Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:35
Riau Masuk Delapan Nominasi API

Sabtu, 4 Juli 2020 17:20
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:16
Antisipasi Penyebaran Covid 19, Dewan Minta Pelabuhan di Pekanbaru Diperketat

Sabtu, 4 Juli 2020 17:08
Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19

Sabtu, 4 Juli 2020 16:23
Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara

Sabtu, 4 Juli 2020 13:20
Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai

Sabtu, 4 Juli 2020 08:27
SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online

Sabtu, 4 Juli 2020 07:47
Bupati Kuansing Tandatangani MoU Tambang Bebas Mercury dengan Kemen LHK

Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 Juni 2020 14:10
Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru menangkap seorang remaja berusia 17 tahun di Pelalawan. Ia dilaporkan menelantarkan bayi berusia 2 hari.

Riauterkini-PEKANBARU-Meski sempat melarikan diri usai menelantarkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki berusia 2 hari di Yayasan Ar Rahim, Jalan Tiung, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Tampan, pelarian CR (17) tetap saja gagal karena berhasil diringkus oleh tim Unit Reskrim Polsek Tampan. Remaja pria tersebut diamankan petugas saat berada di kampung halamannya di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (27/06/20) malam lalu.

Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita, perbuatan pelaku itu sendiri terungkap saat pengurus yayasan, Danil mendatangi Polsek Tampan dan melaporkan bahwa pada Jumat (26/06/20) malam, pelaku bersama teman wanitanya yang tidak diketahui identitasnya datang ke Yayasan Ar Rahim untuk menyerahkan bayi berumur 2 tahun tersebut dengan alasan bahwa bayi itu mereka temukan dan mereka juga telah melapor ke Polsek Tampan sebelum mengantarkan bayi malang itu.

Setelah menyerahkan sang bayi, tersangka dan teman wanitanya itu lalu pamit pulang dan berjanji akan kembali lagi ke yayasan. Namun keduanya justru tak pernah datang lagi hingga keesokan harinya, Sabtu (27/06/20) siang, pengurus yayasan pun datang ke Polsek Tampan untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Dari laporan yang disampaikan oleh pengurus yayasan, kita melakukan penyelidikan dan kita berhasil mengetahui keberadaan pelaku di daerah Ukui, Pelalawan. Kita kejar ke sana (Ukui) dan pelaku pun selanjutnya kita amankan," ujarnya kepada riauterkini.com, Senin (29/06/20).

Dia menjelaskan, begitu diamankan, pelaku selanjutnya diserahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polresta Pekanbaru untuk proses hukum lebih lanjut. Kepada petugas, sambungnya lagi, pelaku juga telah mengakui bahwa dirinya telah menelantarkan bayi tersebut dan menitipkannya ke panti asuhan.

"Motifnya masih kita lidik. Kita juga masih mencari tahu siapa teman wanita si pelaku yang saat itu ikut mengantarkan bayi itu ke Yayasan Ar Rahim," tandasnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com