.

Menurut majelis hakim, semua unsur dakwaan primer terhadap Cunding terbukti secara sah dan meyakinkan, melanggar Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

"Unsur setiap orang, melakukan permufakatan jahat menjual, menawarkan dan jadi perantara jual beli narkotika golongan satu melebih satu kilogaram terpenuhi," terang Anggota Majelis Hakim, Wimmi D. Simarmata saat membacakan pertimbangan majelis.

Selain itu majelis hakim juga secara tegas menolak permintaan terdakwa meminta keringanan hukuman. Sehingga tidak ada hal yang meringankan terdakwa dalam putusan hakim.

"Mengingat segala pertimbangan dan fakta persidangan terdakwa secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dan permufakatan jahat, menjatuhkan terdakwa dengan pidana mati," tegas Wimmi membacakan putusan.

Mendengar amar putusan ini, pria separuh baya terlihat tenang dengan mengenakan baju berkerah lengan panjang.

Terhadap putusan majelis tersebut, secara tegas terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan banding terhadap. Sementara itu, JPU menyatakan pikir-pikir.

"Kami merasa cukup berat hukuman yang diterima oleh klien kami, karena dalam perkara ini klien kami hanya bertugas setakat ngawal dan tidak tau apa dengan apa yang mana dikawalnya," ujar PH terdakwa, Windrayanto.

Untuk diketahui, terdakwa Saprudin alias Cunding berstatus buronan atau daftar pencarian orang (DPO) sebelum akhirnya berhasil diringkus polisi pada 26 November 2019 silam di Jalan Kompol Zainal Abidin, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur, Provinsi Jambi sekitar pukul 11.00 WIB.

Terkait dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu 43 kg itu, PN Bengkalis juga telah memvonis pidana mati empat terdakwa yakni tiga warga asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan satu terdakwa asal Jambi.

Keempat terdakwa ini masing-masing, Muhammad Rasyid (38), berdomisili di Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, lalu Hendri Hermansyah (41), beralamat Jalan Merak, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Keduanya dalam berkas dakwaan yang sama.

Selanjutnya terdakwa Ridwan alias Pak Ci (40), berdomisili di Dusun II Desa Sri Tiga, Kecamatan Sumbar Marga Telang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel dan Abdul Kholid alias Alip (40), warga Kelurahan Sumber Rezeki, Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin.

Para terdakwa diyakini sebagai jaringan internasional ini, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah barang haram edar puluhan kilo itu diungkap oleh Tim Mabes Polri dan meringkus empat tersangka di Desa Dompas, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis, 21 Juli 2019 silam.

Mereka diamankan petugas dari dua unit minibus yang berbeda saat akan membawa barang itu ke luar dari Kabupaten Bengkalis.

Waktu itu petugas sempat lakukan aksi kejar-kejaran, berawal satu minibus berhasil ditangkap di kawasan Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, dengan berisikan tiga orang yakni terdakwa Abdul Kholid, Ridwan alias Pak Ci dan Saprudin.

Petugas melakukan pengejaran satu minibus lainnya, meskipun sempat membuang koper berisi barang bukti ke pinggir jalan, dua orang bernama Muhammad Rasyid dan Hedri Hermansyah berhasil diamankan petugas.***(dik)

Foto : Saprudin alias Cunding (52), menjalani sidang putusan, Rabu (20/5/20). Divonis pidana mati.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu
- Vonis Bebas Tangkap Ikan di Perairan NKRI,
Nelayan di Bengkalis Mengaku Kecewa

- Polda Riau Musnahkan Narkoba Barang Bukti 291 Tersangka
- Maling Ikan di Perairan NKRI,
Tiga Warga Malaysia Divonis Bebas PN Bengkalis

- Seorang Pria di Ukui, Pelalawan Ditemukan Tewas Gantung Diri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com