Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 2 Maret 2021 21:24
PT. EDI Menyalurkan CSR Berupa Mesin Potong Rumput Ke Pemuda dan Karang Taruna Kota Lama

Selasa, 2 Maret 2021 20:42
HMI Badko Riau Kepri Pencabutan Perpres Investasi Miras

Selasa, 2 Maret 2021 20:24
Ditemani Bupati Siak, Andi Rachman Sosialisasi RUU ASN

Selasa, 2 Maret 2021 20:06
Wagubri Hadiri Pelantikan ADPM

Selasa, 2 Maret 2021 19:53
Test Penulisan Makalah, Dua Peserta Assessment Gugur

Selasa, 2 Maret 2021 18:24
APINDO Riau Sambut Baik Pencabutan Perpres Investasi Miras

Selasa, 2 Maret 2021 18:21
Tewas Saat Kontak Senjata dengan Terduga Teroris di Poso, Prajurit TNI Dimakamkan di Pekanbaru

Selasa, 2 Maret 2021 18:17
TMMD ke-110 TA 2021 Resmi Dibuka, Sekda Rohul Ajak Masyarakat Ikut Berpartisipasi

Selasa, 2 Maret 2021 18:14
BI Terbitkan Ketentuan Pelonggaran LTV/FTV dan Uang Muka

Selasa, 2 Maret 2021 18:11
Tunggakan Tagihah Listrik Berbuntut Pemadaman Lampu Jalan, Ketua DPRD Pelalawan Siap Pasang Badan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Januari 2021 17:35
Satu Ditembak Polisi, 4 Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Sepasang Kekasih di Pekanbaru Dibekuk

Jajaran Polresta Pekanbaru berhasil tangkap empat pelaku penyiram air keras kepada sepasang kekasih. Seorang dihadiahi timah panas.

Riauterkini-PEKANBARU-Tim Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru sukses membekuk 4 pelaku penyiraman air keras yang dialami sepasang kekasih, Indah (26) dan Heggi (26) yang terjadi pada 13 Januari 2021 pekan lalu di Jalan Tamtama, Kecamatan Payung Sekaki. Empat tersangka itu yakni EP alias Pardede (26), Candra (19), Fajar (51) dan Justin (28).

Ketika jumpa pers di Mapolresta Pekanbaru, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya menjelaskan, para tersangka tersebut diringkus saat sedang menginap di salah satu hotel di Pekanbaru, Senin (18/01/21) lalu. Dari empat tersangka itu, satu tersangka yaitu Justin juga terpaksa di tembak kakinya oleh petugas karena berusaha melarikan diri ketika petugas sedang melakukan pengembangan penyidikan.

"Motifnya, para tersangka melakukan penyiraman air keras karena sakit hati terhadap korban yang telah memviralkan video unjuk rasa yang dilakukan tersangka. Sebelum kejadian, para tersangka sempat melakukan aksi unjuk rasa di perusahaan tempat korban bekerja. Lalu korban merekam dan memviralkannya sehingga tersangka sakit hati," ujar Nandang didampingi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Juper Lumban Toruan ketika memimpin ekspose, Rabu (20/01/21).

Sementara dua korbannya, sambungnya, harus dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru karena mengalami luka serius dibagian wajahnya usai disiram air keras oleh para tersangka saat kejadian.

"Keempat tersangka ini punya peran berbeda-beda ketika melakukan penyiraman air keras tersebut. Eksekutornya tersangka JS alias Justin," sebutnya.

Masih kata Nandang, selain mengamankan keempat tersangka, pihaknya juga turut mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat warna hitam merah yang digunakan tersangka Candra dan Fajar ketika melaksanakan aksinya. Kemudian uang tunai senilai Rp 300 ribu milik tersangka Fajar yang diduga merupakan bayaran dari tindak pidana yang dilakukannya. Adapula sehelai jaket warna coklat milik tersangka Justin.

"Kita masih kembangkan penyidikan untuk memburu otak pelaku inisial RU. (RU) diduga kuat yang menyuruh para tersangka untuk melakukan tindak pidana penyiraman air keras tersebut," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tewas Saat Kontak Senjata dengan Terduga Teroris di Poso, Prajurit TNI Dimakamkan di Pekanbaru
- Pria di Pinggir, Bengkalis Ini "Siap" di Penjara Paling Singkat Empat Tahun
- Cabuli Anak Usia 14 Tahun Sampai Hamil 6 Bulan, 2 Pemuda di Kepenuhan Dipolisikan
- Demo Anti UU Ciptaker Rusuh, Dua Perusak Mobil Polisi Divonis Beda
- Kanwil Kemenkumham Riau Publikasikan Akreditasi Pemberi Bantuan Hukum
- Aktifis Mahasiswa Minta Aparat tak Sekedar Menindak PETI Kelas Teri
- Remaja 15 Tahun di Kunto Darusallam Jadi Budak Seks Ayah Kandung Selama 5 Bulan
- Oknum Perwira Polisi Polda Riau Kurir Sabu 16 Kg Diadili
- Soal Vonis Bebas Terdakwa Bandar Narkoba, PN Rengat tak Risau Opini Masyarakat
- Bocah Korban Penculikan di Rohul Meninggal, Pelaku Diduga Gantung Diri
- Sehari tak Pulang, Pria di Kabun Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Nangka
- Belum Tuntasnya Eksekusi Lahan di Gondai, Bisa Jadi Preseden Buruk
- Pri Wijeksono Resmi Menjabat Kepala Kejari Rohul Gantikan Silpia Rosalina
- Dituntut 6 Tahun Penjara, Seorang Terdakwa Narkoba di Inhu Dibebaskan PN Rengat
- Polsek Rambah Samo Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Kunto Darussalam
- Korupsi Jembatan Waterfront City Bangkinang,
Manager PT Wika dan Pejabat Pemkab Kampar Diadili

- Terbukti Bersalah, Oknum ASN Pemkab Inhu Terlibat Narkoba Dapat Dipecat
- Tingkatkan Pengawasan, BC Bengkalis dan Polair Patroli Bersama di Laut
- Terlibat Peredaran Sabu 52 Kilogram, Napi Lapas Bengkalis Dilimpahkan ke Penuntut
- Angkut Pasir Tenggelam, Polres Bengkalis Tetapkan Nakhoda Kapal Tersangka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com