Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 25 Nopember 2020 05:57
Bubarkan Paksa Deklarasi Tolak Rizieq Shihab, Ketua FPI Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka

Rabu, 25 Nopember 2020 05:47
Innalillahi Wainnalilahi Rojiun, Cawako Dumai Eko Suharjo Wafat

Selasa, 24 Nopember 2020 19:46
Terima vonis Amril Mukminim, Jaksa Banding Istrinya Dinyatakan tak Terlibat

Selasa, 24 Nopember 2020 18:45
Hari Ini, Pasien Covid-19 di Riau Bertambah 138 Kasus

Selasa, 24 Nopember 2020 18:01
Positif Tidak Ada, 6 Pasien Covid-19 Kuansing Sembuh

Selasa, 24 Nopember 2020 17:42
Pilkada Kuansing, Kelompok Tani Pangean Nyatakan Dukungan untuk Pasangan BERMITRA 

Selasa, 24 Nopember 2020 17:09
Pilkada Bengkalis, Bawaslu Minta KPU Lakukan Perbaikan DPT

Selasa, 24 Nopember 2020 16:38
Rektor UIN Suska Pekanbaru Dipecat

Selasa, 24 Nopember 2020 15:25
Berbincang Ekonomi Syariah, Anak Wapres Silaturahim ke LAMR

Selasa, 24 Nopember 2020 14:36
Pengelola BUMDes se Riau diminta Tingkatkan Wawasan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 21 Nopember 2020 21:11
Tanggapi Aksi Amuk Riau,
KPK Tak Segan Tetapkan Tersangka Sepanjang Ada Bukti


Jubir KPK menegaskan, penetapan seseorang sebagai tersangka bukan atas desakan pihak manapun, melainkan atas adanya bukti-bukti yang cukup.

Riauterkini - PEKANBARU - Puluhan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Untuk Keadilan Riau (AMUK RIAU) menggeruduk Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (20/11) kemarin. Massa mendesak agar KPK segera memeriksa kembali mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau yang saat ini maju sebagai Calon Bupati Kabupaten Bengkalis Indra Gunawan Eet terkait kasus dugaan korupsi proyek Multi Year pembangunan jalan tahun 2013-2015 dan tahun 2017-2019 di Kabupaten Bengkalis.

Menanggapi tuntutan tersebut, Juru Bicara KPK, Ali Fikri menjalankan KPK sangat memahami harapan masyarakat terkait penuntasan penanganan perkara tersebut. "Perlu juga kami sampaikan bahwa KPK dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka itu bukan karena desakan ataupun permintaan pihak tertentu," terangnya, Sabtu (21/11) petang.

Ia menambahkan, sebagai penegak hukum, KPK harus bekerja atas dasar hukum yang berlaku. Namun, kata Ali dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka tentu dasarnya adalah adanya kecukupan alat bukti.

"Jika sepanjang adanya bukti permulaan yang cukup maka KPK juga tak segan menetapkan kembali pihak- pihak lain sebagai tersangka dalam pengembangan perkara tersebut," bebernya.

Untuk diketahui, dalam aksi itu, Amuk Riau menyampaikan 4 poin tuntutannya. Pertama yakni mendesak KPK untuk menetapkan tersangka kepada Indra Gunawan EET yang diduga menerima uang suap APBD "Ketuk Palu" Kabupaten Bengkalis TA 2012 untuk Proyek Multi Year Tahun 2013 - 2015.

Mereka juga meminta agar, KPK untuk segera menahan Indra Gunawan Eet yang diduga menerima uang Proyek Multi Year 2013 - 2015 dan 2017 - 2019. Lalu mendesak KPK mengusut tuntas dugaan aliran dana proyek Multi Year Kabupaten Bengkalis untuk menjadikan Indra Gunawan Eet sebagai Ketua DPRD Provinsi Riau 2019 - 2024. Terakhir massa meminta KPK segera periksa kembali Indra Gunawan Eet, agar tidak ada kesan yang bersangkutan kebal hukum.

"Kami mahasiswa dan masyarakat yang tergabung di AMUK RIAU kecewa, sampai hari ini KPK belum juga menetapkan tersangka saudara Indra Gunawan Eet, padahal sudah lebih dari dua kali diperiksa oleh KPK, belum lagi sejumlah fakta persidangan juga mengarah kepada yang bersangkutan," ungkap Wanson selaku Kordinator AMUK RIAU.

Massa juga menyampaikan jika KPK tak kunjung memeriksa kembali saudara Indra Gunawan Eet, ini menunjukan bahwa mantan Ketua DPRD Riau tersebut terkesan kebal hukum dalam dugaan kasus korupsi proyek Multi Year Pembangunan Jalan tahun 2013-2015 dan Tahun 2017-2019 di Kabupaten Bengkalis, Riau.

"Kami lihat, KPK seperti tak bertaji, sudah berkali - kali Indra Gunawan Eet diperiksa, namun tak jelas statusnya, ini kan terkesan yang bersangkutan kebal hukum dalam dugaan kasus korupsi proyek Multi Year tahun 2013-2015 dan tahun 2017-2019 di Kabupaten Bengkalis," tandasnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu juru bicara KPK Ali Fikri sempat mengatakan bahwa jika keterangan saksi dan diperkuat dengan alat bukti yang cukup, tidak menutup kemungkinan KPK akan kembali menetapkan tersangka baru saat digelarnya persidangan yang menghadirkan saksi-saksi untuk pembuktian terhadap dakwaan terdakwa Amril Mukminin.

"Apabila dari fakta-fakta dipersidangan nantinya ditemukan adanya setidaknya dua bukti permulaan yang cukup maka KPK tak segan menetapkan pihak-pihak lain tersebut sebagai tersangka," ujarnya kala itu.

Kala itu, Indra Gunawan Eet alias Engah dipanggil sebagai salah satu saksi dalam perkara yang menyeret Amril Mukminin.*(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bubarkan Paksa Deklarasi Tolak Rizieq Shihab, Ketua FPI Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka
- Terima vonis Amril Mukminim, Jaksa Banding Istrinya Dinyatakan tak Terlibat
- Tertangkap Cctv Mencuri, Residivis Diamankan Warga
- Kambuh Edar Sabu, Residivis Diringkus Polres Bengkalis
- Jaksa Dibacok Mantan Suami dari Istrinya, Pelaku Diburu Polisi Rohul
- Ungkap Kasus Narkoba, Pemkab Apresiasi Personil Polres Inhil Berprestasi
- Polres Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pembalakan Liar
- Diduga Terima Tamu Bukan Suami Istri, Kasatpol PP Pekanbaru Ingatkan Pengusaha Penginapan
- Tanggapi Aksi Amuk Riau,
KPK Tak Segan Tetapkan Tersangka Sepanjang Ada Bukti

- Hendak Dikirim ke Sulsel, Petugas Bandara SSK II Temukan 6.594 Butir Ekstasi
- Polisi Tahan Dua dari Enam Pelaku Perusakan dan Ancaman Pekerja Tol PKU-Padang
- Kebakaran 4 Kios di Jalan Tuah Karya Pekanbaru Ditaksir Picu Kerugian Rp400 Juta
- Dua Jurtul Togel di Desa Kabun Diciduk Polisi Rohul
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap Aparat Polres Inhil di Dua Kecamatan
- Berita dan Video,
Tiga Kios di Jalan Kualu Diamuk Si Jago Merah

- Minta Proyek Bernada Ancaman, 6 Orang Mengaku Anggota SPSI Diringkus Polda Riau
- Kapolres Rohul Cek Kesiapan Personel Pengamanan Pilkada Serentak 2020
- Besok, Mantan Wabup Bengkalis Diadili
- Polsek Tambusai Utara Sita Meja Judi Game Ikan-ikan di Desa Bangun Jaya
- Dugaan Korupsi Proyek DIC Bengkalis,
Kontraktor Penyedia Bahan Sebut Jaksa "Salah Alamat"



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com