Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 25 Nopember 2020 05:57
Bubarkan Paksa Deklarasi Tolak Rizieq Shihab, Ketua FPI Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka

Rabu, 25 Nopember 2020 05:47
Innalillahi Wainnalilahi Rojiun, Cawako Dumai Eko Suharjo Wafat

Selasa, 24 Nopember 2020 19:46
Terima vonis Amril Mukminim, Jaksa Banding Istrinya Dinyatakan tak Terlibat

Selasa, 24 Nopember 2020 18:45
Hari Ini, Pasien Covid-19 di Riau Bertambah 138 Kasus

Selasa, 24 Nopember 2020 18:01
Positif Tidak Ada, 6 Pasien Covid-19 Kuansing Sembuh

Selasa, 24 Nopember 2020 17:42
Pilkada Kuansing, Kelompok Tani Pangean Nyatakan Dukungan untuk Pasangan BERMITRA 

Selasa, 24 Nopember 2020 17:09
Pilkada Bengkalis, Bawaslu Minta KPU Lakukan Perbaikan DPT

Selasa, 24 Nopember 2020 16:38
Rektor UIN Suska Pekanbaru Dipecat

Selasa, 24 Nopember 2020 15:25
Berbincang Ekonomi Syariah, Anak Wapres Silaturahim ke LAMR

Selasa, 24 Nopember 2020 14:36
Pengelola BUMDes se Riau diminta Tingkatkan Wawasan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Oktober 2020 16:50
KPP Pratama Bengkalis Sita Aset Penunggak Pajak

KPP Pratama Bengkalis lakukan penyitaan terhadap aset dari penunggak pajak di akhir September 2020. Dua kendaraan roda empat siap dilelangkan.

Riauterkini - DURI - Diakhir September 2020, Kepala Kantor Pajak Pelayanan (KPP) Pratama Bengkalis, Indera Gunawan didampingi Kepala Seksi (Kasi) Penagihan dan Juru sita berhasil melaksanakan tindakan penagihan berupa penyitaan terhadap aset dari Penunggak Pajak. Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bengkalis berhasil menyita dua unit kendaraan roda empat milik dari Penunggak Pajak.

  Kegiatan penyitaan terhadap aset milik Penunggak Pajak itu berpedoman pada Pasal 12, Undang-Undang (UU) Nomor 19, Tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa sebagaimana telah diubah terakhir UU Nomor 19 Tahun 2000.

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku, KPP Pratama Bengkalis, Seksi Penagihan melakukan kegiatan penagihan terhadap utang pajak yang jatuh tempo pembayaran melalui serangkaian tindakan penagihan dimulai dengan penerbitan Surat teguran, Surat Paksa apabila tidak juga dilakukan pembayaran maka akan dilakukan upaya penagihan aktif dapat berupa tindakan penyitaan, pencegahan hingga penyanderaan (Gizelling).

Selain berpedoman akan ketentuan perundang-undangan perpajakan yang berlaku, KPP Pratama Bengkalis dalam melaksanakan tugas dan fungsinya senantiasa berpedoman kepada SOP yang telah ditetapkan serta mengutamakan profesionalisme dan integritas.

KPP Pratama Bengkalis selalu mendorong Wajib Pajak yang memiliki tunggakan pajak untuk memenuhi kewajibannya baik melalui himbauan dan komunikasi persuasif dengan Wajib Pajak atau Penanggung Pajak maupun Hard Collection (Penagihan aktif), salah satunya dengan cara penyitaan aset dari Wajib Pajak atau Penanggung Pajak yang memiliki tunggakan pajak.

Atas barang hasil tindakan penyitaan itu segera dilakukan pelelangan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) apabila tunggakan pajak belum dilunasi oleh penunggak.

Maksud dilaksanakannya tindakan penagihan aktif berupa penyitaan atas aset penunggak pajak ini, selain untuk menambah peneriman negara melalui pencairan piutang pajak juga agar dapat memberikan deterrent effect khususnya kepada Wajib Pajak yang memiliki tunggakan pajak dan seluruh Wajib Pajak pada umumnya agar segera memenuhi kewajiban perpajakannya.

Dengan terpenuhinya penerimaan pajak sebagai salah satu sumber penerimaan negara akan sangat membantu keuangan Negara Indonesia yang saat ini sedang menghadapi Pandemic Corona Virus Disease - 2019 (Covid -19) yang sangat berdampak di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

"KPP Pratama Bengkalis senantiasa mendorong kepada seluruh Wajib Pajak agar memenuhi kewajiban perpajakan dengan tertib dan penuh tanggung sebagai wujud jiwa gotong-royong mengisi dan menyukseskan pembangunan nasional guna menuju masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur serta ikut menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap kuat sehingga negara mampu menanggulangi Covid-19 dengan lebih baik,"ujar Indera Gunawan.*(Rls/hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bubarkan Paksa Deklarasi Tolak Rizieq Shihab, Ketua FPI Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka
- Terima vonis Amril Mukminim, Jaksa Banding Istrinya Dinyatakan tak Terlibat
- Tertangkap Cctv Mencuri, Residivis Diamankan Warga
- Kambuh Edar Sabu, Residivis Diringkus Polres Bengkalis
- Jaksa Dibacok Mantan Suami dari Istrinya, Pelaku Diburu Polisi Rohul
- Ungkap Kasus Narkoba, Pemkab Apresiasi Personil Polres Inhil Berprestasi
- Polres Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pembalakan Liar
- Diduga Terima Tamu Bukan Suami Istri, Kasatpol PP Pekanbaru Ingatkan Pengusaha Penginapan
- Tanggapi Aksi Amuk Riau,
KPK Tak Segan Tetapkan Tersangka Sepanjang Ada Bukti

- Hendak Dikirim ke Sulsel, Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi
- Polisi Tahan Dua dari Enam Pelaku Perusakan dan Ancaman Pekerja Tol PKU-Padang
- Kebakaran 4 Kios di Jalan Tuah Karya Pekanbaru Ditaksir Picu Kerugian Rp400 Juta
- Dua Jurtul Togel di Desa Kabun Diciduk Polisi Rohul
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap Aparat Polres Inhil di Dua Kecamatan
- Berita dan Video,
Tiga Kios di Jalan Kualu Diamuk Si Jago Merah

- Minta Proyek Bernada Ancaman, 6 Orang Mengaku Anggota SPSI Diringkus Polda Riau
- Kapolres Rohul Cek Kesiapan Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020
- Besok, Mantan Wabup Bengkalis Diadili
- Polsek Tambusai Utara Sita Meja Judi Game Ikan-ikan di Desa Bangun Jaya
- Dugaan Korupsi Proyek DIC Bengkalis,
Kontraktor Penyedia Bahan Sebut Jaksa "Salah Alamat"



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com