Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 April 2021 17:49
Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai

Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Ahad, 11 April 2021 16:30
Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021


Ahad, 11 April 2021 14:51
Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur

Ahad, 11 April 2021 14:44
Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP

Ahad, 11 April 2021 14:41
Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon

Ahad, 11 April 2021 14:38
Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah

Ahad, 11 April 2021 14:37
Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Ahad, 11 April 2021 14:28
Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes

Ahad, 11 April 2021 14:22
Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 24 Pebruari 2021 13:08
Kajari Bengkalis Tunggu Laporan Hasil Pemeriksaan Eks Kadis PUPR

Mantan Kadis PUPR Bengkalis kemarin diperiksa penyidik. Kepala Kejari Bengkalis belum dapat laporan hasil pemeriksaannya.

Riauterkini - Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bengkalis Hadi Prasetyo, kembali menjalani pemeriksaan, Selasa (23/2/21) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

Hadi Prasetyo tampak mengenakan pakaian khas Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak masuk kedalam ruang penyidik Pidana Khusus (Pidsus) sejak pukul 09.45 WIB keluar pukul 14.30 WIB. Hadi kembali dimintai keterangannya terkait dugaan korupsi pembangunan Duri Islamic Center (DIC) senilai Rp 38,4 miliar, bersumber dari APBD Tahun 2020.

Hadi Parasetyo yang kini menjabat Kepala Bappeda Bengkalis ini diketahui pemeriksaan dan dititik beratkan terkait adanya SK Penunjukkan Pejabat Teknis Kegiatan (PPTK) sebanyak tiga orang yang ditanda tanganinya.

Dari SK yang diterbitkan itu, Hadi selalu menjawab salah dan tidak mengetahui SK yang sudah ditandatanganinya. Sebab, dipemeriksaan tersebut, sejumlah PPTK turut diperiksa diruang berbeda.

Hingga malam, diketahui tiga orang PPTK baru usai dilakukan pemeriksaan."Aneh, dia menerbitkan tiga SK PPTK tapi justru bingung menjawab. Padahal berkasnya sudah ada pada kita, cuma kita mau tahu lebih dalam saja,"ujar salah seorang penyidik Pidana Khusus.

Selain SK PPTK, penyidik juga mempertanyakan standarisasi tiang pancang beton pondasi mega proyek DIC itu dan diduga jauh dari kata standar SNI. Namun sayang, saat keluar dari ruang penyidik, Hadi tidak memberikan memberikan statemen apapun dan terkesan menghindari wartawan yang telah menunggunya."Maaf, saya terburu buru,"elaknya.

Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Nanik Kushartanti saat dikonfirmasi, Rabu (24/2/21) terkait pemeriksaan lanjutan eks Kadis PUPR Bengkalis itu justru memberikan keterangan mengejutkan dengan mengatakan belum menerima laporan bawahannya dan mengarahkan konfirmasi ke Kasi Pidsus."Tanya ke Kasi Pidsus ya, saya malah belum dapat laporan,"jawabnya.

Seperti diketahui, dugaan korupsi pembangunan DIC terendus sejak temuan BPK - RI Perwakilan Riau mendapati adanya kelebihan bayar senilai Rp 1,8 miliar. Kegiatan yang dikerjakan oleh PT. Luxindo Putra Mandiri ini sempat dilaporkan LSM, sebelum adanya upaya pengembalian uang hasil temuan BPK-RI.*(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba
- Terlibat Narkoba, Ketua Partai Gerindra Bengkalis Diamankan Polisi
- Jelang Ramadhan, Satpol PP Kuansing Jaring 4 Pasangan Mesum di Hotel
- PSU, Anggaran Pengamanan Kodim 0302 Dititipkan Pada Satpol PP Inhu
- Polda Riau Bongkar Dua Sindikat Narkoba, 18 Kilogram Sabu Diamankan
- Gunakan Narkoba, Mantan Kasat Narkoba Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Tersangka
- PH Hendra, AP Ingatkan Kajari Kuansing Tak Asal Keluarkan Sprindik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com