Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Agustus 2020 21:15
HUT ke-75 RI, Duri LCC Tes Swab dan Bakti Sosial di Bengkalis

Sabtu, 15 Agustus 2020 21:12
Syahrul Aidi: Efek Covid, Sebaiknya Pemda Prioritaskan Program Padat Karya Tunai

Sabtu, 15 Agustus 2020 20:53
Penyaluran BLT Covid - 19 Duri Timur, Bengkalis Berjalan Lancar

Sabtu, 15 Agustus 2020 20:50
Blackout, Labih 1 Jam Pekanbaru Mati Lampu

Sabtu, 15 Agustus 2020 18:25
Lirik Transportasi Online Sebagai Sumber PAD, Dewan Minta Pemko Buatkan Aturannya

Sabtu, 15 Agustus 2020 18:21
Kasus Covid-19 di Riau Hampir Seribu Orang

Sabtu, 15 Agustus 2020 17:51
Ramadhanus Jadi Ketua Bappilu PBB Riau

Sabtu, 15 Agustus 2020 17:44
Kibarkan Bendera Merah Putih, Ratusan Pesepeda di Bengkalis Gowes Bareng

Sabtu, 15 Agustus 2020 17:22
Bupati Kuansing dan Forkopimda Silaturahmi Bersama Dandim 0302/Inhu

Sabtu, 15 Agustus 2020 16:34
Maju Pilkada Inhu, Wahyu-Supriati Sowan ke Tokoh Inhu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Juli 2020 16:36
Sidang Perdana Karhutla PT Adei, Jaksa Bacakan Dakwaan

PN Pelalawan gelar sidang perdana perkara Karlahut PT Adei. Sidang yang dijadwalkan pekan lalu sempat gagal karena perwakilan perusahaan tidak hadir.

Riauterkini-Pelalawan– Sidang kasus kebakaran lahan PT Adei Plantation & Indusri kembali digelar di Pengadilan Negeri Pelalawan, Rabu (15/7/20) dengan agenda pembacaan dakwaan. Dimana sebelumnya Rabu (8/7/20) sidang sempat batal digelar karena tidak ada perwakilan dari perusahaan yang hadir dalam persidangan.

Diawal mulai persidangan ketua Majlis Hakim yang memimpin jalan persidangan sempat menegur pihak korporasi PT Adei atas ketidak hadirannya di panggilan sidang awal.

"Saudara (Goh Keng Eeh, red) sebagai perwakilan dari perusahaan, maka hingga akhir sidang kasus ini berakhir saudara harus hadir dalam setiap persidangan, jika berhalangan silahkan hubungi Jaksa Penuntut Umum (JPU), kalau tidak hadir tanpa kabar, maka akan kami panggil secara paksa,” tegas Bambang Setyawan SH MH selaku Ketua Majlis.

Diketahui Goh Keng Eeh, merupakan perwakilan perusahaan Kewarganegaraan Malaysia yang berdomisili di Mess PT Adei Plantation & Industri di Pekanbaru, menggantikan Thomas Thomas sebagai presiden Direktur PT Adei Plantation.

Ketua tim JPU, Nophy T Suoth saat membacakan dakwaan menyebutkan bahwa perusahaan dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup yang akhirnya berdampak pada kebakaran lahan.

Tidak sampai disitu saja, fakta yang ditemukan di lokasi kebakaran lahan milik perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan sawit tersebut ditemukan hanya satu menara pemantau api dan tidak sesuai dengan standar yang diatur dalam perundang-undangan.

Dalam pemeriksaan di lokasi kebakaran lahan, ditemukan bukti-bukti bahwa daerah tersebut sudah terbakar dan sempat diolah pihak perusahaan dengan alat berat guna menghilangkan bukti bahwa lahan itu sudah terbakar. Bahwa kebakaran di lahan PT Adei Plantation & Industri berdasarkan penelitian yang dilakukan sudah mencemari lingkungan.

“PT Adei Plantation & Industri sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup, karena berdasarkan fakta yang ditemukan dilapangan perusahaan tidak memiliki peralatan yang lengkap untuk Karhutla,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui PT Adei diduga melakukan tindak pidana karhutla pada hari Sabtu tanggal 7 September 2019 seluas kurang lebih 4,16 Ha di areal perkebunan dalam perizinan perusahaan. Tepatnya di Blok 34 Divisi II Kebun Nilo Barat Desa Batang Nilo Kecil Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Perusahaan asal Malaysia itu diduga melanggar Primair Pasal 98 ayat (1) Jo. Pasal 116 ayat (1) huruf a UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Subsidiair Pasal 99 ayat (1) Jo. Pasal 116 ayat (1) huruf a UU No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Disisi lain, Kuasa Hukum PT Adei Plantation & Industri, Muhammad Sitepu menyatakan keberatan dengan dakwaan yang dibacakan JPU tersebut, mengenai hal itu dalam sidang selanjutnya alan mengajukan eksepsi. “Dakwaan tadi kita coba ajukan eksepsi atau keberatan, hal – hal apa yang dituduhkan kepada klien kita akan kita bukti dalam persidangan,” ujarnya.

Sementara itu, Hakim Ketua memutuskan untuk melanjutkan sidang pada Selasa (21/7) pekan depan untuk agenda pembacaan eksepsi atau keberatan dari terdakwa dalam hal ini PT Adei Plantation & Industri. (Cho)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Timsus Polres Bengkalis Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Bathin Solapan
- BNNP Riau Ringkus Pengedar Sabu 2 Kg Tujuan Bandar Lampung
- Sengketa Hutang, Kapolsek Pangkalan Lesung Mediasi PT SLS dengan KKPA Jasa Sepakat
- Lima Sekawan Pelaku Penculikan dan Penyekapan di Pekanbaru Digulung Polisi
- Alasan Minjam, Pria Setengah Abad di Bathin Solapan Malah Larikan Empat Sepeda Motor
- Selain Oknum Jaksa, LSM dan Pengaku Wartawan juga Peras Kepala SMPN di Inhu
- Bersaksi di Sidang, Ajudan Amril Seret Nama Kaderismanto
- Putusan Inkrah, Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri
- Saksi Sebut Eet Jemput Uang PT CGA ke Surabaya
- Usut Dugaan Pemerasan oleh Jaksa, KPK Periksa 63 Kepala SMP dari Inhu
- Nyewa Speedboat Polisi, Dua Pengedar Sabu di Pulau Rupat Ditangkap
- Tolak RUU Cipta Kerja, KSBSI Demo di DPRD Riau
- Tim Lapfor Pekanbaru Selidiki Penyebab Kebakaran HPBB Telkom
- PN Bengkalis Vonis Dua Kurir Sabu 16 Tahun Penjara dan Denda Rp1 M
- Kebakaran Gedung HPBB Pekanbaru Lumpuhkan Jaringan Telkomsel
- Polda Riau Bekuk Komplotan Rampok Ratusan Juta Rupiah
- Kapolda Riau Lepas 100 Personel Brimob BKO Polda Papua
- BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi
- Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis
- DR. Yudi Krismen SH MH, Beri Materi Penutup pada PKPA Ferari Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com