Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 31 Oktober 2020 14:51
Polres Bengkalis Ringkus Dua Kurir Sabu di Pinggir

Sabtu, 31 Oktober 2020 12:50
Lewat Bank Sampah dan Ketahanan Pangan,
SKK Migas – PT CPI Berdayakan Ekonomi Empat Desa di Bengkalis


Sabtu, 31 Oktober 2020 06:54
Kampanye untuk AMAN, Syamsurizal Janji Boyong APBN untuk Bengkalis

Jum’at, 30 Oktober 2020 20:21
Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Narkoba

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:21
Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:12
Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:00
Sempena Sumpah Pemuda dan HUT Partai, NasDem Milenial Riau Bagikan MasKer dan Nasi

Jum’at, 30 Oktober 2020 18:57
1 Pasien Positif, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh

Jum’at, 30 Oktober 2020 18:05
16 Orang Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 30 Oktober 2020 18:00
263 CPNS Pemprov Riau Dinyatakan Lulus SKD-SKB


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 30 September 2020 11:08
Korban Kecewa, Polda Riau Rubah DPO Penipuan Rp40 Miliar jadi Wajib Lapor

Pasutri terlapor penipuan Rp40 miliar jadi buron sejak 2015, namun saat muncul justru Polda Riau merubah statusnya jadi wajib lapor.

Riauterkini - PEKANBARU - Pasangan suami istri yakni HW dan SY dilaporkan Suyanto alias Ayang dalam dugaan penipuan senilai Rp 40 miliar ke Polda Riau. Namun laporan LP/303NII/2015/SPKT/RIAU tertanggal 24 Juli 2015 lalu itu terdapat berbagai kejanggalan.

Tim Advokat Firma Hukum Semua Orang (FHSO) yang merupakan penasehat hukum Suyanto diwakili Suharmansyah mengatakan Pada 05 November 2015, Ditreskrimum Polda Riau yang menangani kasus itu telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap keduanya. Bahkan pada 23 November 2015 pihak kepolisian juga kembali mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap keduanya yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun sejak saat itu kasus ini justru seperti jalan ditempat. Alih-alih menangkap pelaku, pihak kepolisian justru merubah status DPO menjadi wajib Iapor.

" Untuk itu kita pertanyakan profesionalisme aparat penegak hukum dalam hal ini Ditreskrimum Polda Riau dalam menangani perkara ini," terangnya Rabu (30/09/20).

"Bagaimana mungkin seorang yang telah diberikan surat perintah penangkapan dan telah kabur kurang Iebih dalam waktu 5 tahun kemudian setelah muncul hanya dikenakan wajib Iapor," tambahnya.

FHSO meminta kepada pihak penyidik yang menangani perkara itu segera menahan kedua tersangka tersebut karena telah nyata tidak memiliki itikad baik dengan cara menghilangkan diri selama 5 tahun proses penanganan perkara pidana itu. Hal ini tentu menghambat semua proses penyidikan yang telah berjalan.

"Kita meminta tersangka ditahan kalau tidak ditahan juga kita akan melaporkan hal ini ke Mabes Polri," tegasnya.

Katanya, penahanan terhadap tersangka tidak lain untuk melancarkan proses hukum. Di samping itu, untuk mengantisipasi kemungkinan tersangka menghilangkan barang bukti, apalagi melarikan diri.

"Kita juga minta petugas menolak terhadap semua upaya penangguhan penahanan yang dilakukan oleh kedua tersangka tersebut, demi transparansi dan profesionalisme penanganan perkara bagi pihak Penegak Hukum," tandasnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Ringkus Dua Kurir Sabu di Pinggir
- Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Narkoba
- Sempat Ditolak, Tim Polda Riau Bisa Periksa Napi LP Pekanbaru Diduga Bandar 16 KG Sabu
- Tim Polda Riau Ditolak Masuk Lapas Saat Hendak Periksa Napi
- Operasi Zebra Lancang Kuning 2020, Polres Kuansing Kedepankan Tindakan Simpatik
- Tabrakan Hebat Antara Bus Hino vs Dump Truck Hino di Kuansing, 3 Orang Luka-luka
- Penjual Es Keliling Ditemukan Tewas di Ruko Pasar Modren Sorek, Pelalawan
- Berita dan Video,
Presma STAI Ar Ridho Bagansiapiapi Bantah Demonya Ditunggangi

- Satlantas Polresta Pekanbaru Sosialisasikan Ops Zebra Lancang Kuning 2020 ke Penumpang Transmetro
- Saksi Dugaan Korupsi di BUMD, Sekda Pelallawan Diperiksa Jaksa
- Berita dan Video,
Pemotor Asal Rohil Nekad Angkut 19 KG Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi

- Forkompimda Musnahkan 1 Kg Sabu dan 47 Ekstasi Sitaan Polres Inhil
- Tertabrak Mobil Operasional Subkon Chevron, Istri dan Anak Eks Kades Bumbung, Bengkalis Tewas
- Edar 16 Kg Sabu, Kompol IZZ Ditembak dan Bakal Dipecat
- Polda Riau Ungkap 36 Kg Sabu dan Amankan 5 Tersangka
- Jambret Handphone Mahasiswi, Pemuda di Rohul Diciduk Polisi
- Modus Maling Ternak di Kuansing Jinakan Target Pakai Bius
- Berita dan Video,
Dua Bandar Narkoba Diringkus Polisi di Tengah Jalan Soetta Pekanbaru

- Polda Riau Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Tipikor Dana Covid-19 Diskes Pekanbaru
- Berita dan Video,
Kebakaran Hebat Terjadi di Palika Rohil



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com