Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Maret 2021 09:57
Sekda Rohul: Rakor Bersama KPK Sinergikan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel

Jum’at, 5 Maret 2021 09:18
Wujudkan Kampung Tanguh, Desa Suka Maju Dibantu Bibit Ikan Nila dan Bibit Semangka

Kamis, 4 Maret 2021 22:10
Sekda Rohul Sebut Vaksinasi Bisa Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Kamis, 4 Maret 2021 21:09
Berdiri Ditengah Pemukiman, Tower Operator Selular di Duri Bikin Khawatir Warga

Kamis, 4 Maret 2021 20:19
Dibuka Bupati Bengkalis, Insfrastruktur dan Taman Kota Jadi Prioritas Musrenbang di Mandau

Kamis, 4 Maret 2021 19:56
TPBML-BMR Selenggarakan Penilaian Buku Mulok

Kamis, 4 Maret 2021 19:25
Kualitas Jadi Prioritas Produk Organic Center

Kamis, 4 Maret 2021 18:03
Tuntut Segera Usut Tuntas Dugaan Korupsi, AMMK Geruduk Kejati Riau

Kamis, 4 Maret 2021 16:33
Langgar Ketentuan Penyaluran JBKP, 5 SPBU di Pekanbaru Dijatuhi Sanksi

Kamis, 4 Maret 2021 16:21
Faperta UPP Kolaborasi Program Pertanian dengan Dinas TPH Kabupaten Rohul


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Polres Dumai dalami kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja. Korban tewas teguyur rebusan air steam.

Riauterkini-DUMAI- Polres Dumai tengah mengusut kasus kecelakaan kerja (lakakerja) yang menewaskan seorang pekerja di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Mini milik Koperasi Jasa Mandiri Jaya Lestari yang beroperasi di Kecamatan Sungai Sembilan.

Kasus lakakerja menimpa seorang pekerja berinisial RW. Korban tewas setelah teguyur rebusan air steam di Pabrik Kelapa Sawit itu. Sebelum tewas, korban sempat dilarikan ke rumah sakit milik Pemerintah Kota Dumai, namun nyawanya tak terselamatkan.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta ketika dikonfirmasi riauterkinicom perihal sejauh mana penanganan kasus lakakerja hingga menewaskan seorang pekerja tersebut mengatakan, bahwa pihaknya mengaku dalam proses pemeriksaan.

"Proses pemeriksaan sedang berjalan dan sejumlah saksi telah dilakukan pemeriksaan," jawab Andri Ananta kepada media ini sembari melanjutkan. "Kasus ini sedang ditangani Kasat Reskrim, jadi koordinasi saja sudah sejauh mana proses pemeriksaannya," ucapnya, Senin (25/1/21).

Selain Polres Dumai melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pengelola pabrik kelapa sawit mini tersebut, lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai melalui Komisi I juga sudah melayangkan surat pemanggilan.

Surat atau undangan pemanggilan tersebut dilayangkan Komisi I DPRD Kota Dumai kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai dan Managemen PKS Mini yang bernaung di wadah Koperasi Jasa Mandiri Jaya Lestari tersebut.

"Kami sudah melayangkan surat pemanggilan baik ke Disnakertras Dumai dan Managemen PKS mini guna dimintai keterangan terkait pekerja. Langkah ini sebagai wujud menjalankan amanah undang-undang untuk melaksanakan tupoksi sebagai pengawas," kata Ketua Komisi I DPRD Dumai Haslinar melalui anggotanya Rudi Hartono.*(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Langgar Ketentuan Penyaluran JBKP, 5 SPBU di Pekanbaru Dijatuhi Sanksi
- Polres Inhil Berhasil Ringkus 3 Pelaku Perampokan di Perairan Palongan GAS
- Pencabulan dan Kekerasan Anak Marak, Kadinsos Rohul Sarankan Belajar Tatap Muka Diaktifkan
- Mantan Camat Tenayan Raya Terjerat Korupsi Dana PMB-RW Diadili
- Gara-gara Anak Main Api, Dua Rumah di Marpoyan Pekanbaru Ludes Terbakar
- Modus Baru Pelaku PETI di Kuansing Menggunakan Alat Berat
- Ajak Warga Ikut Membasmi, Wako Firdaus Akui Pelacuran Marak di Jondul
- Rampas Uang Rp80 Juta di Muara Jaya, 4 Perampok Bersenpi Ditangkap Polres Rohul
- Kurangi Antrean di Satpas, Satlantas Polres Rohil Luncurkan Aplikasi I-Link
- Masyarakat Gunung Toar Akui PETI Masih Marak di Wilayahnya
- Tewas Saat Kontak Senjata dengan Terduga Teroris di Poso, Prajurit TNI Dimakamkan di Pekanbaru
- Pria di Pinggir, Bengkalis Ini "Siap" di Penjara Paling Singkat Empat Tahun
- Cabuli Anak Usia 14 Tahun Sampai Hamil 6 Bulan, 2 Pemuda di Kepenuhan Dipolisikan
- Demo Anti UU Ciptaker Rusuh, Dua Perusak Mobil Polisi Divonis Beda
- Kanwil Kemenkumham Riau Publikasikan Akreditasi Pemberi Bantuan Hukum
- Aktifis Mahasiswa Minta Aparat tak Sekedar Menindak PETI Kelas Teri
- Remaja 15 Tahun di Kunto Darusallam Jadi Budak Seks Ayah Kandung Selama 5 Bulan
- Oknum Perwira Polisi Polda Riau Kurir Sabu 16 Kg Diadili
- Soal Vonis Bebas Terdakwa Bandar Narkoba, PN Rengat tak Risau Opini Masyarakat
- Bocah Korban Penculikan di Rohul Meninggal, Pelaku Diduga Gantung Diri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com