Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Oktober 2020 18:56
Selama Pandemi Transaksi QRIS Mandiri Syariah Naik 16 Persen

Ahad, 25 Oktober 2020 18:51
Hari Ini, 15 Pasien Positif Corona di Kuanisng dan 6 Sembuh

Ahad, 25 Oktober 2020 18:44
Undian Pemenang Shop and Win Periode XI,
Warga Jalan Riau Pekanbaru Kegirangan Dapat Hadiah Mobil dari Mal SKA


Ahad, 25 Oktober 2020 17:42
Pasien Covid-19 Sembuh Hari Ini Lebih Banyak Dibanding Positif

Ahad, 25 Oktober 2020 15:58
Tingkatkan Imun di Masa Pandemi, Warga Tengkerang Timur Rutin Senam Bersama

Ahad, 25 Oktober 2020 15:54
Jika AMAN Menang Pilkada Bengkalis, Warga Semunai Nantikan Program S1 Gratis

Ahad, 25 Oktober 2020 14:18
Petani Aren di Kaiti Rohul Kesulitan Pemasaran dan Perlu Pembinaan

Ahad, 25 Oktober 2020 13:13
Ketua DPRD Inhil Bersama Personil TNI-Polri dan Masyarakat, Kembali Goro Gali Parit

Ahad, 25 Oktober 2020 13:10
Ornamen Melayu Hilang, Kini Jalan Layang Sekedar Dicat Tiga Warna

Ahad, 25 Oktober 2020 13:07
Buka Jalan Secara Goro, Camat Mandau Komit Perhatikan Warganya


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 1 Oktober 2020 11:08
Bahas Terorisme, FKPT Gelar Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia

FKPT kembali menggelar Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia membahas masalah terorisme.

Riauterkini-PEKANBARU-Salah satu ancaman nyata yang terjadi dan sangat menonjol saat ini adalah terorisme yang telah mengoyak keutuhan bangsa dan negara dan merusak nilai-nilai toleransi yang menjadi ciri khas bangsa. Pembinaan kesadaran bela negara adalah salah satu cara membendung paham-paham radikal ini karena yang berbahaya dari terorisme bukan serangan fisik tetapi serangan psikologis berupa pengaruh ideologi.

Demikian diungkapkan Kasie materi pembinaan BMPT, Andri Taufik pada kegiatan Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia (Ngopi Coi) yang digelar Forum Koordinasi Pengendalian Terorisme (FKPT) Riau Kamis (1/10/20).

Menurutnya, paham radikalisme disebarkan melalui media sosial yang demikian cepat tersampaikan kepada orang orang yang bermedsos.

"Kita sepakat bahwa radikalisme dan terorisme adalah musuh bersama. Untuk itu secara bersama pula kita hadapi," terangnya.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tambahnya, membawa pengaruh besar terhadap dinamika perubahan serangan terorisme. Salah satunya adalah sebagai panggung propaganda. Sebagai negara yang sedang berkembang, jumlah pengguna internet di Indonesia ternyata sudah mencapai 132,7 juta pengguna internet. Hal ini tentu memberikan peluang bagi kelompok teroris untuk melakukan propaganda sebagai sarana rekrutmen.

Untuk menghadapi hal tersebut maka diperlukan peran pemerintah dan juga masyarakat. Media literasi menjadi solusi untuk meningkatkan pertahanan diri masyarakat terhadap terpaan propaganda radikalisme dan terorisme melalui media internet.

Asisten I Setdaprov Riau Jenri Salmon Ginting mengatakan bahwa atas nama Pemprov Riau, pihaknya menyambut baik dengan dilaksanaknanya kegiatan Ngopi Coi yang digelar BNPT. Kegiatan ini menurutnya sebagai bentuk kepedulian kita semua dalam mencegah radikalisme dan terorisme di wilayah Riau.

"Menghadapi tantangn dan persaiangan yang semakin ketat di era globalisasi dan perubahan yang cepat yang mendasar bangsa Indonesia masih dihadapkan dengan permasaahan dalam negeri yg mengancam persatuan dan kesatuan. Termasuk kemajuan teknologi digital yang dimanfaatkan secara maksmal dalam program pendidikan terorisme, propaganda dan perekrutan baru," terangnya.

Selain itu, tambahnya, penyebarluasan berita hoax, ujaran kebencian dan penyebaran informasi negatif lainnya yang terus menerus melalui berbagai platfom media sosial. Sangat diharapkan pengguna internet bijak dalam memilih dan memilah informasi yang ada di media sosial.

Hadir dalam kegiatan Ngopi Coi, unsur media massa, unsur pemerintah, aparat desa dan Babinsa.*(H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Edar 16 Kg Sabu, Kompol IZZ Ditembak dan Bakal Dipecat
- Polda Riau Ungkap 36 Kg Sabu dan Amankan 5 Tersangka
- Jambret Handphone Mahasiswi, Pemuda di Rohul Diciduk Polisi
- Modus Maling Ternak di Kuansing Jinakan Target Pakai Bius
- Berita dan Video,
Dua Bandar Narkoba Diringkus Polisi di Tengah Jalan Soetta Pekanbaru

- Polda Riau Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Tipikor Dana Covid-19 Diskes Pekanbaru
- Berita dan Video,
Kebakaran Hebat Terjadi di Palika Rohil

- Kejari Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi di Disdik Kuansing
- Digugat Calon BPD, Bupati Kuansing Menang di PTUN
- Wartawan dan LSM Bersatu Geruduk Kantor ATR/BPN Kantah Kabupaten Rokan Hulu
- Edar Sabu, Pria 60 Tahun Asal Rupat, Bengkalis Dijebloskan ke Penjara
- Kapolres Inhil Pimpin Penggagalan Pengiriman 50 Kg Sabu di Kerintang
- Jawab Replik dari Jaksa Penuntut, Begini Isi Duplik Dari Amrik Mukminin Selaku Terdakwa Dugaan Tipikor
- Warga XIII Koto Kampar Hanyut Saat Cari Ikan
- Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi, LAR Demo Kejari Pelalawan
- Buronan Kasus Korupsi Asal Maluku Ditangkap Jaksa di Pekanbaru.
- Edar Sabu, Seorang Kakek Ditangkap Polres Pelalawan
- Gelapkan Sepeda Motor Teman, Pria Pengangguran di Rohul ini Dipolisikan
- Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman
- Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com