Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 31 Mei 2020 19:32
Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi

Ahad, 31 Mei 2020 17:10
Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan

Ahad, 31 Mei 2020 16:21
Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19

Ahad, 31 Mei 2020 08:41
16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama

Sabtu, 30 Mei 2020 21:17
Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau

Sabtu, 30 Mei 2020 20:52
SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan

Sabtu, 30 Mei 2020 18:54
Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil

Sabtu, 30 Mei 2020 15:14
Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes

Sabtu, 30 Mei 2020 11:31
Hasil Swab Negatif, 4 PDP Dipulangkan dari RSUD Telukkuantan

Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Mei 2020 15:01
PT Riau Lemahkan Pidana Mati,
Empat Kurir 43 Kg Sabu Jaringan Internasional Divonis Seumur Hidup


Empat orang kurir sabu-sabu 43 kg sebelumnya divonis mati PN Bengkalis dilemahkan oleh PT Riau menjadi seumur hidup. JPU memastikan ajukan Kasasi ke MA.

Riauterkini-BENGKALIS- Vonis atau amar putusan dengan hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis terhadap empat terdakwa Muhammad Rasyid (38), Hendri Hermansyah (41), Ridwan alias Pak Ci (40), dan Abdul Kholid alias Alip (40), yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan sesuai fakta persidangan terlibat pemuafakatan jahat, jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 40 kilogram (kg) ternyata dilemahkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Riau.

Berdasarkan salinan putusan PT yang diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, diterima 12 Mei 2020 pekan lalu, seluruh terdakwa menerima pengurangan hukuman oleh Majelis Hakim PT Riau dengan vonis menjadi seumur hidup.

Atas putusan tersebut JPU memastikan akan mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis Nanik Kushartanti, S.H, M.H melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasdum), Iwan Roy Carles, S.H, M.H didampingi JPU Eriza Susila, S.H saat dikonfirmasi riauterkini.com, Jumat (22/5/20).

Sebelumnya, empat terdakwa yakni tiga orang asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan satu asal Jambi tersebut, divonis dengan pidana mati oleh PN Bengkalis karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemuafakatan jahat, kurir jaringan internasional pada sidang putusan, Kamis (19/3/20) lalu.

Pembacaan putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, Hendah Karmila Devi, S.H, M.H, didampingi dua Hakim Anggota, Zia Ul Jannah, S.H, dan Wimmi D. Simarmata, S.H di Ruang Sidang Cakra. Putusan juga disaksikan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eriza Susila, S.H dan Penasehat Hukum (PH) empat terdakwa Fahrizal, S.H.

Putusan ini juga sama dengan tuntutan JPU yang dibacakan sebelumnya, dengan hukuman pidana mati.

Sebelumnya, para terdakwa diyakini sebagai jaringan internasional itu diringkus oleh Tim Mabes Polri di Desa Dompas, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis, 21 Juli 2019 silam.

Mereka diamankan petugas dari dua unit minibus yang berbeda saat akan membawa sabu-sabu itu ke luar dari Kabupaten Bengkalis.

Waktu itu petugas sempat melakukan aksi kejar-kejaran, berawal satu minibus berhasil ditangkap di kawasan Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, dengan berisikan tiga orang yakni terdakwa Abdul Kholid, Ridwan alias Pak Ci dan Syafruddin. Syafrudin sempat melarikan diri dan saat itu masuk status DPO, namun saat ini sudah berhasil ditangkap petugas dan menjalani proses penyidikan. Dari minibus ini petugas tidak menemukan barang bukti.

Petugas melakukan pengejaran satu minibus lainnya, meskipun sempat membuang koper berisi barang bukti ke pinggir jalan, dua orang bernama Muhammad Rasyid dan Hedri Hermansyah berhasil diamankan petugas.***(dik)

Foto : Sidang empat terdakwa "gendong" sabu-sabu berat kotor 43 kg. Mereka divonis mati PN Bengkalis, Kamis (19/3/20) lalu.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terkena Peluru Nyasar, Seorang Warga Rohil Tewas
- Melawan Usai Mencuri Puluhan Kursi Gereja, Pria di Pekanbaru Ini Ditembak Polisi
- Digunjingi di Medsos Terpergok Mesum di Hotel, Seorang Petinggi Indah Kiat Ngaku Hanya Antar Makanan
- Kasus Bongku, Ketua PN Bengkalis Meminta Seluruh Pihak Hormati Putusan Hakim
- Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Dihukum Denda Rp500 Ribu
- Gelapkan Pajak, Wakil Kuasa Direktur CV ABM Divonis 1,5 Tahun Penjara
- Gelar Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Terancam Empat Bulan Penjara
- Polres Rohil Bekuk komplotan Curas dan Sindikat Narkoba
- Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan
- Polres Dumai Proses Hukum Dua Pelaku Melawan Petugas Covid-19
- Polda Riau Sita 1.477 Lembar Kayu Ilegal
- PT Riau Lemahkan Pidana Mati,
Empat Kurir 43 Kg Sabu Jaringan Internasional Divonis Seumur Hidup

- Maling Ikan di Perairan NKRI,
Tiga Warga Malaysia Dilimpahkan ke Jaksa untuk Segera Disidang

- Pengendali Jaringan Sabu Internasional,
Cunding, Pria Setengah Abad Divonis Mati PN Bengkalis

- Jadi Bandar Sabu, Dua Orang Nelayan Asal Bengkalis Masuk Penjara
- Bandar Sabu 55 Kg dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Jef Separo Divonis Mati PN Bengkalis
- Tak Gubris PSBB, Jalan Raya dan Pasar di Duri Tetap Dipadati Warga
- Massa Pedagang Demo Tolak Penerapan PSBB di Dumai
- Perwira Polres Bintan, Pelaku Penggelapan Puluhan Mobil, Ditangkap di Pelalawan
- TNI dan BC Bengkalis Amankan 1.155 Karung Bawang Merah dari Malaysia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com