Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Juni 2021 00:00
Plh Bupati Rohul Minta Proyek Sport Center Kepenuhan Sesuai DED

Ahad, 13 Juni 2021 21:37
Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas

Ahad, 13 Juni 2021 21:24
Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru

Ahad, 13 Juni 2021 19:04
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Kembali Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru

Ahad, 13 Juni 2021 17:22
Lantama TNI-AU, Enam Pesawat Tempur F-16 Amerika Tiba di Lanud Rsn

Ahad, 13 Juni 2021 16:36
Polsek Bandar Sei Kijang Sanksi Warga Sekaligus Bagi-bagi Masker

Ahad, 13 Juni 2021 16:31
Personil Polsek Bunut Patroli Tempat Rawan Kriminalitas

Ahad, 13 Juni 2021 16:28
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS

Ahad, 13 Juni 2021 16:24
Antispiasi Karhutla, Warga Diminta tak Membakar Lahan

Ahad, 13 Juni 2021 16:20
Kapolsek Ukui Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Oktober 2020 16:50
KPP Pratama Bengkalis Sita Aset Penunggak Pajak

KPP Pratama Bengkalis lakukan penyitaan terhadap aset dari penunggak pajak di akhir September 2020. Dua kendaraan roda empat siap dilelangkan.

Riauterkini - DURI - Diakhir September 2020, Kepala Kantor Pajak Pelayanan (KPP) Pratama Bengkalis, Indera Gunawan didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penagihan dan Juru sita berhasil melaksanakan tindakan penagihan berupa penyitaan terhadap aset dari Penunggak Pajak. Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bengkalis berhasil menyita dua unit kendaraan roda empat milik dari Penunggak Pajak.

  Kegiatan penyitaan terhadap aset milik Penunggak Pajak itu berpedoman pada Pasal 12, Undang-Undang (UU) Nomor 19, Tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa sebagaimana telah diubah terakhir UU Nomor 19 Tahun 2000.

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku, KPP Pratama Bengkalis, Seksi Penagihan melakukan kegiatan penagihan terhadap utang pajak yang jatuh tempo pembayaran melalui serangkaian tindakan penagihan dimulai dengan penerbitan Surat teguran, Surat Paksa apabila tidak juga dilakukan pembayaran maka akan dilakukan upaya penagihan aktif dapat berupa tindakan penyitaan, pencegahan hingga penyanderaan (Gizelling).

Selain berpedoman akan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku, KPP Pratama Bengkalis dalam melaksanakan tugas dan fungsinya senantiasa berpedoman kepada SOP yang telah ditetapkan serta mengutamakan profesionalisme dan integritas.

KPP Pratama Bengkalis selalu mendorong Wajib Pajak yang memiliki tunggakan pajak untuk memenuhi kewajibannya baik melalui himbauan dan komunikasi persuasif dengan Wajib Pajak atau Penanggung Pajak maupun Hard Collection (Penagihan aktif), salah satunya dengan cara penyitaan aset dari Wajib Pajak atau Penanggung Pajak yang memiliki tunggakan pajak.

Atas barang hasil tindakan penyitaan itu segera dilakukan pelelangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) apabila tunggakan pajak belum dilunasi oleh penunggak.

Maksud dilaksanakannya tindakan penagihan aktif berupa penyitaan atas aset penunggak pajak ini, selain untuk menambah peneriman negara melalui pencairan piutang pajak juga agar dapat memberikan deterrent effect khususnya kepada Wajib Pajak yang memiliki tunggakan pajak dan seluruh Wajib Pajak pada umumnya agar segera memenuhi kewajiban perpajakannya.

Dengan terpenuhinya penerimaan pajak sebagai salah satu sumber penerimaan negara akan sangat membantu keuangan Negara Indonesia yang saat ini sedang menghadapi Pandemic Corona Virus Disease - 2019 (Covid -19) yang sangat berdampak di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

"KPP Pratama Bengkalis senantiasa mendorong kepada seluruh Wajib Pajak agar memenuhi kewajiban perpajakan dengan tertib dan penuh tanggung sebagai wujud jiwa gotong-royong mengisi dan menyukseskan pembangunan nasional guna menuju masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur serta ikut menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap kuat sehingga negara mampu menanggulangi Covid-19 dengan lebih baik,"ujar Indera Gunawan.*(Rls/hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas
- Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru
- Dishub Bersama Satlantas Polres Kuansing Tertibkan Mobil ODOL
- Diduga Dibakar, Tiga Rumah di Desa Rambah Tengah Hilir Ludes
- Modus Bantuan, Sejumlah Nama Camat di Inhu Dicatut Penipu
- Berawal Informasi Warga, Polsek Ujung Batu Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
- Kasus Korupsi Sidang BUMD Tuah Sekata Pelalawan Disidangkan
- KKP Tangkap 7 Kapal Pukat Harimau Ilegal Asal Sumut di Rohil
- Akibat Pengaruhi Miras, Seorang Pemuda Kuala Sebatu Nekat Tusuk Bibi Hingga Tewas
- Polda Riau Ringkus Dua Pria Penjual Sisik Tenggiling
- Kades Merbau Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa
- Hasil autopsi Perempuan Hamil di Kampar Meninggal Dengan Tak Wajar
- Tanggapi Penarikan Vaksin, DPRD Pekanbaru: Biar Tak Disalahgunakan
- Polisi Pastikan Belum Ada Tersangka Dalam Laporan KDRT Suami Istri di Kampar
- Rumah Seorang Wartawan di Pelalawan di Molotov OTK
- Suami dan Anak Wanita Hamil Dikubur di Halaman Rumah Terus Dicari
- Polisi Tangkap Koordinator Penjarahan Rumah Karyawan PT Langgam Harmuni
- Maling Motor Meresahkan Warga Bengkalis Diringkus Polisi
- Kantor Imigrasi Selatpanjang Sosialisasikan Aplikasi APOA
- Mayat Wanita Hamil Dikubur di Halaman Terbongkar Berkat Mimpi Buruk


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com