Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Oktober 2020 20:37
Pastikan tidak Ada Masalah, Pemko Pekanbaru Terus Kembangkan KIT

Selasa, 20 Oktober 2020 18:31
Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang

Selasa, 20 Oktober 2020 18:17
5 Pasien Positif Corona Kuansing Dinyatakan Sembuh

Selasa, 20 Oktober 2020 17:20
Kadiskes Riau: Pasien Sembuh di Riau Hari Ini Meningkat Tajam

Selasa, 20 Oktober 2020 17:13
Persiapan Gowes di Pantai Sepat baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota

Selasa, 20 Oktober 2020 17:07
Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan



Selasa, 20 Oktober 2020 17:02
Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman

Selasa, 20 Oktober 2020 16:49
PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa  Teberau Panjang

Selasa, 20 Oktober 2020 16:46
Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni

Selasa, 20 Oktober 2020 16:40
Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 16 Oktober 2020 20:52
Kades Kecolongan,
Dua Warung Remang-remang di Desa Batas Rohul Dibakar "Emak-emak"


Dua warung remang-remang di Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Rohul, diduga dibakar oleh puluhan "emak-emak".

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Puluhan "emak-emak" di Desa Batas, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, dikabarkan marah dan membakar dua warung remang-remang yang dinilai meresahkan, Jumat sore (16/10/2020).

Informasi dirangkum Riauterkinicom, dua warung remang-remang di Jalan Sei Sepatak Simpang Balok Desa Batas milik inisial Nsh dan Smt tersebut diduga dibakar puluhan ibu-ibu pada Jumat sore sekira pukul 18.30 WIB.

Kepala Desa Batas, Tengku Musrial, membenarkan ada aksi pembakaran dua warung remang-remang berada di kebun kelapa sawit yang diduga dilakukan puluhan kaum ibu tersebut.

Kades mengatakan seperti informasi yang didengarnya, para ibu-ibu ini mengaku sudah resah ada warung remang-remang atau biasa disebut kafe di daerahnya.

"Alasan ibu-ibu ini, seperti yang saya dengar, pertama warung remang-remang ini dinilai telah merusak generasi muda, kedua menyelamatkan nama Negeri Seribu Suluk sementara kafe-kafe bertebaran," jelas Tengku Musrial.

"Saya juga kecolongan, karena informasi dirahasiakan oleh ibu-ibu ini. Karena anggapan ibu-ibu itu kita ikut memback-up, sehingga informasi tidak bocor. Padahal kita surat pernah kirim surat ke Satpol PP, Camat juga," tambanya lagi.

Kades Batas mengakui sudah beberapa kalinya Satpol PP Rohul turun ke Simpang Balok tapi tidak diindahkan oleh pemiliknya.

Demikian juga Pemerintah Desa Batas sudah pernah melayangkan surat ke pemilik usaha namun tidak juga diindahkan, meski sebelumnya sudah pernah dibuat perjanjian.

Kepada aparat keamanan dan pemerintah daera, Kades Batas, mengharapkan agar ke depannya rutin melakukan penertiban penyakit masyarakat (Pekat) di desanya.

"Ke depannya kita mohon ke pemerintah agar warung remang-remang ini dilakukan penertiban, sesuai Perda Nomor 2 tentang Pekat itu," harapnya.

"Jadi harapan kita supaya ditegakkan betul-betul karena kita coba kirim surat sebelumnya dan kita sampakan ke Satpol PP dan Camat," pungkas Kades Batas, Tengku Musrial.***(zal)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman
- Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni
- Polres Kampar Tengah Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni
- Jenguk Anak Sakit, Rumah Warga Aliantan Dibobol Maling
- Polda Riau Panggil Calon Wabup Bengkalis Terkait Dugaan Perambahan Hutan
- KPP Pratama Bengkalis Sita Aset Penunggak Pajak
- Lima Mobil dan Bengkel Ekspedisi Tunas Harapan Pekanbaru Ludes Terbakar
- Kabel PT. CPI di Duri, Bengkalis Bernilai Miliaran Digondol Maling
- Diduga Cabuli Bocah 15 Tahun Tiga Kali, Pemuda di Bonai Darussalam Dipolisikan
- Polisi Rohil Dianiaya di Kedai Tuak
- Ditenangkan Saat Kalap di Kedai Tuak, Petani di Rohil Malah Aniaya Polisi
- BeAT Versus KLX di Kota Lama, Seorang Pelajar Meninggal dan Dua Lainnya Terluka
- Polres Inhil Kembali Ringkus 2 Tersangka Narkoba
- Diajak Jalan-jalan, Gadis di Tambusai Malah Diperkosa di Tribun Lapangan Bola
- 13 Ruangan SMPN 1 Rambah Ludes Terbakar, Kepsek Melapor ke Polisi
- Laporkan Temuan Penyalahgunaan Beras PKH, Dua PNS Pelalawan Malah Jadi Tersangka Pilkada
- Dua Pengedar Antar Provinsi Diringkus Polisi Rohul, 1,2 Kg Ganja Disita
- Kades Kecolongan,
Dua Warung Remang-remang di Desa Batas Rohul Dibakar "Emak-emak"

- Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media, Tiga Pejabat Setwan Rohil Dituntut 20 dan 18 Bulan Penjara
- Sepekan Buron, Pelaku Curas di Tambusai Utara Berhasil Ditangkap Polisi Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com