Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Agustus 2020 15:11
BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi

Senin, 10 Agustus 2020 15:08
Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau

Senin, 10 Agustus 2020 14:37
Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis

Senin, 10 Agustus 2020 14:02
Waspada COVID-19, Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker

Senin, 10 Agustus 2020 13:59
DR. Yudi Krismen SH MH, Beri Materi Penutup pada PKPA Ferari Riau

Senin, 10 Agustus 2020 13:53
Human Error Sebabkan Empat Mobil Tabrakan Beruntun di Tugu Zapin Pekanbaru

Senin, 10 Agustus 2020 13:22
Pemprov Usulkan Plt Bupati Bengkalis ke Kemendagri

Senin, 10 Agustus 2020 11:26
Melalui Program CD-CSR,
PT Musim Mas Serahkan Bantuan Program Kampung Iklim di Desa Air Emas Pelalawan


Senin, 10 Agustus 2020 10:59
Waspada, Kasus Tanpa Gejala Meningkatkan

Senin, 10 Agustus 2020 10:49
Syamsuar Buka Musda, Andi Putra Kembali Pimpin Golkar Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 7 Juli 2020 17:30
Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru

Tiga terdakwa kredit macet PT PER tersudut. Jaksa menuntut mereka dengan hukuman tinggi.

Riauterkini-PEKANBARU- Tiga terdakwa korupsi kredit macet di PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER) Pekanbaru yang merugikan negara Rp 1,2 Miliar. Dituntut hukuman tinggi oleh jaksa penuntut.

Ketiga terdakwa, Irfan Helmi (mantan Pimpinan Desk PMK PT PER), Rahmiwati (Analisis Pemasaran PT PER) dan Irawan Saryono, (Ketua Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah/UMKM) yang menerima dana kredit dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Riau itu, hanya tertunduk begitu mendengar tuntutan yang dijatuhkan jaksa.

Berdasarkan amar tuntutan jaksa penuntut, Astin SH dan Lusi Manmora SH pada sidang Tipikor Selasa (8/7/20) siang di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Terdakwa Irawan Saryono dituntut 5 tahun denda Rp 200 juta subsider 3 bulan. Irfan Helmi dituntut hukuman pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan denda Rp 300 juta subsider 5 bulan.

Terdakwa Rahmiwati dijatuhi tuntutan hukuman pidana penjara selama 8 tahun 6 bulan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan. Selain tuntutan hukuman, untuk kerugian negara sebesar Rp 1, 298. 082.000 dibebankan kepada Rahmiwati untuk membayarnya. Jika tidak dibayar dapat diganti (subsider) selama 3 tahun 3 bulan.

" Ketiga terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 2 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," terang jaksa dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Saut Maruli Tua Pasaribu SH, pada sidang yang digelar secara daring.

Atas tuntutan jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru tersebut, ketiga terdakwa berencana mengajukan pledoi (pembelaan) pada sidang berikutnya pekan depan.

Berdasarkan dakwaan, ketiga terdakwa secara bersama sama telah melakukan perbuatan melawan hukum dalam hal pencairan dana kredit UMKM. Bertempat di kantor cabang utama PT PER.

Dimana ketiganya melakukan penyimpangan atas penerimaan angsuran pokok dan bunga pada tujuh perjanjian kredit atas nama tiga mitra usaha terkait perjanjian kredit sebesar Rp1.298.082.000, dari laporan nominatif kredit 31 Desember 2014 hingga 31 Desember 2017.

Penyimpangan pemberian tiga fasilitas kredit baru kepada dua mitra usaha yang dilakukan para terdakwa itu. Dimana angsuran fasilitas untuk kredit sebelumnya dipergunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi. Hasil Audit BPKP perwakilan Riau ditemukan kerugian negara sebesar Rp 1.298.082.000.(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi
- Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis
- DR. Yudi Krismen SH MH, Beri Materi Penutup pada PKPA Ferari Riau
- Human Error Sebabkan Empat Mobil Tabrakan Beruntun di Tugu Zapin Pekanbaru
- Simpan di Celana Dalam, Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Sabu di Pinggir
- Kebakaran Gudang Besi Tua Kejutkan Warga Duri yang Terlelap
- Jajakan Rokok Ilegal Sebanyak 76.780 Batang, ZD di Ringkus DJBC Riau
- Jutaan Rupiah Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu di Mandau
- Provokator Warga Kuansing Tolak Eksekusi Lahan Ditangkap Polisi
- Terbukti Sindikat Sabu 19 Kg, Pengendali dan Tukang Antar Dihukum Mati PN Bengkalis
- Unsur Pimpinan DPRD Bengkalis Minta Jatah Fee Proyek Jalan di Bengkalis
- HMI Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi di Pemkab Siak
- Polairud Bengkalis Musnahkan 30 Ton Gula Pasir Ilegal dari Malaysia
- Warga Rohul Tewas Tenggelam di Sungai Kampar Dekat PLTA Koto Panjang
- Gasak Ratusan Juta Milik Nasabah,
Komplotan Maling Ganjal Tusuk Gigi di Mesin ATM Diringkus Polres Bengkalis

- Mankir, Polda Jadwal Ulang Pemeriksaan Mantan Anggota DPRD Bengkalis
- Polres Bengkalis Musnahkan Sabu 13,6 Kg
- Bertahun Beroperasi, PT SIPP di Duri Belum Miliki Sejumlah IzinĀ 
- Diduga Arus Pendek, Rumah Warga Balai Raja, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Dikendalikan Napi dari Jakarta, 3 Kurir Asal Sukabumi Diringkus Saat Menjemput Sabu di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com