Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Mei 2021 08:28
FKIJK Riau Laksanakan Vaksin Covid-19

Rabu, 12 Mei 2021 08:12
Jelang Idul Fitri, DPW IKA UII Jogja Wilayah Riau Berbagi Sembako

Selasa, 11 Mei 2021 22:24
Berkah Ramadhan, Pengurus Kopertim Kecamatan Tambusai Buka Puasa Bersama

Selasa, 11 Mei 2021 20:47
Serentak, Delapan Pj Kades Dilantik Camat Seberida Inhu

Selasa, 11 Mei 2021 19:03
Jelang Idul Fitri, PGN Pastikan Progres Pembangunan Proyek Infrastruktur Gas Bumi Sesuai Jadwal

Selasa, 11 Mei 2021 17:13
Polsek Pangkalan Lesung Imbau Soal Prokes di Pasar

Selasa, 11 Mei 2021 17:05
Operasi Polsek Ukui dan Tim Yustisi Sasar Pusat Keramaian

Selasa, 11 Mei 2021 16:59
Tzu Chi dan PT PSPI–APP Sinar Mas Region Riau Berbagi di Bulan Ramadhan

Selasa, 11 Mei 2021 16:58
Polsek Bunut Pastikan Masyarakat Terapkan Prokes Saat Beraktivitas

Selasa, 11 Mei 2021 16:36
Polsek Kuala Kampar Kembali Gelar PPKM


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Oktober 2020 22:20
Polda Riau Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Tipikor Dana Covid-19 Diskes Pekanbaru

Ditreskrimsus Polda Riau dalami laporan dugaan korupsi dana covid-19 Diskes Pekanbaru. Polisi panggil keluarga almarhumah Wirsyamsiwarti sebagai pelapor.

Riauterkini - PEKANBARU - Polda Riau melalui Ditreskrimsus Polda Riau hari ini, Jumat (23/10/20) telah memanggil keluarga almarhumah Wirsyamsiwarti yang melaporkan adanya dugaan tindak pidana korupsi dana covid-19 yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Mereka adalah Mince dan Zulkardi yang diperiksa sebagai saksi dalam laporannya tersebut.

Melalui Kuasa Hukumnya Suroto, dalam pemeriksaan itu keduanya menjelaskan terkait dua hasil Swab orang tuanya yang dinyatakan negatif covid-19 oleh RS Ibnu Sina namun masuk dalam rilis Gugus Tugas Covid-19 kota Pekanbaru justru sebagai pasien terkonfirmasi covid-19 yang telah meninggal dunia.

"Dalam pemeriksaan tadi keluarga juga sudah menyerahkan bukti - bukti. Diantaranya print out rilis dari gugus tugas penanganan covid-19 Pekanbaru, data jenazah pasien covid-19 di Pekanbaru, hasil swab atas nama Wirsyamsiwarti dan bukti lainya," terang Suroto, Jumat (23/10) malam.

Pihaknya mencurigai dugaan manipulasi data itu dilakukan untuk mengklaim dana penanganan pasien covid-19 yangg disediakan pemerintah.

Tak hanya itu, kliennya juga menerangkan dari penelusuran yang dilakukan, ternyata dugaan manipulasi data pasien tersebut tidak hanya dialami oleh orang tuanya saja. Namun diduga juga terjadi pada jenazah pasien lainya.

"Sejauh ini kitadapatkan ada 10 pasien meninggal dengan hasil swab negatif tapi masuk dalam daftar sebagai jenazah pasien covid-19," imbuhnya.

Dikatakannya, bukti - bukti terkait hal tersebut juga sudah diserahkan ke pihak Ditkrimsus Polda Riau. Sementara dengan banyaknya data jenazah yang swabnya negatif tapi didata sebagai jenazah pasien covid-19, pihaknya menduga ada kesengajaan untuk merubah data itu.

"Siapa yang diduga merubah data itu dan apa tujuanya kita tunggu hasil pemeriksaan," katanya.

"Informasi yang kita terima Ditkrimsus Polda Riau akan meminta keterangan dari pihak Rumah sakit Ibnu Sina, Dinas Kesehatan kota Pekanbaru dan gugus tugas covid-19 kota Pekanbaru," tandasnya.

Untuk diketahui, selain melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke Ditreskrimsus Polda Riau, keluarga almrhumah Wirsyamsiwarti juga melaporkan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ke Ditreskrimum Polda Riau dalam dugaan memanipulasi data pasien.*(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Viral di TikTok, Pria Mengaku Warga Pekanbaru 'Caruti' Al-Quran
- 857 Warga Binaan di Lapas Klas IIA Pekanbaru Dapat Remisi Idul Fitri 2021
- Angkut Prmudik, Truk Fuso Ditilang Aparat di Kuansing
- Cari Warga Tenggelam, KPBD Inhu Susuri Sungai Indragiri
- Seorang Pekerja PT. IIS Meningal Dunia Dalam Waduk Perusahaan
- Dua Senpi Disita Polda Riau dari 4 Rampok Jaringan Jambi
- PH PT PIR Puji DPRD Riau Singgung Hutang RAL di paripurna LKPJ Gubri
- Masih Diperiksa Polisi, Pemukul Imam Sholat Subuh Kabarnya Gila
- Berita dan Video,
Imam Dipukuli, Sholat Subuh di Masjid Baitul Arsy Pekanbaru Bubar

- Kemenkumham Bantah Data BPS Soal 12 Turis Asing ke Riau
- Hasil Autopsi, Anak Berumur 2 Tahun di Bengkalis Tewas Karena Dianiaya
- Polres Bengkalis Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 2 Kilogram Sabu
- Disaksikan 15 Tersangka, Polda Riau Musnahkan 26,83 Kg Sabu
- Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tewas
- Penyekatan Arus Mudik, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Siakkecil
- Laka Tunggal, Mobil Pemkab Kuansing, Menabrak Pagar Rumah Warga
- Polres Inhil Berhasilkan Tangkap Perampokan Speed Boad Dzaky Harlan
- Diduga Pesta Seks 3 Vs 1, Empat Remaja Diamankan dari Hotel Sabrina 81
- Pembunuh dan Menggorok Ibu Muda di Meranti Tertangkap
- Tak Terima Dihina, Warga Kuansing Molotov Rumah Tetangga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com