Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:35
Riau Masuk Delapan Nominasi API

Sabtu, 4 Juli 2020 17:20
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:16
Antisipasi Penyebaran Covid 19, Dewan Minta Pelabuhan di Pekanbaru Diperketat

Sabtu, 4 Juli 2020 17:08
Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19

Sabtu, 4 Juli 2020 16:23
Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara

Sabtu, 4 Juli 2020 13:20
Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai

Sabtu, 4 Juli 2020 08:27
SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online

Sabtu, 4 Juli 2020 07:47
Bupati Kuansing Tandatangani MoU Tambang Bebas Mercury dengan Kemen LHK

Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 Juni 2020 16:41
Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya

Jajaran Polres Pelalawan dalami kasus pembunuhan Mandor PT MUP. Korban ternyata dibunuh anggotanya karena dendam.

Riauterkini- Pelalawan- Kasus pembunuhan mandor perkebunan di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam yang terjadi pada Kamis (25/6/2020) pekan lalu dirilis Polres Pelalawan Riau.

Konferensi pers dipimpin oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SIK dan Kapolsek Langgam Ipda M Fadillah.

Ternyata Pelaku pembunuhan tersebut adalah anggota kerja Markus Gea ( korban), bernama TZ alias Toro ( 30), dalam rilis tersebut pelaku juga di hadirkan dihadapan sejumlah rekan rekan media.

Untuk menghabisi nyawa korban TZ secara membabi buta menebaskan parang ke tubuh korban berulang kali.

"Barang bukti parang dan pakaian tersangka yang ada bercak darah masih dilakukan uji forensik di laboratorium. Sedangkan barang bukti lainnya ada disini," terang Kapolres Indra saat komperensi pers di halaman Mapolres, Selasa (30/6/2020).

Indra menyebutkan, pengungkapan kasus ini dilakukan tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pelalawan dengan Polsek Langgam.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di kebun kelapa sawit tahap ll afdeling IV PT Mitra Unggul Pusaka (MUP) Desa Pangkalan Gondai, Langgam.

"Motifnya karena tersangka dendam kepada pelaku dan merencanakan pembunuhan dengan menyiapkan senjata tajam," tutur Indra.

Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian SIK menerangkan, pengungkapan kasus pembunuhan ini berawal dari penemuan sesosok mayat di kebun PT MUP Desa Pangkalan Gondai Langgam.

Saat diperiksa ternyata korban Markus Gea yang telah tewas secara mengenaskan dengan beberapa luka bacok di bagian tubuhnya.

Selanjutnya, Polisi melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari para saksi yang mengarah ke terduga pelaku.

Lantas tim gabungan memburu keberadaan pelaku berinisial TZ alias Toro yang tidak lain adalah anggota korban.

Dalam waktu 1 x 24 jam, polisi berhasil menangkap Toro di Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).Toro bersembunyi di sebuah pondok kopi yang jadi tempat pelariaannya.

"Kita juga dibantu oleh tim Jatanras Polda Riau. Tersangka mengakui semua perbuatannya dan tidak melawan saat ditangkap," terang Teddy.

Berdasarkan pengakuan tersangka Toro, membacok korban pada Kamis (25/6/2020) sore di kebun sawit perusahaan.(cho)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com