Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 September 2020 19:23
5.701 Kasus, Lemahnya Kesadaran Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Cobid Meningkat

Selasa, 22 September 2020 19:09
Diduga Jatuh dari Pohon, Pria Penjerat Burung di Bathin Solapan, Bengkalis Tewas

Selasa, 22 September 2020 18:51
Satgas Pemburu Teking Covid-19 Mulai Aksi, Kapolres Rohul Ingatkan Masyarakat Pakai Masker

Selasa, 22 September 2020 18:03
Ratusan Pekerja PT Padasa Enam Utama Dirikan Tenda di Disnakertran Riau

Selasa, 22 September 2020 17:29
Polres Inhil Berhasil Gagalkan Penyeludupan Ratusan Kardus Miras

Selasa, 22 September 2020 17:25
Disdukcapil Pelalawan Tutup, 4 Pegawai Terpapar Covid-19

Selasa, 22 September 2020 17:06
Cegah Covid-19 Meluas, BPBD Rohul Kembali Bagikan Ribuan Masker Gratis

Selasa, 22 September 2020 16:40
Jalan Penghubung Tiga Desa di Siakkecil, Bengkalis Belumpow

Selasa, 22 September 2020 16:35
Semua Ornamen Melayu Fly Over Dicopot, Diganti Dengan Cat

Selasa, 22 September 2020 16:15
Korupsi Alih Fungsi Lahan, KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Manager PT Duta Palma


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 5 Agustus 2020 13:58
Gasak Ratusan Juta Milik Nasabah,
Komplotan Maling Ganjal Tusuk Gigi di Mesin ATM Diringkus Polres Bengkalis


Nasabah sejumlah bank di Mandau kemalingan. Aksi komplotan modus ganjal mesin ATM dengan tusuk gigi berhasil menggondol uang hingga Rp300-an juta. Komplotan pelaku diringkus Polres Bengkalis.

Riauterkini-BENGKALIS- Maling gasak nasabah bank melalui ganjal mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di sejumlah titik di wilayah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis diringkus Satuan Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau, Polres Bengkalis.

Aksi komplotan maling memanfaatan kelengahan nasabah di ATM itu, setidaknya berhasil menggasak isi tabungan korban di lima titik dengan keseluruhan mencapai Rp356 juta lebih dengan modus atau cara ganjal mesin ATM dengan tusuk gigi dan potongan gergaji besi.

Sindikat pembobol yang nasabah melalui ATM itu, terungkap setelah salah satu korban M, melaporkan ke pihak kepolisian dan bank, saat kejadian pada Senin (15/6/20) sekitar pukul 14.00 WIB lalu, bahwa uang tabungannya tiba-tiba hilang setelah menggunakan mesin ATM di salah satu SPBU di Jalan Lintas Duri-Dumai Km. 6 Kulim, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan.

Pada awalnya korban M tidak mengetahui bahwa kartu ATM miliknya bermasalah. Namun pada saat digunakan tidak bisa. Kemudian ada pelaku yang menawarkan diri untuk membantu mengatasi masalah kartu ATM untuk mengambil uang korban. Karena tawaran pelaku, korban M mudah percaya kepada pelaku dan pelaku berleluasa memperdayai korban. Kartu ATM digunakan pelaku termasuk nomor pin ternyata tetap tidak bisa. Disaat bersamaan, pelaku menukar ATM asli milik korban dengan yang palsu dan dengan keahlian, pelaku juga mengganjal tusuk gigi atau potongan gergaji besi ke mesin ATM yang digunakan agar ATM milik korban tidak tertelan.

Karena sudah mengelabui korban dengan menukar kartu asli dengan palsu. Korban M baru menyadari pada Rabu (24/6/20) sekitar pukul 09.00 WIB kartu ATM miliknya karena tidak berfungsi dan kemudian melaporkannya ke pihak bank di Duri. Kemudian sekitar pukul 09.30 WIB uang sebesar Rp159 juta dalam tabungan sudah kosong begitu saja.

"Setelah mengetahui uangnya raib itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Mandau. Berdasarkan laporan tersebut Tim Polsek Mandau melakukan penyelidikan diantaranya melihat rekaman kamera pengawas atau CCTV di mesin ATM," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K saat konferensi pers di Mapolres Jalan Pertanian, Rabu (5/8/20).

Setelah mengetahui identitas pelaku, lanjut Kapolres, petugas mendapati pelaku sedang berada di Sumatera Barat (Sumbar). Petugas berhasil meringkus pelaku pada Selasa (28/7/20) sekitar pukul 20.00 WIB di Padang, Sumbar. Masing-masing pelaku Ln, kemudian meringkus Hn.

"Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya membobol isi uang nasabah dengan modus ganjal mesin ATM itu. Kemudian petugas melakukabln pengembangan petugas kembali meringkus tersangka Dd," katanya lagi.

Dari hasil pemeriksaan ada lima tempat mesin ATM atau kejadian perkara (TKP) di wilayah Mandau yang sudah menjadi sasaran komplotan. Selain dari korban pertama M, korban-korban lainnya, yaitu N, uang yang raib masing Rp68 juta lebih, An kerugian Rp102 juta lebih, Bu mengalami kerugian Rp5 juta lebih Is dengan kerugian sebesar Rp20. Total pelaku berhasil menggondol uang nasabah bank mencapai Rp356 juta lebih.

Kemudian petugas juga menyita barang bukti antara lain, 100 kartu ATM tidak aktif milik para korban, enam unit ponsel, hasil dari tindak kejahatan para pelaku berupa sepatu dan pakaian. Kemudian sisa hasil bobol mesin ATM sebesar Rp45 juta.

"Selain dari lima TKP di wilayah hukum Polsek Mandau, pelaku ini juga mengakui beraksi di 12 TKP lainnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," tutup Kapolres.***(dik)

Foto : Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan konferensi pers terbongkarnya komplotan maling modus ganjal mesin ATM, Rabu (5/8/20) siang.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Jatuh dari Pohon, Pria Penjerat Burung di Bathin Solapan, Bengkalis Tewas
- Satgas Pemburu Teking Covid-19 Mulai Aksi, Kapolres Rohul Ingatkan Masyarakat Pakai Masker
- Polres Inhil Berhasil Gagalkan Penyeludupan Ratusan Kardus Miras
- Korupsi Alih Fungsi Lahan, KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Manager PT Duta Palma
- Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru Sumpah 26 Advokat Ferari
- Warga Teluk Binjai Resah Adanya Aktivitas Illegal Logging
- Keluarga Akui Mayat di Siak adalah M Alhadar
- Sesosok Mayat Laki-laki Ditemukan Tertelungkup dalam Sumur di Siak
- Tiga "Tukang Becak" Diamankan, Polres dan BC Bengkalis Ungkap Peredaran Sabu 10 Kg
- Tim Polsek Kateman Ringkus Pengedar Sabu di Guntung
- Tim Polres Inhil Berhasil Ringkus 2 Pelaku Narkoba
- Sakit Hati di Hina, Pemuda di Inhil Nekat Bacok Teman Hingga Tewas
- Memet Edar Sabu di Bathin Solapan, Bengkalis Diringkus Polisi
- Jamaah Masjid Al-Huda Tembilahan Sempat Panik, Seorang OTK Membawa Sebilah Pisau ke Dalam Mesjid
- Polda Riau Periksa PT DSI Sebagai Tersangka Karhutla
- Diduga Edar Sabu, Oknum Honorer di Bengkalis Diringkus Polisi
- Mahasiswa Minta Kejati Riau Usut Penyimpangan Dana Covid -19
- Rp5,2 Milar Dikembalikan ke KPK, Amril Tegaskan Uang Rp1,9 Milar Hasil Usaha
- Diduga Main Mata Dengan Legal PT. DPN,
Mujahid Law Office Bakal Laporkan Kasi Pidum ke Jamwas Kejagung

- Miliki 5 Butir Inek, 3 Karyawan Grand Central Hotel Diamankan Polda Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com