Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Juni 2021 00:00
Plh Bupati Rohul Minta Proyek Sport Center Kepenuhan Sesuai DED

Ahad, 13 Juni 2021 21:37
Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas

Ahad, 13 Juni 2021 21:24
Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru

Ahad, 13 Juni 2021 19:04
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Kembali Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru

Ahad, 13 Juni 2021 17:22
Lantama TNI-AU, Enam Pesawat Tempur F-16 Amerika Tiba di Lanud Rsn

Ahad, 13 Juni 2021 16:36
Polsek Bandar Sei Kijang Sanksi Warga Sekaligus Bagi-bagi Masker

Ahad, 13 Juni 2021 16:31
Personil Polsek Bunut Patroli Tempat Rawan Kriminalitas

Ahad, 13 Juni 2021 16:28
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS

Ahad, 13 Juni 2021 16:24
Antispiasi Karhutla, Warga Diminta tak Membakar Lahan

Ahad, 13 Juni 2021 16:20
Kapolsek Ukui Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Juli 2020 14:23
Diduga Terlibat Perambahan Kawasan Hutan, Polda Riau Panggil Sihol Pangaribuan

Mantan anggota DPRD Bengkalis, Sihol Panggaribuan dipanggil Direskrimsus Polda Riau. Terkait dugaan perambahan kawasan hutan.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau tengah lakukan penyelidikan terhadap adanya laporan dugaan perambahan hutan yang menyerat nama mantan anggota DPRD Bengkalis, Sihol Pangaribuan. Hari ini Rabu (29/07/20) Ditreskrimsus Polda Riau menjadwalkan memanggil Sihol Pangaribuan untuk dimintai keterangan.

"Dia rencananya diperiksa di Ditreskrimsus Polda Riau," ujar Wadirkrimsus Polda Riau, AKBP Fribri Karpiananto saat dikonfirmasi Rabu (29/07/20).

Dikatakannya, pihaknya memang telah melakukan pemanggilan terhadap Sihol Pangaribuan tersebut untuk dimintai keterangan terhadap laporan dugaan perambahan hutan itu. Namun, hingga saat ini yang bersangkutan belum datang memenuhi panggilan tersebut.

" Saat ini masih dalam proses lidik. Kita juga sudah undang yang bersangkutan (Sihol) tapi sampai saat ini belum datang," terangnya.

Untuk diketahui, mantan Anggota DPRD Bengkalis dari fraksi Golkar periode 2014 - 2019 itu dilaporkan dengan dugaan telah melakukan tindak pidana perambahan kawasan hutan seluas 500 hektar di wilayah Desa Petani, Kecamatan Mandau yang kini masuk di kawasan Desa Buluh Manis, Kecamatan Batin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Lahan tersebut diduga dijadikan Sihol sebagai perkebunan kelapa sawit dengan umur tanaman saat ini telah berusia 8 tahun. Perkebunan ini diduga juga tak mengantongi izin dari menteri. Ia juga dilaporkan dugaan telah melakukan pencucian uang.

Dengan dugaan tersebut, maka terlapor diduga telah melanggar Pasal 17 ayat (2) huruf a, b, c dan d Jo. pasal 92 ayat (1) huruf a jo. pasal 93 ayat (1) huruf a dan hurufb Undang undang 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Kemudian Passl 2 ayat (l) huruf w Jo. Pasal 3 UU No. 8 tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, serta Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Sementara, hingga saat ini Sihol Pangaribuan belum dapat dikonfirmasi terkait pemanggilan dari Polda Riau tersebut.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas
- Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru
- Dishub Bersama Satlantas Polres Kuansing Tertibkan Mobil ODOL
- Diduga Dibakar, Tiga Rumah di Desa Rambah Tengah Hilir Ludes
- Modus Bantuan, Sejumlah Nama Camat di Inhu Dicatut Penipu
- Berawal Informasi Warga, Polsek Ujung Batu Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
- Kasus Korupsi Sidang BUMD Tuah Sekata Pelalawan Disidangkan
- KKP Tangkap 7 Kapal Pukat Harimau Ilegal Asal Sumut di Rohil
- Akibat Pengaruhi Miras, Seorang Pemuda Kuala Sebatu Nekat Tusuk Bibi Hingga Tewas
- Polda Riau Ringkus Dua Pria Penjual Sisik Tenggiling
- Kades Merbau Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa
- Hasil autopsi Perempuan Hamil di Kampar Meninggal Dengan Tak Wajar
- Tanggapi Penarikan Vaksin, DPRD Pekanbaru: Biar Tak Disalahgunakan
- Polisi Pastikan Belum Ada Tersangka Dalam Laporan KDRT Suami Istri di Kampar
- Rumah Seorang Wartawan di Pelalawan di Molotov OTK
- Suami dan Anak Wanita Hamil Dikubur di Halaman Rumah Terus Dicari
- Polisi Tangkap Koordinator Penjarahan Rumah Karyawan PT Langgam Harmuni
- Maling Motor Meresahkan Warga Bengkalis Diringkus Polisi
- Kantor Imigrasi Selatpanjang Sosialisasikan Aplikasi APOA
- Mayat Wanita Hamil Dikubur di Halaman Terbongkar Berkat Mimpi Buruk


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com