Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 31 Oktober 2020 21:16
Dugaan Politik Pupuk, Tim Paslon Diperiksa Sentra Gakkumdu Bengkalis

Sabtu, 31 Oktober 2020 18:36
Diskes Riau Sudah Salurkan Rp6 Miliar Lebih Dana Insentif Tenaga Kesehatan

Sabtu, 31 Oktober 2020 18:25
Buku Mata Jiwa, Gambarkan Perjalanan Misharti Menuju Senayan

Sabtu, 31 Oktober 2020 17:27
Lagi, Jumlah Pasien Sembuh Covid Lebih Banyak Dibanding Positif

Sabtu, 31 Oktober 2020 17:26
Pasien Posotif Corona Kuansing Bertambah 3 Orang

Sabtu, 31 Oktober 2020 14:51
Polres Bengkalis Ringkus Dua Kurir Sabu di Pinggir

Sabtu, 31 Oktober 2020 12:50
Lewat Bank Sampah dan Ketahanan Pangan,
SKK Migas – PT CPI Berdayakan Ekonomi Empat Desa di Bengkalis


Sabtu, 31 Oktober 2020 06:54
Kampanye untuk AMAN, Syamsurizal Janji Boyong APBN untuk Bengkalis

Jum’at, 30 Oktober 2020 20:21
Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Narkoba

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:21
Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 September 2020 08:02
Rugikan Negara Rp50 M, Dua Petinggi PT WIKA dalam Morupsi Jembatan Bangkinang

Dua petinggi PT WIKA ditahan KPK. Keduanya tersangka dugaan korupsi proyek Jembatan Waterfront City Bangkinang.

Riauterkini-PRKANBARU-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang di Kampar, Riau. Keduanya adalah pejabat pembuat komitmen pembangunan jembatan, Adnan, dan Manajer Wilayah II PT Wijaya Karya I Ketut Suarba.

"Untuk kepentingan penyidikan, tersangka ADN dan IKT ditahan rutan masing-masing selama 20 hari ke depan terhitung sejak 29 September 2020 sampai dengan tanggal 18 Oktober 2020," kata juru bicara KPK Ali Fikri kepada riauterkini, Selasa (29/9/20) malam.

Menurut Ali Fikri, keduanya fitahan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih. Sebelumnya akan dilakukan isolasi mandiri terlebih dahulu di Rutan KPK Kavling C1 dalam rangka pencegahan penyebaran wabah COVID-19.

Ali Fikri mengatakan keduanya ditetapkan sebagai tersangka sejak Maret 2019. Dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp 50 miliar ini, Adnan dan Suarba diduga telah menguntungkan diri sendiri dan merugikan negara.

"KPK menetapkan ADN dan IKT pada 14 Maret 2019 dengan dugaan para tersangka telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dalam pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Jembatan Waterfront City atau Jembatan Bangkinang Tahun Anggaran 2015-2016 di Kabupaten Kampar, Riau," tuturnya.

Selama proses penyidikan berlangsung, lanjut Ali Fikri, ada 73 saksi yang diperiksa. Mereka terdiri atas pihak Pemerintah Kabupaten Kampar, anggota DPRD, hingga ahli konstruksi.***(mad)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Ringkus Dua Kurir Sabu di Pinggir
- Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Narkoba
- Sempat Ditolak, Tim Polda Riau Bisa Periksa Napi LP Pekanbaru Diduga Bandar 16 KG Sabu
- Tim Polda Riau Ditolak Masuk Lapas Saat Hendak Periksa Napi
- Operasi Zebra Lancang Kuning 2020, Polres Kuansing Kedepankan Tindakan Simpatik
- Tabrakan Hebat Antara Bus Hino vs Dump Truck Hino di Kuansing, 3 Orang Luka-luka
- Penjual Es Keliling Ditemukan Tewas di Ruko Pasar Modren Sorek, Pelalawan
- Berita dan Video,
Presma STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Bantah Demonya Ditunggangi

- Satlantas Polresta Pekanbaru Sosialisasikan Ops Zebra Lancang Kuning 2020 ke Penumpang Transmetro
- Saksi Dugaan Korupsi di BUMD, Sekda Pelallawan Diperiksa Jaksa
- Berita dan Video,
Pemotor Asal Rohil Nekad Angkut 19 KG Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi

- Forkompimda Musnahkan 1 Kg Sabu dan 47 Ekstasi Sitaan Polres Inhil
- Tertabrak Mobil Operasional Subkon Chevron, Istri dan Anak Eks Kades Bumbung, Bengkalis Tewas
- Edar 16 Kg Sabu, Kompol IZZ Ditembak dan Bakal Dipecat
- Polda Riau Ungkap 36 Kg Sabu dan Amankan 5 Tersangka
- Jambret Handphone Mahasiswi, Pemuda di Rohul Diciduk Polisi
- Modus Maling Ternak di Kuansing Jinakan Target Pakai Bius
- Berita dan Video,
Dua Bandar Narkoba Diringkus Polisi di Tengah Jalan Soetta Pekanbaru

- Polda Riau Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Tipikor Dana Covid-19 Diskes Pekanbaru
- Berita dan Video,
Kebakaran Hebat Terjadi di Palika Rohil



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com