Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti

Jum’at, 3 Juli 2020 13:55
Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD

Jum’at, 3 Juli 2020 13:43
Jumat Berkah, Srikandi Masuri Tebar Ratusan Nasi Kotak di Duri

Jum’at, 3 Juli 2020 13:10
Dimakamkan di TPM, Prajurit TNI Warga Pekanbaru Gugur dalam Tugas PBB di Kongo

Jum’at, 3 Juli 2020 11:08
BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri

Jum’at, 3 Juli 2020 10:36
Pemadaman Dikerahkan 3 Helikopter, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar

Jum’at, 3 Juli 2020 09:57
Komisi III Minta Bapenda Bengkalis Genjot PAD

Jum’at, 3 Juli 2020 09:52
Bupati Kuansing Bagikan Benih Padi dan Pupuk Gratis ke Masyarakat

Jum’at, 3 Juli 2020 07:53
Jubir GT Covid - 19 Kuansing Jelaskan Dua Macam Rapid Test

Jum’at, 3 Juli 2020 07:49
Pasar Murah di Bengkalis Nunggu Kesiapan Desa dan Penyedia Paket


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Dua napi Lapas Bengkalis kembali berhasil diringkus petugas setelah sempat kabur. Satu diantaranya sebulan lebih menghilang di Berastagi, Sumut.

Riauterkini-BENGKALIS- Syamsuardi alias Ardi, perkara narkotika hukuman 7 tahun dan 6 bulan penjara denda Rp1 miliar subsidair 2 bulan penjara, beralamat Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis dan sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis sejak 24 April 2020 silam atau sebulan lebih kembali berhasil diringkus petugas, Senin (1/6/20) lalu.

Selain dari Ardi, napi yang melarikan diri, Syafran alias Ran perkara narkotika dan pencurian hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp800 juta subsidari 2 bulan, dan 1 tahun penjara. Napi ini beralamat di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dan kembali diringkus oleh petugas sehari setelah melarikan diri.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Edi Mulyono, A.Md, IP.S.Sos, S.H, M.H melalui releasenya membenarkan, bahwa napi yang kabur atas nama Syamsuardi telah ditangkap di daerah Berastagi, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Bekerja sama dengan Polres Tanah Karo pada Senin 1 Juni sekitar pukul 11.30 WIB tim melakukan pemetaan Syamsuardi di lokasi tinggalnya dan bersembunyi diketahui tinggal di rumah Mustakin yang merupakan saudara iparnya di Jalan Jamin Ginting Belakang SMIK Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, selanjutnya tim dipimpin KPLP Aris Yulianta dibantu Polres Tanah Karo bergerak menuju sasaran rumah melaksanakan penangkapan," terang Edi Mulyono.

Ternyata, sebut Edi saat penggeledahan Syamsuardi berhasil melarikan diri serta bersembunyi di kebun tidak jauh dari rumah iparnya, setelah dilakukan penyisiran juga belum berhasil dibekuk, namun pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB tim dapat info bahwa Syamsuardi kembali ke rumah.

"Dengan informasi tersebut tim langsung kembali ke rumah Mustakim dengan melakukan pengepungan. Menjelang dibawa ke Bengkalis, Syamsuardi dititipkan di Polres Tanah Karo," tambah KPLP Aris Yuliyanta saat dihubungi riauterkini.com dan mengaku masih di Berastagi, Sumut, Rabu (3/6/20) petang.

Diberitakan sebelumnya, dua orang napi di Lapas Kelas IIA Bengkalis kabur atau melarikan diri, Kamis (23/4/20) sekitar pukul 16.00 WIB lalu.

Dua napi tersebut kabur pada saat jam berangin, dengan cara menjebol terali saluran air, selanjutnya memanjat pagar dalam, naik ke genteng lanjut ke tembok yang menghubungkan bangunan dengan tembok, dari tembok terakhir dan turun melalui akur tembok keliling.

Kejadian diketahui pada saat jam masuk kamar, begitu petugas melaksanakan aplusan atau apel berkurang dua orang, selanjutnya mengecek melalui kamera pengintai atau CCTV pada pukul 17-19.00 WIB kemudian dipastikan telah melarikan diri.***(dik)

Foto : Syamsuardi alias Ardi, napi sebulan lebih kabur ditangkap petugas di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumut saat bersembunyi di rumah iparnya, Senin (1/6/20) lalu.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu
- Vonis Bebas Tangkap Ikan di Perairan NKRI,
Nelayan di Bengkalis Mengaku Kecewa



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com