Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 14 Juni 2021 00:00
Plh Bupati Rohul Minta Proyek Sport Center Kepenuhan Sesuai DED

Ahad, 13 Juni 2021 21:37
Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas

Ahad, 13 Juni 2021 21:24
Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru

Ahad, 13 Juni 2021 19:04
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau Kembali Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru

Ahad, 13 Juni 2021 17:22
Lantama TNI-AU, Enam Pesawat Tempur F-16 Amerika Tiba di Lanud Rsn

Ahad, 13 Juni 2021 16:36
Polsek Bandar Sei Kijang Sanksi Warga Sekaligus Bagi-bagi Masker

Ahad, 13 Juni 2021 16:31
Personil Polsek Bunut Patroli Tempat Rawan Kriminalitas

Ahad, 13 Juni 2021 16:28
Gubernur Sumut Bersembang ke Rumah Quran Milik UAS

Ahad, 13 Juni 2021 16:24
Antispiasi Karhutla, Warga Diminta tak Membakar Lahan

Ahad, 13 Juni 2021 16:20
Kapolsek Ukui Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Oktober 2020 17:35
Kejari Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi di Disdik Kuansing

Kejari akhirnya menahan tiga tersangka dugaan korupsi Mark Up modul eksperimen di Disdik Kuansing. Ketiga tersangka ini dititipkan di tahanan Polres.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Kejaksaan Negeri Kuansing, menahan 3 tersangka dugaan korupsi Mark Up Modul Eksperimen pembelajaran IPA sains SD berbasis digital interktif di Disdik Kuansing tahun 2019.

Tiga tersangka tersebut S selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Kemudian EE selaku direktur CV. Aksa Jaya Mandiri dan AS selaku pelaksana pekerjaan.

Ketiga tersangka ini dititipkan di tahanan Polres Kuansing, mereka digiring usai pelaksanaan shalat Jumat sekira pukul 2.30 WIB langsung dari Kejari Kuansing.

Kajari Kuansing, lewat Komperensi Pers menyampaikan, melalui hasil penyidikan, ditemukan fakta pengadaan Modul Eksperimen dengan pagu senilai 4. 500.000.000. Kemudian menetapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar 4. 499.990.000 dengan item barang sebanyak 34 item untuk 20 paket.

Dari penyusunan HPS tersebut, nilainya hampir sama persis dengan nilai harga yang diberikan distributor atau pabrikan PT. GS di Bekasi.

Padahal harga dari distributor diberikan potongan harga atau discoun sebesar 40 persen, akan tetapi PPK/KPA hanya mengurangi 10 persen dan dimasukkan sebagai item keuntungan penyedia dalam HPS.

Total yang dibayarkan ke distributor atau PT. GS untuk barang tersebut sebesar 2.711.000.000. Kemudian dari hasil pekerjaan tersebut direktur CV. AQsa Jaya Mandiri mentransfer ke rekening pribadi AS senilai 1. 355.570.000. Sehingga negara dirugikan sebesar 1. 350.000.000.

"Selama proses penyidikan kami telah memeriksa sebanyak 35 orang saksi, 1 orang ahli dan menyita sebanyak 92 dokumen. Dari hasil ekspos gelar perkara yang kami lakukan Selasa (20/10/2020) maka ketiganya kami tetapkan sebagai tersangka, masing - masing AS, S dan EE," jelas Kajari Kuansing, Hadiman, SH. MH.* (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Lalai, Pengemudi Mobil Trabak 3 Pengguna Jalan Lain, 1 Orang Tewas
- Terlibat Premanisme, 79 Orang Pelaku Diringkus Polresta Pekanbaru
- Dishub Bersama Satlantas Polres Kuansing Tertibkan Mobil ODOL
- Diduga Dibakar, Tiga Rumah di Desa Rambah Tengah Hilir Ludes
- Modus Bantuan, Sejumlah Nama Camat di Inhu Dicatut Penipu
- Berawal Informasi Warga, Polsek Ujung Batu Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
- Kasus Korupsi Sidang BUMD Tuah Sekata Pelalawan Disidangkan
- KKP Tangkap 7 Kapal Pukat Harimau Ilegal Asal Sumut di Rohil
- Akibat Pengaruhi Miras, Seorang Pemuda Kuala Sebatu Nekat Tusuk Bibi Hingga Tewas
- Polda Riau Ringkus Dua Pria Penjual Sisik Tenggiling
- Kades Merbau Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Dana Desa
- Hasil autopsi Perempuan Hamil di Kampar Meninggal Dengan Tak Wajar
- Tanggapi Penarikan Vaksin, DPRD Pekanbaru: Biar Tak Disalahgunakan
- Polisi Pastikan Belum Ada Tersangka Dalam Laporan KDRT Suami Istri di Kampar
- Rumah Seorang Wartawan di Pelalawan di Molotov OTK
- Suami dan Anak Wanita Hamil Dikubur di Halaman Rumah Terus Dicari
- Polisi Tangkap Koordinator Penjarahan Rumah Karyawan PT Langgam Harmuni
- Maling Motor Meresahkan Warga Bengkalis Diringkus Polisi
- Kantor Imigrasi Selatpanjang Sosialisasikan Aplikasi APOA
- Mayat Wanita Hamil Dikubur di Halaman Terbongkar Berkat Mimpi Buruk


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com