Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Oktober 2020 20:37
Pastikan tidak Ada Masalah, Pemko Pekanbaru Terus Kembangkan KIT

Selasa, 20 Oktober 2020 18:31
Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang

Selasa, 20 Oktober 2020 18:17
5 Pasien Positif Corona Kuansing Dinyatakan Sembuh

Selasa, 20 Oktober 2020 17:20
Kadiskes Riau: Pasien Sembuh di Riau Hari Ini Meningkat Tajam

Selasa, 20 Oktober 2020 17:13
Persiapan Gowes di Pantai Sepat baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota

Selasa, 20 Oktober 2020 17:07
Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan



Selasa, 20 Oktober 2020 17:02
Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman

Selasa, 20 Oktober 2020 16:49
PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa  Teberau Panjang

Selasa, 20 Oktober 2020 16:46
Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni

Selasa, 20 Oktober 2020 16:40
Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Oktober 2020 16:49
Hanya Karena Sepeda Motor Rusak, Nyawa Warga di Pinggir, Bengkalis Hilang Ditebas Parang

Hanya gara-gara sepeda motor rusak, nyawa seorang warga di Pinggir, Bengkalis melayang dan satu orang kritis akibat sabetan parang. Polisi meringkus seorang pelaku.

Riauterkini-BENGKALIS- Hanya gara-gara persoalan sepeda motor dipinjam kemudian rusak dan belum diperbaiki, Riski Saputra Taruge Siringoringo (22), beralamat di Jalan Pipa Air Bersih Gg. Palam Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis harus meregang nyawa dan abangnya Lambok Sumitro Adiwijoyo Siringoringo (28) mengalami kritis karena luka berat setelah memperoleh sebatan senjata tajam (parang) dari seorang pelaku MS ( 34) beralamat di Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (9/10/20) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K membenarkan terjadinya dugaan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat itu.

Dijelaskan Kapolres seperti disampaikan Kapolsek Pinggir Kompol Firman V.W.A Sianipar, S.H, M.H didampingi Penyidik dan Kasi Humas Bripka Juanda M Marpaung, Senin (12/10/20).

Kronologi kejadian tersebut berawal dari pada hari Jumat (9/10/20) sekitar pukul 21.00 WIB sepeda motor milik Sarah Boru Simanjuntak (istri korban, Lambok) dikembalikan oleh dua orang laki-laki ke rumah korban dalam keadaan rusak/tidak hidup setelah dipinjam oleh Frida Boru Silaban (istri pertama tersangka MS) pada hari Kamis (8/10/20).

Selanjutnya Sarah Boru Simanjuntak (istri korban Lambok) mendatangi rumah Frida Boru Silaban untuk menanyakan "kenapa sepeda motor dikembalikan dalam keadaan rusak/tidak hidup?" dan meminta pertanggungjawaban atas kerusakan sepeda motor miliknya tersebut, lalu Frida Boru Silaban menjawab "aku tidak tau kenapa bisa rusak itu" kemudian terjadi cekcok  antara Sarah Boru Simanjuntak dan Frida Boru Silaban yang mengakibatkan Sarah Simanjuntak ditampar dan dicakar Frida Boru Silaban. Kemudian Sarah Boru Simanjuntak kembali ke rumahnya dan memberitahukan kejadian tersebut kepada korban Lambok.

Mendengar kejadian tersebut, korban Lambok mendatangi rumah tersangka MS, Jumat (9/10/20) sekitar pukul 23.00 WIB, saat tiba di depan rumah rersangka MS, korban Lambok bertemu dengan korban Riski (adik kandung Lambok) yang menyusul. Selanjutnya, korban Lambok dan Riski masuk ke dalam rumah tersangka MS dan terjadi perkelahian antara korban Lambok dengan tersangka MS.

Saat terjadi perkelahian tersangka MS mengalami luka, kemudian tersangka MS berlari ke dalam kamar dan mengambil sebilah senjata tajam.

Tersangka MS  mengejar korban Lambok dan Riski dengan mengayunkan senjata tajam di tangannya. Saat korban Lambok lari ke luar rumah dan terjatuh di samping rumah tersangka MS,  tersangka MS langsung mengayunkannya ke arah korban mengakibatkan luka berat bagian tangan kiri dan tangan kanan serta kepala bagian atas.

Melihat korban Lambok mengalami luka berat akibat ayunan senjata tajam yang digunakan oleh tersangka MS dengan membabi buta, lalu korban Riski ingin membantu menyelamatkan korban Lambok dan saat itu juga tersangka MS langsung menusukkan senjata tajam dari tangan kanannya ke arah dada tepatnya di ulu hati dan punggung belakang korban. Selanjutnya, tersangka MS langsung melarikan diri.

Kemudian masyarakat membantu para korban mengantarkannya ke rumah sakit Permata Hati Duri, setiba di Rumah sakit korban Riski meninggal dunia dan korban Lambok kritis.

"Sabtu (10/20/20) sekitar pukul 17.15 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap seorang tersangka yang diduga keras melakukan tindak pidana pembunuhan," ungkapnya.

Petugas juga mengamankan barang bukti, baju kaos, celana milik korban. Milik tersangka MS, petugas menyita senjata tajam, celana dan singlet.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman
- Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni
- Polres Kampar Tengah Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni
- Jenguk Anak Sakit, Rumah Warga Aliantan Dibobol Maling
- Polda Riau Panggil Calon Wabup Bengkalis Terkait Dugaan Perambahan Hutan
- KPP Pratama Bengkalis Sita Aset Penunggak Pajak
- Lima Mobil dan Bengkel Ekspedisi Tunas Harapan Pekanbaru Ludes Terbakar
- Kabel PT. CPI di Duri, Bengkalis Bernilai Miliaran Digondol Maling
- Diduga Cabuli Bocah 15 Tahun Tiga Kali, Pemuda di Bonai Darussalam Dipolisikan
- Polisi Rohil Dianiaya di Kedai Tuak
- Ditenangkan Saat Kalap di Kedai Tuak, Petani di Rohil Malah Aniaya Polisi
- BeAT Versus KLX di Kota Lama, Seorang Pelajar Meninggal dan Dua Lainnya Terluka
- Polres Inhil Kembali Ringkus 2 Tersangka Narkoba
- Diajak Jalan-jalan, Gadis di Tambusai Malah Diperkosa di Tribun Lapangan Bola
- 13 Ruangan SMPN 1 Rambah Ludes Terbakar, Kepsek Melapor ke Polisi
- Laporkan Temuan Penyalahgunaan Beras PKH, Dua PNS Pelalawan Malah Jadi Tersangka Pilkada
- Dua Pengedar Antar Provinsi Diringkus Polisi Rohul, 1,2 Kg Ganja Disita
- Kades Kecolongan,
Dua Warung Remang-remang di Desa Batas Rohul Dibakar "Emak-emak"

- Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media, Tiga Pejabat Setwan Rohil Dituntut 20 dan 18 Bulan Penjara
- Sepekan Buron, Pelaku Curas di Tambusai Utara Berhasil Ditangkap Polisi Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com