Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Januari 2021 21:29
4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Kuansing Bertambah 8 Orang

Jum’at, 15 Januari 2021 21:02
Tunaikan Kewajiban Demokrasi, Ketua KPU Bengkalis Ikut Nyoblos Anggota BPD

Jum’at, 15 Januari 2021 19:39
Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam

Jum’at, 15 Januari 2021 18:13
Tahun Anggaran Berakhir, Proyek Jalur Dua Airmolek Inhu Tetap Dikerjakan

Jum’at, 15 Januari 2021 18:03
Polda Riau Periksa 13 Saksi Terkait Sampah di Pekanbaru

Jum’at, 15 Januari 2021 17:44
Bertambah 170, Total Kasus Covid-19 di Riau Tembus 27 Ribu Lebih

Jum’at, 15 Januari 2021 17:17
H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui

Jum’at, 15 Januari 2021 17:16
Mulai Hari Ini APBD Bengkalis 2021 Sudah Bisa Digunakan

Jum’at, 15 Januari 2021 17:03
Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau

Jum’at, 15 Januari 2021 11:01
Iwan Patah Sebut Banjir Menahun di Pekanbaru Akibat tak Punya Master Plan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Mei 2020 21:10
Pengendali Jaringan Sabu Internasional,
Cunding, Pria Setengah Abad Divonis Mati PN Bengkalis


Terbukti terlibat pengendali jaringan narkotika sabu-sabu internasional, Cunding diganjar pidana mati PN Bengkalis. Barang bukti 43 kg sabu-sabu.

Riauterkini-BENGKALIS- Terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan sebagai pengendali jaringan internasional, pemuafakatan jahat tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu 43 kilogram (kg), Saprudin alias Cunding, pria berumur 52 tahun, diganjar dengan hukuman pidana mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Amar putusan itu dibacakan Majelis Hakim dipimpin Annisa Sitawati didampingi dua Hakim Anggota, Wimmi D. Simarmata dan Mohd. Rizky Musmar secara dalam jaringan (daring) atau sidang online, Rabu (20/5/20).

Disaksikan secara virtual oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Eriza Susila. Sedangkan terdakwa Cunding didampingi Penasehat Hukum (PH), Windrayanto.

Menurut majelis hakim, semua unsur dakwaan primer terhadap Cunding terbukti secara sah dan meyakinkan, melanggar Pasal 114 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika.

"Unsur setiap orang, melakukan permufakatan jahat menjual, menawarkan dan jadi perantara jual beli narkotika golongan satu melebih satu kilogaram terpenuhi," terang Anggota Majelis Hakim, Wimmi D. Simarmata saat membacakan pertimbangan majelis.

Selain itu majelis hakim juga secara tegas menolak permintaan terdakwa meminta keringanan hukuman. Sehingga tidak ada hal yang meringankan terdakwa dalam putusan hakim.

"Mengingat segala pertimbangan dan fakta persidangan terdakwa secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dan permufakatan jahat, menjatuhkan terdakwa dengan pidana mati," tegas Wimmi membacakan putusan.

Mendengar amar putusan ini, pria separuh baya terlihat tenang dengan mengenakan baju berkerah lengan panjang.

Terhadap putusan majelis tersebut, secara tegas terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan banding terhadap. Sementara itu, JPU menyatakan pikir-pikir.

"Kami merasa cukup berat hukuman yang diterima oleh klien kami, karena dalam perkara ini klien kami hanya bertugas setakat ngawal dan tidak tau apa dengan apa yang mana dikawalnya," ujar PH terdakwa, Windrayanto.

Untuk diketahui, terdakwa Saprudin alias Cunding berstatus buronan atau daftar pencarian orang (DPO) sebelum akhirnya berhasil diringkus polisi pada 26 November 2019 silam di Jalan Kompol Zainal Abidin, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur, Provinsi Jambi sekitar pukul 11.00 WIB.

Terkait dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu 43 kg itu, PN Bengkalis juga telah memvonis pidana mati empat terdakwa yakni tiga warga asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan satu terdakwa asal Jambi.

Keempat terdakwa ini masing-masing, Muhammad Rasyid (38), berdomisili di Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, lalu Hendri Hermansyah (41), beralamat Jalan Merak, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Keduanya dalam berkas dakwaan yang sama.

Selanjutnya terdakwa Ridwan alias Pak Ci (40), berdomisili di Dusun II Desa Sri Tiga, Kecamatan Sumbar Marga Telang, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel dan Abdul Kholid alias Alip (40), warga Kelurahan Sumber Rezeki, Kecamatan Banyuasin, Kabupaten Banyuasin.

Para terdakwa diyakini sebagai jaringan internasional ini, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah barang haram edar puluhan kilo itu diungkap oleh Tim Mabes Polri dan meringkus empat tersangka di Desa Dompas, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis, 21 Juli 2019 silam.

Mereka diamankan petugas dari dua unit minibus yang berbeda saat akan membawa barang itu ke luar dari Kabupaten Bengkalis.

Waktu itu petugas sempat lakukan aksi kejar-kejaran, berawal satu minibus berhasil ditangkap di kawasan Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, dengan berisikan tiga orang yakni terdakwa Abdul Kholid, Ridwan alias Pak Ci dan Saprudin.

Petugas melakukan pengejaran satu minibus lainnya, meskipun sempat membuang koper berisi barang bukti ke pinggir jalan, dua orang bernama Muhammad Rasyid dan Hedri Hermansyah berhasil diamankan petugas.***(dik)

Foto : Saprudin alias Cunding (52), menjalani sidang putusan, Rabu (20/5/20). Divonis pidana mati.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam
- H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui
- Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau
- Polres Bengkalis Bekuk Tujuh Pelaku Judi Ikan-ikan
- Diduga Arus Pendek Listrik, 4 Ruko dan 1 Rumah di Duri Barat Terbakar
- Kajari Pimpin Sertijab Kasi Intel Kejari Kuansing
- Warga Tandun Tangkap Pencuri Sapi, 2 Pelaku Kabur dan Sopir Dibawa ke Polsek
- 4 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, 8 Orang Pelaku Turut Dibekuk Petugas
- Datangi Polda Riau, GMRB Minta Polisi Serius Tangani Dugaan Perambahan Hutan Sihol Pangaribuan
- Gerebek Rumah di Ngaso, Satresnarkoba Polres Rohul Sita Sabu 2,97 Gram
- Polsek Mandau Ringkus Lima Pengedar Sabu dan Ekstasi
- Agen dan Pemain Judi Togel di Mandau Diringkus Polisi
- Oknum Bendahara Desa di Pelalawan Ditahan Jaksa
- Diduga Postingan Palsu, Kasat Reskrim Polres Rohul Mengaku tak ada Penyekapan
- Peras Korban Pakai Video Call Seks, Warga Jambi Dibekuk Polda Riau
- Polsek Tembilahan Ringkus Tersangka Narkoba di Jalan R Soebrantas
- Pialang Judi Togel di Bathin Solapan Diringkus Polisi
- Pembunuh Mertua di Palembang Ditangkap di Kuansing
- Sekap dan Paksa Pekerja jadi Wanita Penghibur, Pemilik Penginapan di Rohul Ditangkap
- Paman Diduga Hamili Ponakan di Pinggir, Bengkalis Dijebloskan ke Penjara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com