Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Januari 2021 09:53
Lagi, Warga Bengkalis Meninggal Dunia karena Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 07:19
Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil

Selasa, 26 Januari 2021 07:16
Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil

Senin, 25 Januari 2021 20:27
Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data

Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Senin, 25 Januari 2021 20:20
Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru

Senin, 25 Januari 2021 19:52
DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk

Senin, 25 Januari 2021 19:38
Pasien Positif Covid - 19 di Kuansing Sembuh 4 Orang

Senin, 25 Januari 2021 19:36
Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu

Senin, 25 Januari 2021 18:27
Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 5 Desember 2020 07:25
Diduga Ungkapan SARA, Timses AMAN Diperiksa Polda Riau

Polda Riau periksa Timses Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis nomor urut 2 terkait dugaan SARA.

Riauterkini - PEKANBARU - AS yang merupakan warga Duri, Bengkalis dipanggil Ditreskrimsus Polda Riau. Ia dimintai keterangan atas dugaan isu penghinaan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang diunggahnya di jejaring media sosial Facebook (FB) miliknya.

Pada FB dengan nama akun Ayu Suci, diduga melakukan penghinaan terhadap Suku Sakai. Tak terima dugaan penghinaan itu, Iwan saputra yang merupakan Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sakai Riau (HPPMSR) melaporkannya ke Polda Riau

Panggilan itu sendiri dipenuhi AS dengan hadir didampingi beberapa penasehat hukumnya, Jumat (04/12/20). Ia hadir dengan menggunakan pakaian berwarna dominan cream lengkap dengan jilbabnya.

Bukan hanya AS terdapat juga dua akun FB lainnya yang turut dilaporkan ke Polda Riau. Yakni akun Amino Buyung dan akun Ujang Usman. Belakangan ketiganya diketahui merupakan tim sukses dari Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis nomor urut 2 Aman.

Iwan Saputra yang ajaran disapa Iwan Sakai mengatakan postingan ketiganya jelas melukai hati dan perasaan masyarakat suku Sakai. Dia menduga, hal ini lantaran berbeda pandangan dan pilihan imbas dari Pilkada Kabupaten Bengkalis.

"Beda pilihan itu boleh, namun jangan sampai suku yang dihina, karena itu sudah jelas melanggar hukum dan norma yang berlaku,” terangnya.

Kejadian yang membuat gerah masyarakat adat setempat ini bermula dari postingan di facebook pada 21 November 2020. Iwan menilai itu telah mencoreng nama baik suku Sakai dengan cara mengolok-olok di media sosial.

"Ada komentar akun atas nama facebook Ayu Suci dan ditambah lagi komentar dari dua akun yang sama-sama tim sukses dari paslon nomor urut 2 yaitu akun atas nama Amino Buyung dan akun Ujang Usman," ujarnya

Dalam komentar akun atas nama Ujang Usman tersebut menyebutkan bahwa "Mungkin mereka tak pernah belajar tentang hukum yang ada mungkin dia tahu hanya hukum rimba," kata Ujang.

Lalu ditimpali komentar dari akun facebook atas nama Animo Buyung dengan perkataan "itukan orang Sakai dia mana tahu hukum," tuturnya. Barulah ditambah komentar dari pemilik postingan Facebook yaitu Ayu Suci mengatakan bahwa "Mereka sudah maju kok pak. tapi pikirannya masih ortodok,”.

Atas dasar itulah, masyarakat suku Sakai melaporkan dugaan penghinaan yang mengandung SARA tersebut. Bahkan sebelumnya, upaya mediasi dan denda adat sudah dilakukan. Namun pihak terlapor sepertinya menolak dan mengangkangi aturan adat suku Sakai yang berlaku.

Iwan Sakai berharap, aparat kepolisian Polda Riau dapat bersikap profesional dan menegakkan hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

"Kami harap kasus ini dapat ditangani dengan baik, sehingga kejadian yang melukai hati dan perasaan masyarakat suku Sakai tidak terulang kembali," harapnya.***(arl)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil
- Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data
- Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan
- Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu
- Dua Cukong Balak Liar Diringkus Polres Bengkalis
- Dua Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa 6 Personil Bea Cukai Tembilahan
- Kantor Desa Sungai Salak Diduga Dibakar OTK, Kades Sudah Melapor ke Polisi
- Jual Burung Dilindungi, Oknum ASN Pemprov Riau Ditangkap Polda Riau
- Korban Tenggelam di Sungai Kuantan Ditemukan Meninggal Dunia
- Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Judi Togel
- Warga Bengkalis Terkonfirmasi Positif Covid-19 Tembus 1.946 Orang
- Lagi, Polres Bengkalis Meringkus Penjual Judi Togel
- Agen Togel Online, Pria 54 Tahun di Mandau Diringkus Polisi
- Termasuk Penginapan, 5 Bangunan di Teluk Belitung, Meranti Terbakar
- Gerebek Warung di Simpang ABC, Polsek Rambah Samo Tangkap 4 Penjudi, 2 Lagi Kabur
- Polres Bengkalis Meringkus Empat Pebisnis Sabu dan Ganja
- Terlibat Narkoba, Seorang Kakek Ditangkap Polsek Kerintang, Inhil
- Kebakaran 2 Rumah dan 1 Ruko di Pinggir, Bengkalis
- Tertabrak Mobil Pemadam, Gadis 18 Tahun Tewas di Pekanbaru
- Ngamuk di KTV Paragon, Pelaku Serahkan Diri ke Polsek Tebingtinggi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com