Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 September 2020 19:22
Diskes Catat 85.044 Warga Riau Telah Rapid Test

Sabtu, 19 September 2020 19:09
Bertambah 303, Kasus Covid-19 di Riau Hampir Capai 5 Ribu Kasus

Sabtu, 19 September 2020 19:00
BNI Launching Tapcash Co-Branding PSMTI dengan Experience Tol Pekanbaru - Dumai

Sabtu, 19 September 2020 18:58
Tim Polres Inhil Berhasil Ringkus 2 Pelaku Narkoba

Sabtu, 19 September 2020 18:53
Sakit Hati di Hina, Pemuda di Inhil Nekat Bacok Teman Hingga Tewas

Sabtu, 19 September 2020 12:14
Jembatan Amblas, Jalurr Pekanbaru-Pangkalankerinci Putus

Sabtu, 19 September 2020 10:42
3 ASN Positif Corona, Sejumlah Perkantoran Pemkab Kuansing Ditutup

Sabtu, 19 September 2020 09:06
Memet Edar Sabu di Bathin Solapan, Bengkalis Diringkus Polisi

Sabtu, 19 September 2020 02:03
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pelaksanaan Ibadah di Tengah Pendemi Covid-19

Sabtu, 19 September 2020 01:57
Pilkada Serentak, 28 TPS Rohil Sangat Rawan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Agustus 2020 07:57
Terbukti Sindikat Sabu 19 Kg, Pengendali dan Tukang Antar Dihukum Mati PN Bengkalis

Terbukti pengendali dan kurir atau tukangĀ antar sabu-sabu 19 kg, dua terdakwa asal Kota Pekanbaru dan Payakumbuh diganjar hukuman mati PN Bengkalis. Hukuman ini jauh lebih berat dibandingkan dengan tuntutan JPU.

Riauterkini-BENGKALIS- Dua terdakwa pelaku berperan sebagai pengendali dan tukang antar atau kurir narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 19 kilogram (kg) divonis atau diganjar dengan hukuman mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Kedua terdakwa Abdillah Febriadi alias Batak alias Ade Vicent (31), pengendali, warga Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru dan Rivo Lisando alias Ripo (24), kurir, warga Desa Sungai Kemunyang, Kecamatan Luak Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh, Sumbar.

Sidang vonis mati itu dibacakan majelis hakim, Selasa (4/8/20) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB melalui sidang dalam jaringan. Menurut hakim, keduanya terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Vonis hakim ini jauh lebih berat dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya, yakni dengan hukuman 20 tahun penjara denda Rp2 miliar atau subsider selama 6 bulan.

"Majelis berpendapat lain terhadap tuntutan JPU, karena ada hal-hal yang ditemukan dalam fakta persidangan maka majelis hakim vonis kedua terdakwa itu dengan hukuman mati," ungkap Humas PN Bengkalis, Mohd. Rizky Musmar, S.H, M.H, Kamis (6/8/20) kemarin.

Kata Rizky, dalam sidang pembacaan vonis, kedua terdakwa juga menolak didampingi penasehat hukum. Terhadap putusan hakim tersebut, mereka menyatakan banding.

"Kedua terdakwa menyatakan banding," katanya lagi.

Vonis tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Rudi Ananta Wijaya, S.H, M.H, dua hakim anggota, Zia Ul Jannah Idris, S.H dan Aulia Fhatma Widhola, S.H, M.H.

Sementara itu, menanggapi atas putusan majelis hakim, JPU Kejari Bengkalis, Irvan R Prayogo, S.H menyatakan pikir-pikir.

"Kita pikir-pikir terhadap putusan itu," sebutnya.

Sebelumnya dikabarkan, aparat gabungan, Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis dan Bea Cukai berhasil melakukan pengungkapan penyalahgunaan (lahgun) dan peredaran narkotika. Sedikitnya lebih kurang atau berat kotor 19 kilogram (Kg) dikemas dalam 19 bungkus besar berhasil disita dari kurir antar provinsi, Rabu (22/1/10) silam sekitar pukul 11.20 WIB.

Terdakwa Ripo berperan sebagai kurir diringkus petugas di Jalan lintas Sungai Pakning-Bengkalis, Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu, Kabupaten Bengkalis. Mereka akan mengantarkan barang bukti sabu-sabu ditaksir miliaran rupiah itu ke dua orang kurir lainnya di Kota Pekanbaru.

Dan, terdakwa Abdillah Febriadi alias Batak, merupakan pengendali barang haram edar itu, sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), sebelum berhasil diringkus petugas, Ahad (26/1/20) lalu di Pekanbaru.***(dik)

Foto : Polres Bengkalis saat konferensi pers pengungkapan berat kotor 19 kg sabu-sabu beberapa waktu lalu. Dua terdakwa divonis mati PN Bengkalis.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tim Polres Inhil Berhasil Ringkus 2 Pelaku Narkoba
- Sakit Hati di Hina, Pemuda di Inhil Nekat Bacok Teman Hingga Tewas
- Memet Edar Sabu di Bathin Solapan, Bengkalis Diringkus Polisi
- Jamaah Masjid Al-Huda Tembilahan Sempat Panik, Seorang OTK Membawa Sebilah Pisau ke Dalam Mesjid
- Polda Riau Periksa PT DSI Sebagai Tersangka Karhutla
- Diduga Edar Sabu, Oknum Honorer di Bengkalis Diringkus Polisi
- Mahasiswa Minta Kejati Riau Usut Penyimpangan Dana Covid -19
- Rp5,2 Milar Dikembalikan ke KPK, Amril Tegaskan Uang Rp1,9 Milar Hasil Usaha
- Diduga Main Mata Dengan Legal PT. DPN,
Mujahid Law Office Bakal Laporkan Kasi Pidum ke Jamwas Kejagung

- Miliki 5 Butir Inek, 3 Karyawan Grand Central Hotel Diamankan Polda Riau
- Polsek Mandau Tangkap Perampas Laptop Penumpang Travel
- Tiga Saksi Tergugat Dihadirkan Dalam Sidang Perkara Lahan di Siak
- Kebakaran di Bathin Solapan, Bengkalis Hanguskan Sebuah Rumah Permanen
- Bentrok Warga Gondai, Pelalawan Vs Security PT NWR Kembali Pecah
- Gelapkan Sepeda Motor Teman Sendiri, Iqbal Ditangkap Polsek Pinggir
- Polres Inhil Ringkus Dua Pengedar Narkoba Bermarkas di Kos-kosan
- Bawa 43 Penumpang, Kapal Ferry Kandas di Perairan Panipahan Rokan Hilir
- Polres Inhil Tangkap Dua Pelaku Narkoba
- Drum Plastik Dermaga Apung Kuala Enok Meledak, Tiga Warga Luka
- Sekap 7 Orang, Kawanan Perampok Jarah Gudang Alat Berat di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com