Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Januari 2021 10:17
Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Pekanbaru Minta Masyarakat Bantu Atasi Sampah

Sabtu, 16 Januari 2021 08:12
Ciptakan Lingkungan Hijau, 12 ribu Pohon di Tanam di Sungai Soriak, Kuansing

Sabtu, 16 Januari 2021 07:58
Polres Bengkalis Ringkus Spesialis Maling Sepeda Motor

Jum’at, 15 Januari 2021 21:29
4 Sembuh, Pasien Covid-19 di Kuansing Bertambah 8 Orang

Jum’at, 15 Januari 2021 21:02
Tunaikan Kewajiban Demokrasi, Ketua KPU Bengkalis Ikut Nyoblos Anggota BPD

Jum’at, 15 Januari 2021 19:39
Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam

Jum’at, 15 Januari 2021 18:13
Tahun Anggaran Berakhir, Proyek Jalur Dua Airmolek Inhu Tetap Dikerjakan

Jum’at, 15 Januari 2021 18:03
Polda Riau Periksa 13 Saksi Terkait Sampah di Pekanbaru

Jum’at, 15 Januari 2021 17:44
Bertambah 170, Total Kasus Covid-19 di Riau Tembus 27 Ribu Lebih

Jum’at, 15 Januari 2021 17:17
H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 21 Nopember 2020 18:12
Hendak Dikirim ke Sulsel, Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi

Upaya penyelundupan 6.594 butir pil ekstasi berhasil digagalkan petugas Cargo Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Barang haram tersebut rencananya dikirim lewat jasa pengiriman ekpedisi J&T dengan tujuan ke Kecamatan Belawa Wajo Sulawesi Selatan.



Riauterkini - PEKANBARU - Upaya penyelundupan 6.594 butir pil ekstasi berhasil digagalkan petugas Cargo Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru. Barang haram tersebut rencananya dikirim lewat jasa pengiriman ekpedisi J&T dengan tujuan ke Kecamatan Belawa Wajo Sulawesi Selatan.

Kepala BNNP Riau, Brigjen Kennedy melalui siaran persnya mengatakan saat ini ribuan pil ekstasi tersebut telah diserahkan petugas bandara SSK II Pekanbaru kepada BNNP Riau untuk pengembangan lebih lanjut.

"Penyelundupan itu berhasil digagalkan petugas bandara pada Kamis (19/11) pagi kemarin," katanya, Sabtu (21/11).

Rincinya, untuk mengelabuhi petugas, barang haram itu di masukkan dalam sebuah Electronic Cash Register (mesin kasir) merk Casio. Dimana terdapat empat jenis pil ekstasi yang berbeda. Pertama yakni 1 bungkus berisi pil ekstasi berwarna orange sebanyak 730 butir. Kemudian sebungkus berisi pil ekstasi berwarna hijau sebanyak 970 butir warna hijau. Lalu sebungkus berisi pil ekstasi berwarna biru sebanyak 2.584 butir. Terakhir sebungkus berisi pil ekstasi berwarna biru sebanyak 2.310 butir.

"Dari data J&T, paket tersebut dikirim oleh seseorang berinisial DF dari Pekanbaru dan penerima S yang di wilayah Wajo, Belawa, Kec. Belawa Wajo Sulawesi Selatan," tuturnya.

Diceritakannya, awalnya sekitar oukul 04.00 pegawai ekspedisi J&T Express, Prayogi Hasanul Adri datang ke kantor ekspedisi J&T Express jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. Kemudian ia menyiapkan barang-barang yang akan dikirim dengan memberi label. Pada pukul 05.30 WIB, ia kemudian berangkat dari kantor ekspedisi J&T membawa 170 paket menggunakan mobil Mitsubishi colt diesel Nopol BM 9092 YX dan tiba di Cargo Bandara SSK II Pekanbaru pada pukul 05.55 WIB.

Selanjutnya ia lantas membongkar muatan dan mengurus surat muatan udara (SMU). Paket kemudian di serahkan ke petugas Cargo pada pukul 06.07 WIB. Rencana paket ekspedisi tersebut akan dikirim dengan penerbangan pesawat Garuda dengan rute PKU-CGK schedulle take off 10.25 WIB.

"Saat dilaksanakan pemeriksaan barang menggunakan X-Ray dan dimonitor oleh petugas Avsec Meiki Yatno dan petugas Pam Bandara Lanud Rsn, Serka Sukraniady. Keduanya curiga pada sebuah paket yang dipacking dengan menggunakan karung warna hijau dengan jasa pengiriman ekspedisi J&T Express.

"Karena petugas curiga, lantas petugas bandara kembali memanggil petugas ekspedisi untuk bersama-sama membuka paket tersebut. Kemudian tampaklah 1 unit Electronic Cash Register merk Casio. Pada laci penyimpanan uang, diketahui butiran pil bewarna orange. Kemudian paket itu di bawa ke kantor Avsec Bandara SSK II Pekanbaru," bebernya.

Saat dibuka terdapatlah 4 bungkus berisi 6.594 butir ekstasi itu. Petugas Pam Bandara lalu melaporkan penemuan Narkotika tersebut kepada BNNP Riau, dan Lanud Rsn. Barang bukti selanjutnya dibawa dan diamankan Ke BNNP Riau untuk diproses lebih lanjut.*(Arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Ringkus Spesialis Maling Sepeda Motor
- Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam
- H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui
- Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau
- Polres Bengkalis Bekuk Tujuh Pelaku Judi Ikan-ikan
- Diduga Arus Pendek Listrik, 4 Ruko dan 1 Rumah di Duri Barat Terbakar
- Kajari Pimpin Sertijab Kasi Intel Kejari Kuansing
- Warga Tandun Tangkap Pencuri Sapi, 2 Pelaku Kabur dan Sopir Dibawa ke Polsek
- 4 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, 8 Orang Pelaku Turut Dibekuk Petugas
- Datangi Polda Riau, GMRB Minta Polisi Serius Tangani Dugaan Perambahan Hutan Sihol Pangaribuan
- Gerebek Rumah di Ngaso, Satresnarkoba Polres Rohul Sita Sabu 2,97 Gram
- Polsek Mandau Ringkus Lima Pengedar Sabu dan Ekstasi
- Agen dan Pemain Judi Togel di Mandau Diringkus Polisi
- Oknum Bendahara Desa di Pelalawan Ditahan Jaksa
- Diduga Postingan Palsu, Kasat Reskrim Polres Rohul Mengaku tak ada Penyekapan
- Peras Korban Pakai Video Call Seks, Warga Jambi Dibekuk Polda Riau
- Polsek Tembilahan Ringkus Tersangka Narkoba di Jalan R Soebrantas
- Pialang Judi Togel di Bathin Solapan Diringkus Polisi
- Pembunuh Mertua di Palembang Ditangkap di Kuansing
- Sekap dan Paksa Pekerja jadi Wanita Penghibur, Pemilik Penginapan di Rohul Ditangkap


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com