Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Agustus 2020 21:41
Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang

Selasa, 11 Agustus 2020 20:42
Jaringan Telkomsel Lumpuh, Warga Pekanbaru Antri Beli Kartu Seluler Baru

Selasa, 11 Agustus 2020 20:41
Jaringan Lumpuh Warga Inhu Keluhkan Layanan Telkomsel

Selasa, 11 Agustus 2020 20:41
Jaringan Lumpuh Warga Inhu Keluhkan Layanan Telkomsel

Selasa, 11 Agustus 2020 20:39
Jaringan Telkomsel Lumpuh, Warga Pekanbaru Antri Beli Kartu Seluler Baru

Selasa, 11 Agustus 2020 18:03
Kebakaran Gedung HPBB Pekanbaru Lumpuhkan Jaringan Telkomsel

Selasa, 11 Agustus 2020 17:24
Bupati Inhil Sambut Kunker Anggota DPD RI

Selasa, 11 Agustus 2020 17:22
Polda Riau Bekuk Komplotan Rampok Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 11 Agustus 2020 17:19
Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial


Selasa, 11 Agustus 2020 17:12
Polsek Pangkalan Lesung dan RPK SLS Berjibaku Lakukan Pendinginan Karlahut


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 25 Juli 2020 16:56
KPK Perkirakan Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi Jalan Bengkalis

Jaksa KPK mencontohkan kasus Gubenur Jambi dalam perkara korupsi multiyear yang menjerat Amril Mukminin. Diperkirakan ada tersangka baru dalam kasus tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - Seolah memberikan signal akan adanya tersangka baru dalam dugaan tindak pidana korupsi di proyek multiyear yang menyeret Bupati Bengkalis Non Aktif Amril Mukminin, Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Feby Dwi Andospendy mencontohkan terkait kasus Gubernur Jambi, Zumi Zola. Dalam perkembangan perkara itu, akhirnya Sekda (Sekretaris Daerah) dan beberapa anggota DPRDnya menjadi tersangka baru.

"Terkait dengan fakta-fakta persidangan, tentunya akan dipelajari dan dianalisa terlebih dahulu oleh tim di Jakarta. Kita kan selalu lapor (ke tim di Jakarta) setiap kali sidang (pembuktian)," tutur Feby Dwi Andospendy.

Sementara, dalam sidang pembuktian perkara dugaan gratifikasi yang diperkirakan tinggal 3 sampai 4 kali persidangan itu, terdapat banyak fakta-fakta persidangan yang terungkap. Seperti banyaknya anggota dewan Bengkalis yang turut menerima fee mulai puluhan hingga ratusan juta rupiah dari PT Citra Gading Asritama (CGA).

Mulai dari nama Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet yang dulunya sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkalis saat kasus itu terjadi, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Bengkalis yang dijabat oleh Tajul Mudaris kala itu dan Ardiansyah yang dalam proyek tersebut merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Kemudianpihak PT CGA juga sempat bertemu Kaderismanto, Abdul Kadir serta anggota dewan lainnya di rumah makan Pondok Melayu.

"Seperti apa perkembangannya nanti, tunggu selesai dulu. Ini kan pembuktian (sidang) masih berjalan. Jadi saya belum bisa menjawab terkait tindak lanjutnya," tutur Feby.

"Namun saya memberi contoh seperti kasus Gubernur Jambi (Zumi Zola). Setelah itukan ada perkembangannya. Sekda (Sekretaris Daerah) dan orang DPRDnya kan menjadi tersangka baru," tambahnya.

Sementara, untuk Indra Gunawan Eed yang disebut-sebut dalam dugaan korupsi di Kabupaten Bengkalis itu, nasibnya tergantung dari fakta persidangan dengan terdakwa yang dihadirkan.  

“Mengenai dugaan adanya keterlibatan pihak-pihak lain, nanti kita lihat fakta-fakta persidangan yang terbuka untuk umum tersebut," ujar Juru bicara KPK, Ali Fikri.  

Jawaban itu disampaikan Ali saat ditanya adanya desakan dari masyarakat serta demonstrasi di gedung KPK beberapa bulan lalu. Ali menyampaikan, keterangan saksi dibutuhkan untuk menemukan alat bukti dari fakta persidangan.  

"Saksi-saksi yang akan dihadirkan JPU di persidangan perkara tersebut tentu dengan melihat kebutuhan pembuktian terhadap dakwaan Amril Mukminin,” kata dia.  

Ali menyebutkan, dalam kasus dugaan suap pembangunan proyek jalan di Kabupaten Bengkalis dengan terdakwa Bupati Bengkalis non aktif Amril Mukminin berpotensi menyeret tersangka baru.   

Fakta persidangan dan kesaksian saksi-saksi dan terdakwa Amril selama menjalani proses sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru akan menjadi penentunya.   

Nantinya jika keterangan saksi dan diperkuat dengan alat bukti yang cukup, tidak menutup kemungkinan KPK akan kembali menetapkan tersangka baru.   

"Apabila dari fakta-fakta di persidangan nantinya ditemukan adanya setidaknya dua bukti permulaan yang cukup maka KPK tak segan menetapkan pihak-pihak lain tersebut sebagai tersangka," tegasnya.

Sebagai pengingat, Amril Mukminin didakwa Jaksa pada KPK dalam perkara dugaan gratifikasi. Jumlahnya beragam. Ada yang Rp5,2 miliar, dan ada juga sebanyak Rp23,6 miliar lebih.

Dalam kasus ini, Amril dijerat dalam Pasal 12 huruf a, Pasal 11, dan Pasal 12B ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto, Pasal 64 ayat (1) KUHP.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kebakaran Gedung HPBB Pekanbaru Lumpuhkan Jaringan Telkomsel
- Polda Riau Bekuk Komplotan Rampok Ratusan Juta Rupiah
- Kapolda Riau Lepas 100 Personel Brimob BKO Polda Papua
- BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi
- Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis
- DR. Yudi Krismen SH MH, Beri Materi Penutup pada PKPA Ferari Riau
- Human Error Sebabkan Empat Mobil Tabrakan Beruntun di Tugu Zapin Pekanbaru
- Simpan di Celana Dalam, Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Sabu di Pinggir
- Kebakaran Gudang Besi Tua Kejutkan Warga Duri yang Terlelap
- Jajakan Rokok Ilegal Sebanyak 76.780 Batang, ZD di Ringkus DJBC Riau
- Jutaan Rupiah Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu di Mandau
- Provokator Warga Kuansing Tolak Eksekusi Lahan Ditangkap Polisi
- Terbukti Sindikat Sabu 19 Kg, Pengendali dan Tukang Antar Dihukum Mati PN Bengkalis
- Unsur Pimpinan DPRD Bengkalis Minta Jatah Fee Proyek Jalan di Bengkalis
- HMI Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi di Pemkab Siak
- Polairud Bengkalis Musnahkan 30 Ton Gula Pasir Ilegal dari Malaysia
- Warga Rohul Tewas Tenggelam di Sungai Kampar Dekat PLTA Koto Panjang
- Gasak Ratusan Juta Milik Nasabah,
Komplotan Maling Ganjal Tusuk Gigi di Mesin ATM Diringkus Polres Bengkalis

- Mankir, Polda Jadwal Ulang Pemeriksaan Mantan Anggota DPRD Bengkalis
- Polres Bengkalis Musnahkan Sabu 13,6 Kg


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com