Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Januari 2021 07:19
Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil

Selasa, 26 Januari 2021 07:16
Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil

Senin, 25 Januari 2021 20:27
Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data

Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Senin, 25 Januari 2021 20:20
Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru

Senin, 25 Januari 2021 19:52
DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk

Senin, 25 Januari 2021 19:38
Pasien Positif Covid - 19 di Kuansing Sembuh 4 Orang

Senin, 25 Januari 2021 19:36
Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu

Senin, 25 Januari 2021 18:27
Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap

Senin, 25 Januari 2021 17:35
Sidang Sengketa Pilkada di Riau Besok Dimulai


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 Nopember 2020 19:22
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Illegal Hasil Penindakan Senilai 18.7 Miliar

KPPBC Tembilahan melakukan pemusnahan barang ilegal senilai Rp18,7 miliar. Terdiri dari rokok, miras, handphone dan minuman ringan.

Riauterkini- TEMBILAHAN -Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tembilahan melakukan pemusnahan barang ilegal senilai Rp18,7 miliar, bertempat dihalaman Kantor KPPBC Tembilahan l, Kamis (26/11/2020).

Adapun barang-barang hasil penindakan dimaksud berupa, Rokok ilegal sebanyak 24.986.496 batang, Minuman keras sebanyak 422 kaleng, Handphone illegal sebanyak 67 pcs, Produk minuman ringan sebanyak 360 kaleng: Sepatu bekas sebanyak 93 bale, Barang Larangan Pembatasan lainnya 188 pcs.

Total nilai barang yang dimusnahkan diperkirakan mencapai Rp. 18,7 Milyar, sedangkan potensi penerimaan negara yang berhasil diselamatkan diperkirakan sebesar Rp. 19,2 Milyar.

Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Ari Wibawa Yusuf mengatakan kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan tahun 2018 – 2020, yang berasal dari 105 kali penindakan terhadap barang yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan di bidang Kepabeanan dan Cukai. Pemusnahan dilakukan setelah mendapat persetujuan pemusnahan dari Menteri Keuangan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. 

"Dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebagai revenue collector, community protector, trade facilitator dan industrial assistance, maka peran pengawasan menjadi hal yang vital untuk mendukung terciptanya iklim yang kondusif bagi pertumbuhan perekonomian nasional," ungkap Ari.

Selain kerugian materil bagi negara, hal ini juga menurut Ari akan menimbulkan dampak nonmateriil berupa terganggunya stabilitas pasar dalam negeri, dampak Kesehatan maupun dampak sosial termasuk juga tidak terpenuhinya perlindungan terhadap konsumen atau masyarakat.

Lanjutnya, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi DJBC untuk bergerak seimbang antara pengawasan dan pelayanan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan Kepabeanan dan Cukai. 

"Bea Cukai Tembilahan berharap ke depannya kesadaran masyarakat dapat meningkat terhadap bahaya dan kerugian yang dialami negara dengan adanya transaksi jual dan beli rokok illegal maupun barang-barang yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan di bidang Kepabeanan dan Cukai. Karena dari sisi pendapatan negara dalam APBN, porsi penerimaan dari sektor perpajakan," harap Ari.

Dalam hal ini dari Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai merupakan unsur dominan. Dalam APBN 2020 ini sebesar 1.699,9 Triliun pendapatan negara ditargetkan dari sektor perpajakan (82,6%), selain d PNBP dan pendapatan hibah.

"Pendapatan negara inilah yang dalam APBN dialokasikan untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, termasuk di dalamnya untuk anggaran Kesehatan, Pendidikan, infrastruktur, pertahanan dan keamanan, subsidi dan bantuan social, belanja Gaji pegawai pemerintah, serta Transfer ke daerah dan Dana desa," tutupnya.*(pto)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil
- Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data
- Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan
- Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu
- Dua Cukong Balak Liar Diringkus Polres Bengkalis
- Dua Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa 6 Personil Bea Cukai Tembilahan
- Kantor Desa Sungai Salak Diduga Dibakar OTK, Kades Sudah Melapor ke Polisi
- Jual Burung Dilindungi, Oknum ASN Pemprov Riau Ditangkap Polda Riau
- Korban Tenggelam di Sungai Kuantan Ditemukan Meninggal Dunia
- Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Judi Togel
- Warga Bengkalis Terkonfirmasi Positif Covid-19 Tembus 1.946 Orang
- Lagi, Polres Bengkalis Meringkus Penjual Judi Togel
- Agen Togel Online, Pria 54 Tahun di Mandau Diringkus Polisi
- Termasuk Penginapan, 5 Bangunan di Teluk Belitung, Meranti Terbakar
- Gerebek Warung di Simpang ABC, Polsek Rambah Samo Tangkap 4 Penjudi, 2 Lagi Kabur
- Polres Bengkalis Meringkus Empat Pebisnis Sabu dan Ganja
- Terlibat Narkoba, Seorang Kakek Ditangkap Polsek Kerintang, Inhil
- Kebakaran 2 Rumah dan 1 Ruko di Pinggir, Bengkalis
- Tertabrak Mobil Pemadam, Gadis 18 Tahun Tewas di Pekanbaru
- Ngamuk di KTV Paragon, Pelaku Serahkan Diri ke Polsek Tebingtinggi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com