Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 6 Mei 2021 11:09
Termasuk Pekanbaru, Bank Sampoerna Bagikan Paket Berbuka di 17 Kota

Kamis, 6 Mei 2021 11:05
Tebar Ratusan Paket Lebaran, PT MASS Peduli Dhuafa di Pinggir

Kamis, 6 Mei 2021 11:05
Tebar Ratusan Paket Lebaran, PT MASS Peduli Dhuafa di Pinggir

Kamis, 6 Mei 2021 08:51
Sambut Inpres Jamsostek, Menko Perekonomian Dorong Perlindungan Penerima KUR Kecil

Kamis, 6 Mei 2021 08:47
Ekonomi Masyarakat Kuansing Terimbas Macetnya Proyek Pemkab

Rabu, 5 Mei 2021 22:23
Tekan Angka Laka dengan Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 5 Mei 2021 20:04
Dukung Satgas RAFI 2021, PGN Pastikan Keamanan Infrastruktur dan Layanan Gas Bumi

Rabu, 5 Mei 2021 20:03
ASN Pemprov Diberi Waktu Memarkirkan Kendaraan Dinasnya Hingga Pukul 21.00

Rabu, 5 Mei 2021 20:01
Resmi, Budi Santoso Jabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Inhu

Rabu, 5 Mei 2021 19:32
Bupati Bengkalis dan Kapolres Tanam Cabai Merah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 Juni 2020 13:50
Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis

Kecewa dengan vonis majelis hakim membebaskan tiga orang nelayan asing menangkap ikan di Perairan NKRI, mahasiswa asal Bantan geruduk PN Bengkalis.

Riauterkini-BENGKALIS- Modal dengan sehelai sepanduk bertuliskan "AKSI GERUDUK PN BENGKALIS" dan pengeras suara, sekitar 10 orang mahasiswa mengatasnamakan diri dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantan, Bengkalis (Hipematan-B) mendatangi atau geruduk Kantor Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Jalan Karimun, Bengkalis, Senin (29/6/20) siang.

Aksi damai yang mereka gelar dan dikawal aparat kepolisian tersebut, diisi dengan orasi sebagai bentuk protes dan kekecewaan terhadap PN Bengkalis yang telah membebaskan tiga orang nelayan warga negara asing (WNA) asal Malaysia divonis bebas oleh majelis hakim atas kasus pencurian ikan di Perairan Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis atau berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada sidang, Selasa (23/6/20) lalu.

Koordinator Lapangan, Asnawi menyampaikan bahwa aksi protes yang dilakukan ini adalah bentuk rasa kekecewaan terhadap putusan bebas oleh majelis hakim PN Bengkalis kepada tiga orang nelayan asing beberapa waktu lalu.

"Menurut kami ada kesalahan sangat fatal bisa orang asing bebas dari jeratan hukum padahal mereka mencuri ikan di wilayah NKRI. Kami berharap hukum betul-betul memberikan efek jera kepada orang asing yang sengaja menangkap ikan di wilayah kita dengan bebas, nelayan juga kecewa," ungkap Asnawi kepada sejumlah awak media usai aksi.

Selanjutnya, puluhan mahasiswa berorasi di depan Kantor PN ini, ditemui Wakil Ketua (Waka) PN Bengkalis, Hendah Karmila Dewi, S.H, M.H didampingi Humas PN Mohd. Rizky Musmar, S.H, Jubir PN Zia Ul Jannah, S.H.

Menjawab kekecewaan mahasiswa tersebut, Waka PN Hendah Karmila Dewi mengawali dialog menyampaika terima kasih kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aksi dengan damai.

Hendah Karmila menegaskan, bahwa keputusan majelis hakim sudah sesuai dengan fakta-fakta persidangan dan tidak ada yang harus diklarifikasi. Secara hukum, apabila tidak puas dengan vonis tersebut, sesuai dengan mekanisme aturan yang ada Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

"Atas kasus ini telah tertuang dalam keputusan majelis hakim PN Bengkalis yang telah dibacakan secara terbuka.  Apabila ada pihak yang tidak merasa puas dengan vonis tersebut, diberikan kesempatan untuk menyampaikan upaya hukum dengan kasasi, dan tentu sama-sama kita menunggu hasilnya," ungkap Hendah Karmila  di hadapan para mahasiswa.

Usai dialog dengan jajaran PN Bengkalis, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Sebelumnya diberitakan, tiga orang nelayan asal Malaysia, Heng Wah Wat (49), Nakhoda beralamat Jalan Ria Jaya 1 Taman Ria Jaya 45400 Sekincan, Tan Chong Pin (61), ABK beralamat Kampung Raya 86000 Kluang, Johor dan Pua Sin Kue (56), ABK beralamat Kampung Raya 86000 Kluang, Johor, Malaysia divonis bebas majelis hakim, Selasa (23/6/20) lalu.

Lolosnya warga asing mencuri ikan di wilayah NKRI dari jeratan hukum itu, karena menurut para hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak bisa membuktikan dakwaannya. Dari fakta persidangan, berdasarkan dari keterangan saksi, para terdakwa tidak melanggar daerah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia  (ZEEI) sebagaimana dalam dakwaan tunggal JPU. Mereka menangkap ikan di wilayah Indonesia tapi tidak masuk di ZEEI.***(dik)

Foto : Hipemetan-B mendatangi Kantor PN Bengkalis karena merasa kecewa dengan putusan tiga nelayan asing divonis bebas, Senin (29/6/20).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 2 Kilogram Sabu
- Disaksikan 15 Tersangka, Polda Riau Musnahkan 26,83 Kg Sabu
- Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tewas
- Penyekatan Arus Mudik, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Siakkecil
- Laka Tunggal, Mobil Pemkab Kuansing, Menabrak Pagar Rumah Warga
- Polres Inhil Berhasilkan Tangkap Perampokan Speed Boad Dzaky Harlan
- Diduga Pesta Seks 3 Vs 1, Empat Remaja Diamankan dari Hotel Sabrina 81
- Pembunuh dan Menggorok Ibu Muda di Meranti Tertangkap
- Tak Terima Dihina, Warga Kuansing Molotov Rumah Tetangga
- Laka Maut, Pengendara Sepeda Motor di Bengkalis Tewas Setelah Laga Kambing dengan Minibus
- Ibu Muda di Rangsang Barat, Meranti Tewas dengan Leher Tergorok
- Jasad Ditanam di Kolam, Pekerja Kebun di Bengkalis Ini Tega Habisi Nyawa Temannya Sendiri
- Polda Riau Umumkan Mantan Kepala DLHK Pekanbaru Tersangka Kasus Sampah
- Aniaya Balita Hingga Tewas di Bengkalis, Pelaku Mengaku Usir Roh Jahat
- Sekuriti Sempat Dengar Ledakan, Ruang Labolatorium SMAN 1 Kabun Ludes Terbakar
- 4 Personil Komnas PA Bengkalis Kawal Proses Hukum Ibu Siksa Anak Hingga Tewas
- Polisi Bakar Peralatan PETI di Desa Koto Kombu dan Sungai Alah, Kuansing
- Pemudik Harus Putar-balik, Polda Dirikan 4 Pos Penyekatakan di Perbatasan Riau
- PT Langgam Harmuni Dijarah, Polres Kampar Tetapkan Seorang Tersangka
- Jenazah Perempuan Setengah Abad Gegerkan Sebanga, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com