Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 5 Desember 2020 19:00
Jumlah Pasien Sehat Covid-19 Lebih Banyak Dibanding Positif

Sabtu, 5 Desember 2020 15:28
Pasien Positif Covid-19 di Kuansing Hari ini Kembali Nihil

Sabtu, 5 Desember 2020 15:27
Ibunda Pj. Bupati Tutup Usia, Dandim 0303/Bengkalis Sampaikan Belasungkawa

Sabtu, 5 Desember 2020 15:06
Pilkada, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Paslon Patuhi Aturan

Sabtu, 5 Desember 2020 14:51
726 Lulusan Umri Diwisuda, Acrom Casani Tampil sebagai Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 5 Desember 2020 13:25
Optimis Menangi Pilkada Pelalawan, Tim HT Fokus Kawal Pencoblosan 9 Desember

Sabtu, 5 Desember 2020 12:44
Polres Inhil Gelar Pengamanan Perlintasan Persepeda di Tembilahan

Sabtu, 5 Desember 2020 12:41
Kabur ke Sumbar, Polda Riau Tangkap Pelaku Penganiaya Guru Ngaji Pesantren TDM

Sabtu, 5 Desember 2020 10:24
Utusan Riau Juara III Seleksi Abdiyasa Teladan Tingkat Nasional

Sabtu, 5 Desember 2020 08:12
Merasa Difitnah, Hendri Along Bersiap Lapor ke Polisi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Mei 2020 15:01
PT Riau Lemahkan Pidana Mati,
Empat Kurir 43 Kg Sabu Jaringan Internasional Divonis Seumur Hidup


Empat orang kurir sabu-sabu 43 kg sebelumnya divonis mati PN Bengkalis dilemahkan oleh PT Riau menjadi seumur hidup. JPU memastikan ajukan Kasasi ke MA.

Riauterkini-BENGKALIS- Vonis atau amar putusan dengan hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis terhadap empat terdakwa Muhammad Rasyid (38), Hendri Hermansyah (41), Ridwan alias Pak Ci (40), dan Abdul Kholid alias Alip (40), yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan sesuai fakta persidangan terlibat pemuafakatan jahat, jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 40 kilogram (kg) ternyata dilemahkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Riau.

Berdasarkan salinan putusan PT yang diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, diterima 12 Mei 2020 pekan lalu, seluruh terdakwa menerima pengurangan hukuman oleh Majelis Hakim PT Riau dengan vonis menjadi seumur hidup.

Atas putusan tersebut JPU memastikan akan mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis Nanik Kushartanti, S.H, M.H melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasdum), Iwan Roy Carles, S.H, M.H didampingi JPU Eriza Susila, S.H saat dikonfirmasi riauterkini.com, Jumat (22/5/20).

Sebelumnya, empat terdakwa yakni tiga orang asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan satu asal Jambi tersebut, divonis dengan pidana mati oleh PN Bengkalis karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemuafakatan jahat, kurir jaringan internasional pada sidang putusan, Kamis (19/3/20) lalu.

Pembacaan putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, Hendah Karmila Devi, S.H, M.H, didampingi dua Hakim Anggota, Zia Ul Jannah, S.H, dan Wimmi D. Simarmata, S.H di Ruang Sidang Cakra. Putusan juga disaksikan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eriza Susila, S.H dan Penasehat Hukum (PH) empat terdakwa Fahrizal, S.H.

Putusan ini juga sama dengan tuntutan JPU yang dibacakan sebelumnya, dengan hukuman pidana mati.

Sebelumnya, para terdakwa diyakini sebagai jaringan internasional itu diringkus oleh Tim Mabes Polri di Desa Dompas, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis, 21 Juli 2019 silam.

Mereka diamankan petugas dari dua unit minibus yang berbeda saat akan membawa sabu-sabu itu ke luar dari Kabupaten Bengkalis.

Waktu itu petugas sempat melakukan aksi kejar-kejaran, berawal satu minibus berhasil ditangkap di kawasan Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, dengan berisikan tiga orang yakni terdakwa Abdul Kholid, Ridwan alias Pak Ci dan Syafruddin. Syafrudin sempat melarikan diri dan saat itu masuk status DPO, namun saat ini sudah berhasil ditangkap petugas dan menjalani proses penyidikan. Dari minibus ini petugas tidak menemukan barang bukti.

Petugas melakukan pengejaran satu minibus lainnya, meskipun sempat membuang koper berisi barang bukti ke pinggir jalan, dua orang bernama Muhammad Rasyid dan Hedri Hermansyah berhasil diamankan petugas.***(dik)

Foto : Sidang empat terdakwa "gendong" sabu-sabu berat kotor 43 kg. Mereka divonis mati PN Bengkalis, Kamis (19/3/20) lalu.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Inhil Gelar Pengamanan Perlintasan Persepeda di Tembilahan
- Kabur ke Sumbar, Polda Riau Tangkap Pelaku Penganiaya Guru Ngaji Pesantren TDM
- Merasa Difitnah, Hendri Along Bersiap Lapor ke Polisi
- Diduga Ungkapan SARA, Timses AMAN Diperiksa Polda Riau
- Dugaan Gratifikasi, Bupati Kepulauan Meranti Dilaporkan ke KPK
- Tersangka Pidana Pilkada, Besok Berkas Simon Siahaan Dilimpahkan Kejari Pelalawan
- BB 2 Kasus Narkoba,
Polres Inhil Musnahkan Sejumlah Narkoba Berbagai Jenis

- Polda-Abujapi Riau Gelar Sosialisasi Perpol nomor 4/2020
- Bacok Petani di Kaiti, Warga Menaming Ditangkap Polisi Rohul
- Berita dan Video,
Polres Bengkalis Ringkus Lima Sindikat Pengedar Sabu

- BNNP Riau Bekuk Pengirim 6.594 Butir Ekstasi Lewat Jasa Ekspedisi
- Abaikan Peringatan Bawaslu, ASN Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Rugikan Seorang Janda Hingga Ratusan Juta,
WN Nigeria dan 4 WNI Pelaku Penipuan Online di Inhil Diringkus Polisi

- Berita dan Video,
Cetak Upal untuk Beli Sabu, Dua Pelaku Diringkus Polres Bengkalis

- Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Illegal Hasil Penindakan Senilai 18.7 Miliar
- Terima vonis Amril Mukminim, Jaksa Banding Istrinya Dinyatakan tak Terlibat
- Kambuh Edar Sabu, Residivis Diringkus Polres Bengkalis
- Jaksa Dibacok Mantan Suami dari Istrinya, Pelaku Diburu Polisi Rohul
- Ungkap Kasus Narkoba, Pemkab Apresiasi Personil Polres Inhil Berprestasi
- Polres Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pembalakan Liar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com