Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Oktober 2020 20:37
Pastikan tidak Ada Masalah, Pemko Pekanbaru Terus Kembangkan KIT

Selasa, 20 Oktober 2020 18:31
Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang

Selasa, 20 Oktober 2020 18:17
5 Pasien Positif Corona Kuansing Dinyatakan Sembuh

Selasa, 20 Oktober 2020 17:20
Kadiskes Riau: Pasien Sembuh di Riau Hari Ini Meningkat Tajam

Selasa, 20 Oktober 2020 17:13
Persiapan Gowes di Pantai Sepat baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota

Selasa, 20 Oktober 2020 17:07
Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan



Selasa, 20 Oktober 2020 17:02
Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman

Selasa, 20 Oktober 2020 16:49
PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa  Teberau Panjang

Selasa, 20 Oktober 2020 16:46
Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni

Selasa, 20 Oktober 2020 16:40
Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Oktober 2020 20:39
Pertanyakan Kelanjutan Kasus Korupsi di Siak, Mahasiswa Kembali Geruduk Kejati Riau

Puluhan mahasiswa kembali datangi Kejati Riau. Massa mendesak kejakssaan segera menuntaskan dugaan korupsi di Pemkab Siak.

Riauterkini-PEKANBARU- Belum adanya titik terang atas proses penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) di Sekdakab Siak tahun 2014-201. Rabu (14/10/20) siang, seratusan massa Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan kembali mendatangi Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Dalam orasinya, para mahasiswa meminta Kejati Riau untuk segera menyelesaikan kasus dugaan korupsi dana hibah tersebut

" Kita minta pihak Kejati Riau untuk dapat menuntaskan kasus koruspi dana bansos di Siak, dan kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas," teriak mahasiswa yang dikomandoi Robi.

Kendati proses penyidikan terus didalami pihak kejaksaan, dan memeriksa saksi saksi termasuk mantan Kepala Bappeda dan Kepala BKD Kabupaten Siak, Yan Prana yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Riau. Namun pihak Kejati Riau belum juga menyebutkan siapa siapa orang yang bertanggung jawab atas dana bansos tersebut.

" Kami menyakini adanya indikasi penyelewengan pada kegiatan dana Bansos di Kabupaten Siak. Untuk itu, kami meminta pihak kejaksaan agar dapat menuntaskan kasus ini," ucap pendemo lagi.

Para pendemo yang menyebut nyebut nama Yan Prana, mantan Kepala BKD di era kepemimpinan Bupati Syamsuar yang kini menjadi Gubernur Riau nantinya terindikasi melakukan penyelewengan, maka Yan Prana harus di pecat.

"Jika sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka, kita sepakat agar Yan Prana dipecat," tegas pendemo.

Pihak Kejati Riau melalui Kasi Penkum dan Humas, Muspidauan turun langsung menemui massa aksi. Kepada pendemo Muspidauan mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi Bansos di Kabupaten Siak tersebut sudah resmi ke tahap penyidikan.

" Kasus ini sudah kita naikkan ke tahap penyidikan karena kita telah menemukan adanya alat bukti yang kuat ditambah adanya keterangan saksi-saksi," ucapnya.

Meski secara umum belum ditemukan siapa tersangkanya. Saat ini pihaknya masih memanggil saksi-saksi.

" Dari keterangan para saksi inilah nanti kita tahu siapa yang bertanggung jawab," jelas Muspidauan.

Mendapat penjelasan dari bagian Humas tersebut, aksi massa yang berlangsung aman dan tertib itu, akhirnya membubarkan diri.*(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman
- Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni
- Polres Kampar Tengah Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni
- Jenguk Anak Sakit, Rumah Warga Aliantan Dibobol Maling
- Polda Riau Panggil Calon Wabup Bengkalis Terkait Dugaan Perambahan Hutan
- KPP Pratama Bengkalis Sita Aset Penunggak Pajak
- Lima Mobil dan Bengkel Ekspedisi Tunas Harapan Pekanbaru Ludes Terbakar
- Kabel PT. CPI di Duri, Bengkalis Bernilai Miliaran Digondol Maling
- Diduga Cabuli Bocah 15 Tahun Tiga Kali, Pemuda di Bonai Darussalam Dipolisikan
- Polisi Rohil Dianiaya di Kedai Tuak
- Ditenangkan Saat Kalap di Kedai Tuak, Petani di Rohil Malah Aniaya Polisi
- BeAT Versus KLX di Kota Lama, Seorang Pelajar Meninggal dan Dua Lainnya Terluka
- Polres Inhil Kembali Ringkus 2 Tersangka Narkoba
- Diajak Jalan-jalan, Gadis di Tambusai Malah Diperkosa di Tribun Lapangan Bola
- 13 Ruangan SMPN 1 Rambah Ludes Terbakar, Kepsek Melapor ke Polisi
- Laporkan Temuan Penyalahgunaan Beras PKH, Dua PNS Pelalawan Malah Jadi Tersangka Pilkada
- Dua Pengedar Antar Provinsi Diringkus Polisi Rohul, 1,2 Kg Ganja Disita
- Kades Kecolongan,
Dua Warung Remang-remang di Desa Batas Rohul Dibakar "Emak-emak"

- Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media, Tiga Pejabat Setwan Rohil Dituntut 20 dan 18 Bulan Penjara
- Sepekan Buron, Pelaku Curas di Tambusai Utara Berhasil Ditangkap Polisi Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com