Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Oktober 2020 18:56
Selama Pandemi Transaksi QRIS Mandiri Syariah Naik 16 Persen

Ahad, 25 Oktober 2020 18:51
Hari Ini, 15 Pasien Positif Corona di Kuanisng dan 6 Sembuh

Ahad, 25 Oktober 2020 18:44
Undian Pemenang Shop and Win Periode XI,
Warga Jalan Riau Pekanbaru Kegirangan Dapat Hadiah Mobil dari Mal SKA


Ahad, 25 Oktober 2020 17:42
Pasien Covid-19 Sembuh Hari Ini Lebih Banyak Dibanding Positif

Ahad, 25 Oktober 2020 15:58
Tingkatkan Imun di Masa Pandemi, Warga Tengkerang Timur Rutin Senam Bersama

Ahad, 25 Oktober 2020 15:54
Jika AMAN Menang Pilkada Bengkalis, Warga Semunai Nantikan Program S1 Gratis

Ahad, 25 Oktober 2020 14:18
Petani Aren di Kaiti Rohul Kesulitan Pemasaran dan Perlu Pembinaan

Ahad, 25 Oktober 2020 13:13
Ketua DPRD Inhil Bersama Personil TNI-Polri dan Masyarakat, Kembali Goro Gali Parit

Ahad, 25 Oktober 2020 13:10
Ornamen Melayu Hilang, Kini Jalan Layang Sekedar Dicat Tiga Warna

Ahad, 25 Oktober 2020 13:07
Buka Jalan Secara Goro, Camat Mandau Komit Perhatikan Warganya


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 17 September 2020 16:45
Diduga Main Mata Dengan Legal PT. DPN,
Mujahid Law Office Bakal Laporkan Kasi Pidum ke Jamwas Kejagung


Beredarnya foto legal PT. Duta Palma Nusantara dengan Kasi Pidum Kejari Kuansing dinilai tidak etis. Mujahid Law Office akan melaporkan Kasi Samsul Sitinjak ke amwas Kejagung RI.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Diduga main mata dengan legal PT. Duta Palma Nusantara (DPN) Mujahid Law Office akan melaporkan Kasi Pidum Kejari Kuansing, Samsul Sitinjak, SH ke Jamwas Kejagung RI di Jakarta.

"Kami dari team kuasa hukum mujahid Lawa office akan mengambil langkah hukum terkait beredar nya foto antara Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Talukkuantan dengan legal PT. DPN grup, yaitu saudara Muhammad Febriansyah," ujar Irfan, SH pengacara Mujahid Law Office selaku kuasa hukum Kades Siberakun, terdakwa perusakan alat berat di PT. DPN.

Menurut Irfan, pertemuan tersebut, jelas melanggar kode etik kejaksaan, sebab foto itu di apoluod di media sosial Face Book, pada tanggal 29 Mei 2020, di Hotel Pangeran Pekanbaru, sementara perkara ini dimulai dari tanggal 5 Mei 2020.

"Sangat tidak etis pihak yang sedang berperkara bertemu dengan seorang penegak hukum yaitu Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Talukkuantan, yang sedang melakukan penelitian terhadap berkas perkara yang dilaporkan oleh PT. Duta Palma terhadap klien kami di Polres Kuansing," ungkap Irfan, SH Kamis (17/9/2020) sore.

Irfan menyebutkan, kalau hanya untuk sekedar koordinasi, semestinya dilakukan di Kantor kejaksaan dengan mengisi buku tamu dan harus di jelaskan alasan pertemuan dengan Kasi Pidum tersebut.

  "Makanya kami menilai ada yang tidak benar, ditambah lagi, tuntutan jaksa penuntut umum, menuntut klien kami 4 tahun, itu sangat tidak sejalan dengan fakta persidangan," beber Irfan, SH.

Untuk itu ia bersama rekannya akan melaporkan terkait pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Kasi Pidum Kejaksaan Talukkuantan ke Jamwas Kejagung, dengan tembusan surat presiden RI, Komisi Kejaksaan RI, Kajagung RI, Kajati Riau dan Aswas Kajati Riau.

Mengenai postingan di face book itu, kata Irfan, saat ini sudah dihapus, akan tetapi ia telah me screenshoot postingan tersebut, dan itu nanti nya akan ajukan sebagai bukti dalam pelaporan.

"Kami tidak ingin penegakan hukum di Kuansing di tunggani kepentingan - kepentingan lain selain kepentinga  penegakan hukum itu sendiri," jelasnya.

Selain itu menurutnya, Menkopolhukam juga pernah menyampaikan dihadapan ratusan jaksa untuk tidak mainkan kasus hukum.

"Kami dari tim penasehat hukum Kantor Mujahid Law Office Mohd. Irfan, SH Citra Abdillah, SH Oky Nanda Putra, SH. MH tidak ada upaya untuk melemahkan penegakan hukum, karena foto itu beredar satu hari setelah tuntutan dibacakan di depan persidangan," kata Irfan.

Sedangkan mengenai perkara ini, kata Irfan, masyarakat 6 kenegerian dan mahasiswa sudah berkomunikasi untuk melakukan aksi di Kejaksaan Negeri Talukkuantan, dan Kejaksaan Tinggi Riau.

"Kami juga menghimbau tokoh - tokoh Juansing baik di Kuansing dan di perantauan untuk turun dan peduli terhadap persoalan ini," pinta Irfan dengan.

Sementara Samsul Sitinjak, SH Kasi Pidum Kejari Kuansing, saat dikonfirmasi masih bungkam dari pertanyaan yang diajukan kepada dirinya, hingga berita ini dilayangkan ia belum memberikan jawaban sama sekali lewat pesan WhatsApp yang telah dikirimkan.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Edar 16 Kg Sabu, Kompol IZZ Ditembak dan Bakal Dipecat
- Polda Riau Ungkap 36 Kg Sabu dan Amankan 5 Tersangka
- Jambret Handphone Mahasiswi, Pemuda di Rohul Diciduk Polisi
- Modus Maling Ternak di Kuansing Jinakan Target Pakai Bius
- Berita dan Video,
Dua Bandar Narkoba Diringkus Polisi di Tengah Jalan Soetta Pekanbaru

- Polda Riau Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Tipikor Dana Covid-19 Diskes Pekanbaru
- Berita dan Video,
Kebakaran Hebat Terjadi di Palika Rohil

- Kejari Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi di Disdik Kuansing
- Digugat Calon BPD, Bupati Kuansing Menang di PTUN
- Wartawan dan LSM Bersatu Geruduk Kantor ATR/BPN Kantah Kabupaten Rokan Hulu
- Edar Sabu, Pria 60 Tahun Asal Rupat, Bengkalis Dijebloskan ke Penjara
- Kapolres Inhil Pimpin Penggagalan Pengiriman 50 Kg Sabu di Kerintang
- Jawab Replik dari Jaksa Penuntut, Begini Isi Duplik Dari Amrik Mukminin Selaku Terdakwa Dugaan Tipikor
- Warga XIII Koto Kampar Hanyut Saat Cari Ikan
- Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi, LAR Demo Kejari Pelalawan
- Buronan Kasus Korupsi Asal Maluku Ditangkap Jaksa di Pekanbaru.
- Edar Sabu, Seorang Kakek Ditangkap Polres Pelalawan
- Gelapkan Sepeda Motor Teman, Pria Pengangguran di Rohul ini Dipolisikan
- Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman
- Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com