Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 8 Agustus 2020 16:27
Syahrul Aidi Tunjukkan Abrasi Terparah di Inhu-Kuansing ke Kepala Balai Sungai KemenPUPR

Sabtu, 8 Agustus 2020 16:26
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lurah Talang Mandi Serahkan Alat Penyemprot dan Disinfektan

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:20
Musda V, Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Calon Ketua

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:17
Direkomendasi Partai Demokrat, Irjen Pol Wahyu Adi Siap Maju di Pilkada Inhu

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:13
Pemkab Inhil Serahkan 4500 Sertifikat Tanah

Sabtu, 8 Agustus 2020 11:23
Simpan di Celana Dalam, Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Sabu di Pinggir

Sabtu, 8 Agustus 2020 10:54
Kebakaran Gudang Besi Tua Kejutkan Warga Duri yang Terlelap

Sabtu, 8 Agustus 2020 09:45
Juni 2020, Ekspor Mihas dan Nonmigas Riau Naik

Sabtu, 8 Agustus 2020 08:35
Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN

Jum’at, 7 Agustus 2020 18:36
Jajakan Rokok Ilegal Sebanyak 76.780 Batang, ZD di Ringkus DJBC Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 7 Juli 2020 07:27
BNNP Riau Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi

Seorang tersangka pengedar Narkoba ditangkap BNNP Riau. Bagian dari jaringan antarprovinsi.

Riauterkini - PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau berhasil bongkar sindikat narkoba antar provinsi di Pekanbaru. Satu tersangka berinisial FA berhasil diringkus berserta barang bukti narkoba jenis Ganja.

Tersangka berhasil dicolok BNNP Riau pada Kamis (02/07/20) lalu di Jalan Kapau Sari, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Dimana dari tangan pelaku petugas menyita 5 bungkus paket besar ganja yang akan diselundupkannya melalui jasa pengiriman Tiki dan JNE.

" Modusnya, Ia menggunakan jasa pengiriman ekspedisi JNT, TIKI dan JNE dengan membuat identitas dan alamat pengirim serta penerima palsu," terang Plt Kabid Brantas BNNP Riau, Kompol Khodirin, Senin (06/07/20).

Diceritakannya, awal FA ini tertangkap bermula saat BNNP Riau pada 27 Juni 2020 mendapatkan informasi dari petugas Avsec, TNI AU, Bea Cukai tentang adanya paket expidisi J&T tujuan Bali diduga berisi narkotik jenis ganja seberat 2kg. Selanjutnya pada 30 Juni 2020 pihaknya kembali mendapatkan informasi dari petugas Avsec tentang adanya paket diduga narkotik jenis ganja tujuan Bekasi seberat 4 kg Dan Lampung seberat 5 kg. Lantas tim lidik BNNP Riau melakukan penyidikan terkait penemuan tersebut.

" Kita telusuri khususnya dari paket tujuan Bali. Lantaran kita mendapatkan bukti rekaman CCTV dan ojek Online Maxim yang digunakan pelaku. Disitu pelaku dapat diindentifikasi dengan jelas," terangnya.

Belum mendapatkan pelaku,. BNNP Riau kembali mendapatkan laporan dari pihak JNE terkait ditemukannya paket mencurigakan. Kemudian paket tersebut dibawa ke kantor BNNP Riau dan dilakukan pemeriksaan. Benar saja 4 bungkus besar diduga Narkotika jenis Ganja kering yang dibaluti dengan lakban warna coklat dan alumanium foil terdapat dalam kardus tersebut.

" Dihari itu juga kita langsung kembangkan, dan berhasil menangkap FA di jalan Kapau Sari. Dari saku bajunya kita dapati ada resi pengiriman di gerai JNE dan TIKI dan cocok dengan yang kita temukan tadi," tuturnya.

Dari resi itu diketahui paket tersebut akan dikirimkan ke wilayah Bekasi dan Kepulauan Riau.

Sementara dari keterangan pelaku, pelaku telah melakukan 6 kali pengiriman menggunakan ekspedisi seperti itu. Yakni tujuan Bali sebanyak 2 kg, Bekasi 12 kg dengan tiga kali pengiriman, Lampung 5 kg, dan Batam 1kg. Dimana sebagian berhasil digagalkan dan belum sempat terkirim, sebagian lagi tidak termonitor petugas.

" Dia ini kurir sekaligus gudang. Sebelumnya dia mengaku telah mengambil 20 paket besar ganja di wilayah Jalan Manunggal tepatnya depan Kampus UIN. Dia dikendalikan oleh SIS yang berada di dalam lapas Bukit Tinggi. Ini juga sedang kita selidiki dengan berkoordinasi dengan petugas di wilayah itu," bebernya.

Dalam setiap aksinya, FA mendapat upah Rp500 ribu perkilogramnya. Kini Ia dijerat Pasal 114 ayat 2 jo 112 ayat 2 Undang - undang nomor 35 tahun 2009 ttg Narkotika.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Simpan di Celana Dalam, Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Sabu di Pinggir
- Kebakaran Gudang Besi Tua Kejutkan Warga Duri yang Terlelap
- Jajakan Rokok Ilegal Sebanyak 76.780 Batang, ZD di Ringkus DJBC Riau
- Jutaan Rupiah Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu di Mandau
- Provokator Warga Kuansing Tolak Eksekusi Lahan Ditangkap Polisi
- Terbukti Sindikat Sabu 19 Kg, Pengendali dan Tukang Antar Dihukum Mati PN Bengkalis
- Unsur Pimpinan DPRD Bengkalis Minta Jatah Fee Proyek Jalan di Bengkalis
- HMI Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi di Pemkab Siak
- Polairud Bengkalis Musnahkan 30 Ton Gula Pasir Ilegal dari Malaysia
- Warga Rohul Tewas Tenggelam di Sungai Kampar Dekat PLTA Koto Panjang
- Gasak Ratusan Juta Milik Nasabah,
Komplotan Maling Ganjal Tusuk Gigi di Mesin ATM Diringkus Polres Bengkalis

- Mankir, Polda Jadwal Ulang Pemeriksaan Mantan Anggota DPRD Bengkalis
- Polres Bengkalis Musnahkan Sabu 13,6 Kg
- Bertahun Beroperasi, PT SIPP di Duri Belum Miliki Sejumlah IzinĀ 
- Diduga Arus Pendek, Rumah Warga Balai Raja, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Dikendalikan Napi dari Jakarta, 3 Kurir Asal Sukabumi Diringkus Saat Menjemput Sabu di Pekanbaru
- Sampai Awal Agustus 2020, Polda Riau Tangani 53 Kasus Karhutla
- Jaksa Banding Atas Vonis Ringan Terdakwa Korupsi Kredit Macet PT PER
- Peras 64 Kepala SMPN se-Inhu, 5 Jaksa dan 1 Pegawai TU Diusulkan Sanksi Berat
- Bunuh Gajah, Dua Ditangkap dan Seorang Diburu Polres Inhu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com