Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:35
Riau Masuk Delapan Nominasi API

Sabtu, 4 Juli 2020 17:20
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:16
Antisipasi Penyebaran Covid 19, Dewan Minta Pelabuhan di Pekanbaru Diperketat

Sabtu, 4 Juli 2020 17:08
Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19

Sabtu, 4 Juli 2020 16:23
Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara

Sabtu, 4 Juli 2020 13:20
Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai

Sabtu, 4 Juli 2020 08:27
SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online

Sabtu, 4 Juli 2020 07:47
Bupati Kuansing Tandatangani MoU Tambang Bebas Mercury dengan Kemen LHK

Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 29 Juni 2020 22:48
Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis

Timsus Polres Bengkalis meringkus enam tersangka diduga sebagai pengedar ganja kering. Termasuk seorang tenaga honorer, petugas juga mengamankan 1 kg ganja kering.

Riauterkini-BENGKALIS- Tim Khusus (Timsus) dari Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bengkalis berhasil meringkus enam tersangka diduga sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis daun ganja kering, Ahar (28/6/20) sekitar pukul 21.30 WIB.

Petugas juga menyita barang bukti berat kotor 1 kilogram (kg), yakni berupa daun ganja kering berat kotor 500 gram, dan dua bungkus juga diduga ganja kering berat kotor 500 gram, dua unit kendaraan jenis truk, dua sepeda motor, enam unit ponsel, serta uang Rp1,5 juta diduga sisa hasil penjualan ganja.

Tersangka tersebut diringkus petugas secara terpisah, salah satunya adalah tenaga honorer di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis. Masing-masing MS (23) alias Saipol, warga Bengkalis, FA (34) pedagang di Bengkalis, dan empat orang asal Bireun, Nagroe Aceh Darussalam (NAD), OS (28), NR (23), MA (26) dan AD (43), yang bekerja sebagai sopir dan kernet.

Dari hasil tes urin, keenam tersangka hanya dua orang yang terdeteksi negatif, yakni tersangka NR (23) dan MA (26) sedangkan keempat lainnya positif mengonsumsi.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T melalui Kasat Narkoba AKP Syahrizal menyebutkan, keenam tersangka tersebut di amankan di dua lokasi yang berbeda. Yaitu, disalah satu rumah di Jalan Kartini, Kelurahan Kota Bengkalis dan di sebuah rumah di Jalan Awang Mahmuda Desa Sei. Alam, Kecamatan Bengkalis.

"Keenam tersangka tersebut salah satunya adalah pegawai honorer yang bertugas di pelabuhan dan mereka diduga sebagai bandar dan kurir," ungkap AKP Syahrizal, Senin (29/6/20).

Dijelaskan AKP Syahrizal, pengungkapan tersebut berawal, ketika Timsus Satres Narkoba memperoleh informasi dari masyarakat, bahwa di sebuah rumah di Jalan Kartini sering terjadi transaksi narkotika.

Selanjutnya petugas lakukan penyelidikan, dan di hari yang sama sekitar pukul 21.00 WIB, tim masuk ke rumah dan berhasil menemukan seorang tersangka laki-laki yang mengaku bernama MS alias Saipol di dalam rumah yang sedang membagi atau membungkus-bungkus diduga daun ganja kering untuk diperjualbelikan.

Dari MS ini, tim melanjutkan pengembangan dan barang bukti lainnya di jual kepada W alias Bokang masih daftar pencarian orang (DPO), W yang beralamat di Desa Sei. Alam ketika polisi datang berhasil kabur namun satu tersangka FA beserta satu bungkus diduga ganja kering dan diakui milik W yang membantu MS untuk menjual.

Tak sampai disitu, kemudian tim terus melanjutkan pengembangan dan berhasil mengamankan empat tersangka lainnya lagi di tambak udang Desa Penebal, yakni OS, NR, MA, AD yang berasal dari Aceh bekerja sebagai supir dan kernet.

"Mereka mengaku telah membawa diduga ganja kering itu Aceh untuk di jual di Pulau Bengkalis. Sopir dan kernet mobil truk menjemput udang di Pulau Bengkalis untuk dibawa ke Medan, Sumut. Pelaku juga mengaku sudah dua kali membawa barang itu ke Bengkalis," tutup Kasat.***(dik)

Foto : Enam tersangka diamankan Timsus Satres Narkoba Polres Bengkalis diduga terlibat pengedar dan kurir ganja kering 1 kg asal Aceh.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com