Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 Juli 2020 20:22
HUT BNI Ke 74, Pegawai dan SP BNI Bagikan 146.000 Paket Sembako

Ahad, 5 Juli 2020 18:17
Edar Ganja, Buruh Asal Dumai Diringkus Polres Bengkalis

Ahad, 5 Juli 2020 13:17
Video Buang Ratusan Skripsi Tersebar, Kepala Perpus Unilak Dipecat

Ahad, 5 Juli 2020 13:14
Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19

Ahad, 5 Juli 2020 13:06
Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba

Ahad, 5 Juli 2020 11:30
Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan, Sebagian Besar Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Padam

Ahad, 5 Juli 2020 06:35
Videonya Viral di Medsos, Polresta Pekanbaru Amankan Pelaku Penganiayaan Driver Ojol

Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:35
Riau Masuk Delapan Nominasi API

Sabtu, 4 Juli 2020 17:20
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Mei 2020 15:01
PT Riau Lemahkan Pidana Mati,
Empat Kurir 43 Kg Sabu Jaringan Internasional Divonis Seumur Hidup


Empat orang kurir sabu-sabu 43 kg sebelumnya divonis mati PN Bengkalis dilemahkan oleh PT Riau menjadi seumur hidup. JPU memastikan ajukan Kasasi ke MA.

Riauterkini-BENGKALIS- Vonis atau amar putusan dengan hukuman mati oleh Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis terhadap empat terdakwa Muhammad Rasyid (38), Hendri Hermansyah (41), Ridwan alias Pak Ci (40), dan Abdul Kholid alias Alip (40), yang telah terbukti secara sah dan meyakinkan sesuai fakta persidangan terlibat pemuafakatan jahat, jaringan internasional peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 40 kilogram (kg) ternyata dilemahkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Riau.

Berdasarkan salinan putusan PT yang diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, diterima 12 Mei 2020 pekan lalu, seluruh terdakwa menerima pengurangan hukuman oleh Majelis Hakim PT Riau dengan vonis menjadi seumur hidup.

Atas putusan tersebut JPU memastikan akan mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis Nanik Kushartanti, S.H, M.H melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasdum), Iwan Roy Carles, S.H, M.H didampingi JPU Eriza Susila, S.H saat dikonfirmasi riauterkini.com, Jumat (22/5/20).

Sebelumnya, empat terdakwa yakni tiga orang asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dan satu asal Jambi tersebut, divonis dengan pidana mati oleh PN Bengkalis karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemuafakatan jahat, kurir jaringan internasional pada sidang putusan, Kamis (19/3/20) lalu.

Pembacaan putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim, Hendah Karmila Devi, S.H, M.H, didampingi dua Hakim Anggota, Zia Ul Jannah, S.H, dan Wimmi D. Simarmata, S.H di Ruang Sidang Cakra. Putusan juga disaksikan, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Eriza Susila, S.H dan Penasehat Hukum (PH) empat terdakwa Fahrizal, S.H.

Putusan ini juga sama dengan tuntutan JPU yang dibacakan sebelumnya, dengan hukuman pidana mati.

Sebelumnya, para terdakwa diyakini sebagai jaringan internasional itu diringkus oleh Tim Mabes Polri di Desa Dompas, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis, 21 Juli 2019 silam.

Mereka diamankan petugas dari dua unit minibus yang berbeda saat akan membawa sabu-sabu itu ke luar dari Kabupaten Bengkalis.

Waktu itu petugas sempat melakukan aksi kejar-kejaran, berawal satu minibus berhasil ditangkap di kawasan Desa Dompas, Kecamatan Bukit Batu, dengan berisikan tiga orang yakni terdakwa Abdul Kholid, Ridwan alias Pak Ci dan Syafruddin. Syafrudin sempat melarikan diri dan saat itu masuk status DPO, namun saat ini sudah berhasil ditangkap petugas dan menjalani proses penyidikan. Dari minibus ini petugas tidak menemukan barang bukti.

Petugas melakukan pengejaran satu minibus lainnya, meskipun sempat membuang koper berisi barang bukti ke pinggir jalan, dua orang bernama Muhammad Rasyid dan Hedri Hermansyah berhasil diamankan petugas.***(dik)

Foto : Sidang empat terdakwa "gendong" sabu-sabu berat kotor 43 kg. Mereka divonis mati PN Bengkalis, Kamis (19/3/20) lalu.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Edar Ganja, Buruh Asal Dumai Diringkus Polres Bengkalis
- Videonya Viral di Medsos, Polresta Pekanbaru Amankan Pelaku Penganiayaan Driver Ojol
- SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com